BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Internet seakan
menjadi ikon di era globalisasi ini. Banyak dari pengguna internet memanfaatkannya baik untuk jejaring
sosial, pencarian informasi, maupun
kebutuhan lainnya. Fenomena ini tentu saja dapat dimanfaatkan oleh keperluan perusahaan. Salah satu kegunaannya
adalah sebagai media promosi produknya.
Porter (2001) menyatakan bahwa teknologi internet memberikan dampak langsung bagi perusahaan, konsumen,
pemasok, distributor, dan masukan baru
yang potensial kepada perusahaan. Di dalam beberapa kasus, internet juga memberikan keunggulan komparatif bagi
perusahaan yang mengaplikasikannya (Obra,
et.al., 2002). Internet juga adalah sarana promosi yang murah dan cepat dalam mengakses data lingkungan eksternal
untuk mendukung keputusan pemasaran yang
mana data ini disebut sistem informasi marketing (Wood, 2001).
Seiring dengan berjalannya waktu,
maka perusahaan-perusahaan pun sudah
mulai menggunakan media internet sebagai alat promosi mereka. Eccles (2000) menyatakan bahwa penggunaan komputer
dan teknologi dalam pemasaran tumbuh
dengan cepat. Eccles juga menyatakan: “the usefulness of computers and
technology in the marketing arena is rapidly
growing. Such tremendous growth produces both benefits and challenges in the real world. In particular, the effects
of e-commerce have impacted the way in
which consumers purchase products and services and also in the way that products and services are marketed and sold.
Ultimately, the use of e-commerce has
broadened both the buyers’ and the sellers’ markets.” Ada beberapa hal yang dapat menpengaruhi
pengaplikasian internet dalam perusahaan.
Salah satunya adalah faktor-faktor
organisasional. Di dalam penelitian
ini, akan dianalisis mengenai faktor-faktor organisasional yang mempengaruhi kesuskesan pemasaran lewat
internet pada travel agent.
Adapun faktor-faktor
organisasional yang sering dijadikan variabel penelitian adalah struktur perusahaan, budaya
nasional, teknologi, karakteristik demografi
(Bia dan Kalika, 2007), perencanaan strategis, proactive competitor proaction, kesadaran pesaing (competitor
awareness), orientasi pasar, orientasi wirausaha
(Elliot dan Boshoff, 2005), lingkungan perusahaan yang tidak pasti, pengaruh penjualan pesaing, hubungan CEO/ CIO,
dan kematangan sistem internet dalam
(Gwo, Hsiu, dan Jung, 2005) Indikator-indikator diatas menjelaskan
faktor-faktor organisasional yang secara
positif signifikan berpengaruh terhadap kesuskesan pemasaran lewat internet, maka penting bagi kita untuk
menganalisis seberapa besar faktor-faktor seperti teknologi, orientasi pasar, dan
orientasi wirausaha sebagai variabel yang dapat menjelaskan seberapa besar pengaruhnya
terhadap kesuksesan pemasaran via internet
yang dilakukan oleh beberapa travel agent di Medan.
Sekaran (2006) menyatakan bahwa
organisasi membuat situs Web untuk mempromosikan
citra mereka, berkomunikasi dengan pelanggan, membangun hubungan, membagi informasi, membagi penawaran
menarik kepada calon konsumen, dan
memastikan bahwa mereka tetap memperoleh laba. Dalam hal ini travel agent
tersebut akan mendapat banyak keuntungan yang didapat dari pemasaran internet. Selain mendapat pasar yang
loyal apabila pelayanan memuaskan,
internet juga dapat menjangkau dan memperluas pasar dengan biaya marginal yang rendah (Carr, 2000 dan Arthur,
1996).
Meskipun demikian, tidak semua travel agent
memiliki situs Web sendiri ataupun
profil sendiri di internet. Yang menjadi permasalahan ialah tidak semua agen perjalanan mempromosikan perusahaannya
lewat internet. Tercatat hanya sekitar
70 travel agent yang memiliki akses tersebut di internet padahal ada ratusan travel agent yang tersebar di Medan
terutama berbasis di Jalan Bridgen Katamso
Medan. Padahal pemasaran lewat internet itu sendiri sudah menjadi trend untuk era globalisasi ini terlebih untuk
menjaring konsumen untuk menggunakan
produk atau jasa suatu perusahaan dan akhirnya akan mendapatkan laba yang maksimal. Oleh karena itu, fokus
dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
apa yang menjadi faktor-faktor yang memengaruhi sebuah travel agent sukses memasarkan produknya lewat
internet.
