BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Perubahan adalah suatu keadaan yang sangat
sulit untuk diramalkan, diperkirakan dan
dipastikan di masa yang akan datang. Perusahaan tidak terlepas dari berbagai macam perubahan, yang bersumber
dari lingkungan eksternal maupun
lingkungan internal perusahaan. Perubahan yang berpengaruh negatif merupakan gangguan bagi perusahaan, sedangkan
perubahan yang berpengaruh positif akan
dapat menunjang kelangsungan hidup di perusahaan (Rangkuti 2006:4).
Faktor-faktor yang membuat
analisislingkungan menjadi suatu analisis penting dalam manajemen strategik dan
dilakukan para manajer puncak: 1. Bahwa
perusahaan tidak berdiri sendiri (terisolasi) tetapi berinteraksi dengan bagian-bagian dari lingkungannya dan
lingkungan itu sendiri selalu berubah setiap
saat.
2. Pengaruh lingkungan sangat
rumit dan kompleks dapat mempengaruhi kinerja banyak bagian yang berbeda dari sebuah
perusahaan.
Strategi terhadap lingkungan
eksternal dapat ditetapkan dengan mengetahui apa yang menjadi ancaman (threats) dan apa
yang menjadi peluang (opportunities)
bagi perusahaan. Setelah mengetahui lingkungan eksternal yang dihadapi maka analisis lingkungan internal
perlu dilakukan guna mengetahui apa yang
menjadi kekuatan (strengths) dan apa yang menjadi kelemahan (weaknesses) dari perusahaan. Dengan demikian perusahaan
selalu dapat beradaptasi dengan lingkungannya
sehingga upaya untuk mencapai tujuan perusahaan senantiasa akan dapat dicapai.
PT. Bussan Auto Finance yang
lebih dikenal dengan PT BAF adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang consumer
finance(pendanaan barang konsumen) yang
dapat membantu menunjang penjualan produk sepeda motor.
Dalam pelaksanaannya PT. BAF Cab adalah perusahaan yang hanya menjual produk Yamaha, pemberian kredit sepeda
motor yang dilakukan kepada semua semua
tipe kendaraan Yamaha. Pemberian kredit di PT. BAF Cab selain
melayani pemberian kredit sepeda motor secara perorangan juga memberikan kredit secara berkelompok baik
perusahaan ataupun instansi pemerintahan
yang memenuhi syarat kredit standart perusahaan.
Tabel 1.1 Perkembangan dan Pertumbuhan Penjualan Sepeda
Motor Secara Kredit Tahun 2006 - 2008 Tahun No Nama Perusahaan 2006
2007 2008 1
Bussan Auto Finance 1164 1358
1612 2 Sumit Oto Finance 1322
1530 1491 3 Adira
Finance 1280 1121
1798 Sumber : PT. Bussan Auto
Finance Pada tabel 1.1 dapat dilihat perkembangan peringkat dalam penjualan sepeda
motor Yamaha tahun terakhir di 3
perusahaan yang berbeda. PT BAF Cabang mempunyai peranan dalam persaingan pembiayaan
di Indonesia. Dalam peringkat persaingan
penjualan ini menunjukkan PT. BAF Cabang masih mendapat
persaingan yang kuat dari perusahaan pesaing. Hal ini dapat dilakukan berbagai cara dalam mengoptimalkan berbagai
sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan
baik yang dari dalam maupun dari luar perusahaan.
Tabel 1.2.
Data Penjualan PT. Bussan Auto
Finance Cabang 2006 - 2008 Target
Realisasi Tahun Unit
Unit Nominal (Rp) 2006
1500 1164 10,562,000,000 2007
2000 1358 15,900,000,000 2008
2500 1612 20,051565,341 Sumber : PT. Bussan Auto Finance Tabel 1.2. memperlihatkan penjualan kredit PT.
Bussan Auto Finance selama 3 tahun
terakhir. Banyak faktoryang mempengaruhi kegagalan dalam pencapaian target adalah menurunya permintaan
masyarakat akan sepeda motor.
