Skripsi Manajemen:Pengaruh Kualitas Hubungan Dan Penanganan Komplain Terhadap Minat Berkunjung Kembali


BAB I  PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang Masalah  Sejalan dengan perkembangan dunia sekarang ini yang memasuki era  globalisasi dan keterbukaan yang mengakibatkan jarak dan batas antara ruang dan  waktu bukan lagi menjadikan penghalang bagi setiap orang untuk melakukan  kegiatannya baik yang bersifat bisnis maupun kesenangan.
Semakin banyak orang yang melakukan perjalanan baik dengan tujuan  bisnis ataupun hanya untuk bersenang-senang. Kenyataan ini memicu  perkembangan industri, salah satunya yaitu industri perhotelan. Dan sebagai  industri yang bergerak dibidang jasa maka kepuasan konsumen adalah menjadi  tujuan utama perusahaan yang mengutamakan kepuasaan konsumen atau  pelanggan tersebut diperoleh dari pelayanan yang diberikan oleh perusahaan.

Perkembangan industri yang ada sekarang ini baik yang bergerak di  bidang jasa maupun produk selalu dihadapkan pada situasi persaingan yang amat  tajam dan ketat di mana hal ini menuntutperusahaan untuk dapat memberi nilai  lebih bagi konsumen sehingga dapat memenangkan persaingan. Hal ini  disebabkan karena bisnis perhotelan saat ini sedang menghadapi ujian berat. Tiga  atau lima tahun yang lalu para pengusaha menginvestasikan modalnya milyaran  rupiah untuk membangun hotel baru atau melakukan renovasi, tetapi akibat dari  dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan dan keadaan politik di negara kita  yang tidak menentu, menyebabkan parawisatawan mancanegara mengurungkan  niatnya untuk melakukan perjalanan wisatake Indonesia. Jika keadaan itu terus   berlangsung, industri perhotelan diperkirakan akan sulit untuk bertahan, dan besar  kemungkinan para pemilik hotel-hotel itu akan menjual hotelnya untuk memenuhi  utang-utangnya. Pada akhirnya kini mereka beradu kebolehan untuk bisa bertahan  di tengah persaingan yang cukup ketat, disamping meningkatnya biaya  operasional sebagai akibat kenaikan biaya listrik dan BBM ( Bahan Bakar  Minyak).
Perhotelan yang merupakan suatu industri yang paling erat hubungannya  dengan bidang pariwisata. Perkembangan industri perhotelan yang pesat ini  mengakibatkan timbulnya persaingan yang ketat dalam menarik tamu untuk  menginap maupun untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di hotel. Dalam  rangka menghadapi persaingan ini perusahaan dituntut untuk tampil lebih  kompetitif dalam penawaran harus menarik. Pihak manajemen hotel dituntut  untuk mengembangkan diri agar dapat terus bersaing dalam menarik maupun  mempertahankan konsumen potensialnya yang sebagian besar terdiri dari  kalangan bisnis.
Perkembangan yang cepat pada industri jasa dialami juga oleh usaha-usaha  yang bergerak dalam jasa penginapan atau hotel khs di kota Medan. Hotel  telah menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat apabila berkunjung ke  suatu daerah ataupun suatu negara sebagai tempat beristirahat. Usaha perhotelan  tidak hanya mencakup kegiatan penginapan saja melainkan jasa  restaurant,  swimming pool, dan juga convention atau meeting package. Diantara jasa-jasa  yang ditawarkan usaha perhotelan ini, jasa penginapan merupakan pelayanan jasa  menjadi unggulan dikebanyakan usaha jasa perhotelan. Sekarang hotel bukan lagi  sesuatu yang bersifat kalangan atas ataupun orang yang beruang saja akan tetapi   kalangan ekonomi menengah sudah bisa menjangkaunya, itu semua tergantung  kualitas dan fasilitas yang dimilki hoteltersebut. Untuk memenuhi kebutuhan para  pelanggan maka pihak perusahaan perhotelan harus bisa menjaga hubungan yang  akrab dengan para pelanggannya dan bagaimana cara penanganan komplain yang  baik sehingga pelanggan mau datang berkunjung kembali.
PT. Inna Dharma Deli Hotel merupakan hotel berbintang tiga yang  merupakan salah satu perusahaan milik pemerintah yang bergerak dibidang jasa  perhotelan. Hotel Inna Dharma Deli beralamat di Jl. Balaikota No. 2, Medan  20111, Sumatera Utara-Indonesia yang terletak di jantung pusat kota medan.