Faktor-faktor organisasional
seperti teknologi, orientasi pasar, dan orientasi
wirausaha dianggap sebagai faktor yang mampu mempengaruhi kesukesan pemasaran lewat internet pada suatu
bisnis travel agent.
Berdasarkan uraian diatas, maka
akan dilakukan penelitian yang berjudul: Pengaruh Teknologi, Orientasi Pasar, dan
Orientasi Wirausaha terhadap Kesuksesan
Pemasaran lewat Internet pada Travel Agent
di Medan.
B. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang
yang telah diuraikan, maka dirumuskan masalah
sebagai berikut: 1. Apakah teknologi
memiliki pengaruh terhadap kesuksesan pemasaran lewat internet pada travel agent di Medan? 2. Apakah orientasi pasar memiliki pengaruh
terhadap kesuksesan pemasaran lewat
internet pada travel agent di Medan? 3. Apakah orientasi wirausaha memiliki pengaruh
terhadap kesuksesan pemasaran lewat
internet pada travel agent di Medan? 4.
Apakah teknologi, orientasi pasar, dan orientasi wirausaha secara serentak memiliki pengaruh terhadap kesuksesan
pemasaran lewat internet pada travel
agent di Medan? C. Kerangka Konseptual Fokus penelitian ini adalah menganalisis
pengaruh teknologi, orientasi pasar, dan
orientasi wirausaha suatu travel agent
terhadap kesuksesannya memasarkan
lewat internet di Medan.
David (2006) meyatakan bahwa
perusahaan yang merumuskan strategi bersaing
untuk bersaing kepada perusahaan lain harus memiliki beberapa kekuatan. Salah satunya adalah kekuatan
teknologi. Teknologi dimaksudkan sebagai
kekuatan bersaing bagi masing-masing perusahaan dalam mengakses data pelanggan dan tren pasar dalam menentukan
strategi bersaing untuk memenangkan
pasar. Dengan asumsi bahwa apabila perusahaan memiliki dan menerapkan teknologi yang tinggi dalam
pengaplikasian data, maka ini akan mampu memengaruhi kesuksesan pemasaran lewat
internet.
Konsep orientasi pasar adalah
dimana pendekatannya ditujukan kepada pelanggan
sedangkan orientasi pemasaran ditujukan
kepada pendekatan yang dilakukan oleh
perusahaan (Lafferty dan Hult ,2001 dan Slatter ,2001).
Perusahaan yang menerapkan konsep
orientasi pasar akan memengaruhi perusahaan
tersebut dalam memasarkan produk dan pendekatan-pendekatan yang akan dilakukan
dalam memasarkan produk dan berusaha untuk menjawab keinginan dari konsumen. Dengan asumsi, jika
perusahaan tersebut berorientasi pasar
maka ini akan memengaruhi kesukesan pemasaran lewat internet.
Wirausaha mengambil peranan
penting sebagai katalis karena sifat kewirausahaan
ini dapat mengindentifikasi peluang dan kapasitas untuk mengkoordinasi sumber daya yang diperlukan
untuk menggunakan peluang tersebut
(Atuahene-Gima dan Ko ,2001). Ketika perusahaan jeli dalam memanfaatkan sumber daya dan berani mengambil
resiko, maka perusahaan tersebut dapat
menjawab segala tantangan dan mengambil langkah strategis dalam mengaplikasikan konsep dan produk baru dalam
pemasarannya. Apabila perusahaan
memiliki orientasi wirausaha dalam menjalankan perusahaannya, maka perusahaan tersebut akan sukses dalam
memasarkan lewat internet.
Elliot dan Bohsoff (2005) dalam
penelitiannya menyatakan bahwa kesuksesan
pemasaran internet dipengaruhi oleh faktor-faktor organisasional seperti orientasi pasar dan orientasi wirausaha. Kesuksesan pemasaran lewat internet didasari oleh banyak faktor dimana
beberapa dari mereka diantaranya adalah
penerapan teknologi, orientasi pasar, dan orientasi wirausaha yang diterapkan oleh perusahaan.
Skripsi Manajemen:Pengaruh Teknologi, Orientasi Pasar, dan Orientasi Wirausaha Terhadap Kesukesan Pemasaran Lewat Internet
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