Selain itu, faktor yang
mempengaruhi kegagalan dalam pencapaian target juga dipengaruhi oleh tingginya persaingan
perusahaan sejenis. Melalui penelitian ini akan dapat diketahui faktor external dan
internal yang dapat sangat mempengaruhi pencapai
tujuan perusahaan ini agar tetap unggul dalam dunia persaingan.
SWOT merupakan salah satu alat
yang dapat dipakai untuk mengetahui keunggulan
dan kelemahan suatu perusahaan, khsnya pada bidang pemasaran.
Analisis SWOT adalah analisis
terhadap kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang/kesempatan
(opportunities) dan ancaman (threats) yang dimiliki dan dihadapi oleh perusahaan.
Analisis SWOT timbul secara langsung atau
tidak langsung karena adanya persaingan yang datang dari perusahaan lain yang memproduksi barang dan jasa yang sejenis
dengan produk perusahaan. Hal ini
membuat perusahaan harus menetapkan strategi untuk memenangkan persaingan atau paling tidak dapat bertahan
hidup di pasar.
Persaingan yang semakin ketat dan
tajam mengakibatkan perusahaan membutuhkan
antisipasi yang tepat dan akurat sehingga perusahaan dapat memasarkan produknya di pasar, dan bahkan
bila memungkinkan menjadi pemimpin
pasar. Perusahaan harus menjalankan semua operasinya secara efektif dan efesien tidak terkecuali di bidang
pemasaran. Strategi perusahaan, khsnya strategi
pemasaran merupakan langkah yang tepat yang harus ditempuh dan direalisasikan oleh setiap perusahaan yang
ingin dapat bertahan di pasar.
Sebagaimana telah diketahui bahwa
usaha bersifat dinamis, yang penuh diwarnai dari waktu ke waktu dan adanya keterkaitan
antar satu dengan yang lainnya.
Dalam perkembangannya saat ini
analisis SWOT, tidak hanya dipakai untuk menyn strategi di pertempuran, melainkan banyak dipakai dalam penynan perencanaan strategi bisnis (Business
Strategic Planning) yang bertujuan untuk
menyn strategi-strategi jangka panjang sehingga arah dan tujuan perusahaan dapat dicapai dengan jelas
dan dapat segera diambil keputusan, serta
semua perubahannya dalam menghadapi pesaing.
Berdasarkan keseluruhan
penjelasan tersebut, dapat dikatakan bahwa analisis SWOT sangatlah dibutukan dalam
manajemen perusahaan antara lain sebagai
dasar perencanaan dan pelaksanaandalam manajemen perusahaan antara lain sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan
strategi pemasaran dalam perusahaan.
Motivasi dilakukannya penelitian dengan menggunakan analisis SWOT karena adanya perubahan lingkungan dunia
non perbankan yang semakin dinamis. Oleh
karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis SWOT Dalam Meningkatkan Daya
Saing Pada PT. Bussan Auto Finance
Cabang ”.
B. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka
dirumuskan masalah penelitian yaitu:
“Apakah analisis SWOT berperan dalam meningkatkan daya saing pada PT BAF Cabang ?” C. Kerangka Konseptual Analisis situasi merupakan awal proses
perumusan strategi. Selain itu analisis
situasi juga mengharuskan para manajer untuk menemukan kesesuaian antara peluang-peluang eksternal dan kekuatan internal, disamping memperhatikan ancaman eksternal dan kelemahan
internal mengingat bahwa analisis SWOT
adalah akronim untuk strengths, weaknesses, opportunities dan threatsdari organisasi yang semuanya merupakan
faktor-faktor strategis. Jadi, Analisis
SWOT harus mengidentifikasi kompetensi langka (distinctive competence) perusahaan yaitu keahlian tertentu
dan sumber-sumber yang dimiliki oleh
sebuah perusahaan dan cara unggul yang mereka gunakan. Kompetensi yang langka dan kadang-kadang dianggap sekumpulan kapabilitas inti (core capabilities) kapabilitas yang secara
strategis membuat sebuah perusahaan menjadi
berbeda. Penggunaan kompetensi langka perusahaan secara tepat akan memberikan keunggulan kompetitif yang
berkelanjutan (Hunger and Wheelen, 2003:193).
Skripsi Manajemen:Peranan Analisis SWOT Dalam Meningkatkan Daya Saing Pada PT. Bussan Auto Finance
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