Persaingan Hotel Inna Dharma Deli secara umum seperti Hotel Garuda  Plaza, Hotel Grand Antares, Hotel Madani, Hotel Grand Ashton, Hotel Danau  Toba International, Hotel Tiara, Hotel Emerald Garden, Hotel Grand Angkasa  termasuk juga hotel berkelas internasional seperti JW Marriot dan lainnya. Berikut  ini adalah Tabel 1.1 yang memperlihatkan jumlah pengunjung per bulan yang  datang ke Hotel Dharma Deli. Alasan pemilihan PT. Inna Dharma Deli Hotel  sebagai tempat penelitian karena PT. Inna Dharma Deli Hotel memiliki jumlah  pengunjung yang terus meningkat dari tahun ke tahun sedangkan jumlah hotel  berbintang terus bertambah di kota Medan.
Tabel 1.1  Jumlah Pengunjung Per Bulan PT. Inna Dharma Deli Hotel Medan  Tahun (2007- 2009)                       Tahun  Jumlah Pengunjung (orang)  Per Bulan  2007  3.959  2008  3.976  2009  4.001                         Sumber: PT. Inna Dharma Deli Hotel Medan, 2010 (data diolah)   Salah satu hotel berbintang yang tumbuh dikota medan adalah Hotel JW  Marriott. Investor hotel ini datang langsung dari Amerika Serikat. Selain itu,  masih ada beberapa hotel berbintang lainnya yang saat ini sudah siap beroperasi.
Sebagaimana diketahui, sedikitnya ada 6 hotel berbintang di Medan yang saat ini  telah beroperasi, diantaranya adalah Hotel JW Marriott, Crystal Square,  Cambridge Hotel dan Apartemen, Grand Antares, Aston Internasional, Hotel  Madani. Sedangkan jumlah hotel berbintang yang ada sekarang di Medan menurut  Pelaksana Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, sebanyak 25  hotel. ( Suara karya, 18 September 2007).
Dalam usaha PT. Inna Dharma Deli Hotel agar pelanggan mau berkunjung  kembali maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah  kualitas hubungan yang baik dengan setiap pelanggannya, dan kemampuan  perusahaan dalam menangani komplain. Hubungan ini sendiri dapat dikatakan  sebagai suatu cara atau trik agarpelanggan mau berkunjung kembali ke  perusahaan, dimana pelanggan diajak untuk membangun suatu hubungan yang  lebih dekat dengan menciptakan komunikasi dua arah sehingga dapat  menimbulkan kepercayaan, kepuasan, bahkan ikatan sosial yang pada akhirnya  dapat menimbulkan sebuah komitmen antara pelanggan dan perusahaan.
Kualitas hubungan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti (1)  kepercayaan (trust), (2) kepuasan terhadap produk dan jasa sebelumnya, (3)  persepsi terhadap nilai, (4) Efektivitas komunikasi, (5) Ikatan sosial atau  keakraban. Faktor-faktor inilah yang memberikan konsekuensi terhadap niat beli  ulang.
 Faktor lain yang dapat mempengaruhi minat pelanggan berkunjung  kembali adalah kemampuan perusahaan dalam menangani komplain. Penanganan  komplain yang cepat dan tepat merupakan hal yang diharapkan pelanggan. Oleh  sebab itu, perusahaan harus dapat mempelajari keinginan konsumennya. Akibat  adanya ketidakpuasan terhadap pelayanan, komplain pelanggan adalah hal yang  wajar bagi perusahaan seharusnya menyambut baik komplain. Pelanggan  komplain yang efektif justru akan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan  terhadap perusahaan tersebut. Namun penanganan komplain yang jelek akan  mengakibatkan pelanggan bisa berpindah ke tempat penginapan lainnya apalagi  sekarang ini tingkat kompetisi bisnis perhotelan sangat tinggi dengan banyak  berdirinya jasa-jasa penginapan baru di kota Medan dengan harga kamar yang  relatif murah.
Perlu disadari oleh perusahaan, bahwa setiap komplain yang diterima dari  pelanggan merupakan indikasi pelanggan tersebut masih akan tetap setia. Sudah  seharusnya setiap komplain yang disampaikan oleh para pelanggan yang  mempunyai masalah, disambut dengan ucapan terima kasih oleh petugas  pelayanan (front office staff). Perusahaan wajib berterima kasih karena komplain  memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan penyempurnaan.
Jika hal ini dapat diatasi dengan baikmaka pelanggan tidak ragu untuk tetap  memilih Hotel Inna Dharma Deli sebagai tempat beristirahat.


Skripsi Manajemen:Pengaruh Kualitas Hubungan Dan Penanganan Komplain Terhadap Minat Berkunjung Kembali
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download