Skripsi Manajemen:Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Menggunakan Jasa Transportasi Bus


 BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Jasa adalah tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu  pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud  fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu (Kotler dalam Tjiptono  (2005:16), sedangkan Pyne (2000:8) menyatakan bahwa jasa adalah sesuatu  kegiatan yang memiliki beberapa unsur ketidakberwujudan, melibatkan beberapa  interaksi dengan konsumen atau dengan properti dalam kepemilikannya, dan tidak  menghasilkan transfer kepemilikan.
Konsumen dalam memutuskan untuk menggunakan jasa pada suatu usaha  tidak terlalu menggunakan pemikiran yang logis. Konsumen menggunakan jasa  juga bukan sekedar untuk mendapatkan fungsi utamanya, tetapi juga untuk  mendapatkan nilai sosial dan emosionalnya.

Transportasi merupakan suatu sarana yang sangat penting dalam  membantu roda perekonomian. Suatu daerah tidak dapat berdiri sendiri secara  total dalam memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri, sehingga daerah tersebut  membutuhkan daerah lain sebagai pendukung, sarana penghubungnya adalah  pengangkutan atau transportasi. Pembangunan daerah, baik dibidang ekonomi,  pendidikan maupun budaya membutuhkan jasa transportasi yang cukup memadai.
Tanpa transportasi sebagai sarana penunjang tidak akan dapat diharapkan hasil  yang memuaskan dalam usaha pembangunan dan peningkatan perekonomian  suatu daerah.
 Persaingan bisnis bus antar kota dan lintas provinsi baik yang kecil  maupun yang besar sangat ketat dalam dewasa ini. Keputusan untuk  menggunakan jasa bus antar kota lintas provinsi yang baik dan sesuai dengan  kebutuhan adalah jawaban yang tepat dari masalah kebutuhan yang banyak  dirasakan konsumen saat ini. Konsumen tersebut membutuhkan pelayanan dan  kenyamanan selama di perjalanan, serta keamanan untuk sampai ke tujuan dengan keadaan selamat.
Melihat perilaku tersebut, maka muncul pelayanan jasa dibidang  transportasi dengan rute Medan - Padang yang dikelola oleh banyak perusahaan  yang memiliki rute yang sama.
PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) merupakan salah satu perusahaan  angkutan yang telah beroperasi di Medan sejak tahun 1969. Jenis kendaraan yang  digunakan pertama kali adalah Mercedes Benz dengan 8 armada dan rata – rata  penumpang sebanyak 40 orang. Saat ini, armada yang dimiliki oleh PT. ALS  sudah mencapai 293 armada. PT Antar Lintas Sumatera (ALS) saat ini telah  memiliki izin beroperasi ke berbagai daerah di Sumatera dan Jawa.
Tabel 1.
Jenis dan jumlah kapasitas di PT. ALS rute Medan – Padang  pada tahun  No  Jenis  Kapasitas 1  Ekonomi  45 seat 2  AC Non toilet  45 seat 3  AC Toilet  35 seat 4  Super Executive 2.1  21 seat 5  Super Executive 2.8  28 seat Sumber : PT. Antar lintas sumatera (ALS) Februari 2010 (diolah) Tabel 1.1 menunjukan bahwa kapasitas seat dari jenis ekonomi dan juga  AC non toilet lebih besar dari pada jenis lainnya yaitu 45 seat.
 Pengguna bus PT. Antar Lintas Sumatera (ALS)  umumnya merupakan  penumpang yang bekerja di Medan atau daerah yang dilewati oleh rute tersebut,  ada juga pedagang hasil pertanian, mahasiswa yang kuliah di Medan atau orang  yang ingin berlibur ke Medan ataupun Padang.
Pada hari libur seperti sabtu dan minggu dan hari – hari libur lainnya  seperti lebaran,natal dan tahun baru, maka akan terjadi lonjakan penumpang yang  begitu banyak, padahal perusahaan bus lain juga tersedia dengan rute yang sama.
Tabel 1.
Jumlah Pelanggan Kelas Ekonomi di PT. ALS rute Medan – Padang  pada tahun  No  Bulan  Jumlah Pelanggan 1  Januari  829 orang penumpang 2  Februari  822 orang penumpang 3  Maret  875 orang penumpang 4  April  862 orang penumpang 5  Mei  880 orang penumpang 6  Juni  1016 orang penumpang 7  Juli  1026 orang penumpang 8  Agustus  978 orang penumpang 9  September  862 orang penumpang 10  Oktober  984 orang penumpang 11  November  898 orang penumpang 12  Desember  920 orang penumpang Sumber : PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) Februari 2010 (diolah) Berdasarkan data Tabel 1.2 diatas, pada tahun 2009 PT.ALS Medan  memiliki jumlah pelanggan yang naik turun setiap bulannya dan terlihat bahwa  jumlah pelanggan tertinggi yaitu berada pada pertengahan tahun 2009 tepatnya di  bulan Juli dan jumlah pelanggan yang terendah berada pada bulan Februari yaitu  hanya sekitar 822 penumpang saja.
Banyaknya alasan penumpang dalam menggunakan jasa membuat penulis  tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Analisis Faktor – Faktor Yang   Mempengaruhi Keputusan Pelanggan Menggunakan Jasa Transportasi PT. ALS Rute Medan – Padang.
B.  Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya,  maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1.  Apakah faktor image, keamanan, tarif, dan kenyamanan angkutan berpengaruh  positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan jasa  transportasi PT. ALS rute Medan – Padang ? 2.  Faktor mana yang paling dominan mempengaruhi keputusan konsumen dalam  menggunakan jasa transportasi PT. ALS  rute Medan – Padang ? C.  Kerangka Konseptual  Kerangka konseptual adalah pondasi utama dimana sepenuhnya pr oyek  penelitian ditujukan, dimana hal ini merupakan jaringan hubungan antar variabel  yang secara logis diterangkan, dikembangkan, dan elaborasi dari perumusan  masalah yang telah diidentifikasi melalui proses wawancara, observasi dan survei  literatur ( Kuncoro,2003:44).
Menurut Durinto, dkk (2003:109) niat untuk membeli adalah suatu yang  berhubungan dengan rencana konsumen untuk membeli produk tertentu, serta  berapa banyak unit produk yang dibutuhkan pada periode tertentu.
Pengambilan keputusan konsumen (consumer decision making) adalah  proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi  dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu diantaranya (Setiadi,  2003 : 415).
 Salah satu motivasi seseorang melakukan suatu pembelian barang atau jasa  adalah untuk mendapatkan kepuasan. Menurut Ginting (2005:47) kepuasan  terhadap transportasi ditentukan oleh : fasilitas, keamanan, tarif, image dan  kenyamanan angkutan.
Dalam kerangka penelitian ini dikemukakan variabel yang akan diteliti,  yaitu image ( X1), keamanan ( X2 ), tarif (X3 ), kenyamanan ( X4 ) angkutan dan  keputusan konsumen menggunakan jasa transportasi sebagai Y.
Variabel image (X1) Variabel Keamanan Angkutan (X2) Variabel tarif angkutan (X3) Variabel Kenyamanan Angkutan (X4) Gambar 1.1 : Kerangka Konseptual Sumber    : Ginting, 2005(diolah) D. Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah  penelitian, oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disn dalam  bentuk kalimat pertanyaan. (Sugiyono,2005:51).


Skripsi Manajemen:Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Menggunakan Jasa Transportasi Bus
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download