BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(IPTEK) dewasa ini sangatlah pesat
sehingga berpengaruh terhadap kemajuan bisnis di sektor pemerintah maupun sektor swasta. Untuk
memajukan usaha bisnis tersebut diperlukan
dukungan manajemen yang tepat dan untuk mengelolanya diperlukan komunikasi yang dapat menghasilkan informasi
yang cepat dan tepat.
Seiring dengan kemajuan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi, alat komunikasi semakin canggih, seperti Internet, Komputer, Mesin Fax, Telex, Telepon, Handphone, dan lain sebagainya memungkinkan
kita dapat berkomunikasi lebih cepat dan
dapat menjangkau seluruh belahan dunia. Hal ini tentu saja sangat populer khsnya bagi kalangan yang
membutuhkannya. Namun demikian, tidaklah
semua alat komunikasitersebut di atas efektif dan efisien dipakai dalam setiap keadaan karena dipandang dari segi
waktu dan biaya yang tentu saja cukup mahal.
Martono (1979:43) menyatakan
surat merupakan alat komunikasi tertulis yang efektif, sebagai bahan dokumen penting
yang sewaktu-waktu dapat dijadikan bukti
tertulis. Melalui surat kita dapat melihat citra, cerminan dan jiwa serta penunjuk keadaan dari suatu perusahaan,
karena itu diperlukan ketelitian dalam
menangani surat menyurat sehingga citra, cerminan dan jiwa perusahaan dapat terlihat baik.
Universitas Menurut Sumarto dan Lukas (2000:68) surat
merupakan arsip yang paling banyak
dikelola dalam suatu organisasi karena keberadaan organisasi tidak bisa lepas dari hubungan dengan orang atau lembaga
lain. Hubungan tersebut sering diwujudkan
dalam bentuk surat.
Kita dapat menemukan berbagai
informasi penting dari surat yang dapat berupa
pemberitahuan, pernyataan, pertanyaan, permintaan, laporan, pemikiran, sanggahan dan lain sebagainya. Penyampain
secara tertulis itu menggunakan bahasa
yang disebut bahasa surat. Bahasa surat adalah bahasa yang dilahirkan secara tertulis, baik, indah, rapi, sopan dan
ramah (Ali dan Tanzili (2006:1).
Bratawidjaja (1992:167)
menyatakan bahwa perusahaan bisnis, organisasi nonperusahaan dan instansi pemerintah, hampir
setiap hari mengirim bermacammacan surat keluar. Sebaliknya
organisasi-organisasi itu juga kebanjiran surat, yang diterima dari organisasi, perusahaan
ataupun dari perorangan. Perusahaan tanpa
surat merupakan perusahaan yang lumpuh, sebaliknya perusahaan yang cukup banyak melaksanakan lalu lintas surat
menyurat dan melaksanakannya dengan
sebaik-baiknya, pertanda bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang subur.
Penanganan surat menyurat terbagi
atas penanganan surat masuk dan penganan
surat keluar. Penganan surat masuk memerlukan ketelitian mulai dari penerimaan surat, pembukaan surat,
pengagendaan surat, penyortiran surat hingga pendistribusian surat. Begitu juga dengan
penanganan surat keluar mulai dari pembuatan
surat hingga pengiriman surat. Ratnawati dan Sunarto (2006:54) menyatakan bahwa pengurusan pengiriman surat
mencakup segala kerjaan yang Universitas
berkaitan dengan pengiriman surat:
memasukkan ke dalam amplop, memberi perangko
dan mengeposkan atau menyerahkan surat yang sudah diamplopi kepada petugas pengirim surat untuk diberi perangko
dan diposkan. Surat keluar merupakan
data perusahaan yang dapat memberikan reputasi yang baik bagi perusahaan bila surat sampai ketujuan tepat
pada waktunya.
Melihat peranan surat yang sangat
penting maka sudah selayaknya suatu perusahaan
mengadakan penanganan khsterhadap kegiatan surat menyurat.
Sistem penanganan surat menyurat
dalam situasi perusahaan meliputi berbagai pekerjaan kantor yang dilakukan oleh seseorang
atau lebih karyawan yang perlu disn atau
diatur secara benar.
Berdasarkan uraian di atas,
penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengelolaan surat menyurat dengan
judul “ PROSEDUR PELAKSANAAN SURAT MENYURAT PADA PT PLN
(PERSERO) PROYEK INDUK PEMBANGKIT DAN
JARINGAN , ACEH DAN RIAU ”.
B. Perumusan Masalah Untuk mempermudah pembahasan agartidak
menyimpang dari materi, maka penulis
membuat suatu rumusan masalah. Adapun perumusan masalah tersebut adalah : 1.
Bagaimana Prosedur Pelaksanaan Surat Menyurat pada PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan , Aceh
dan Riau.
Universitas 2.
Bagaimana permasalahan yang dihadapi oleh PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan , Aceh dan Riau.
3. Bagaimana peran surat menyurat sebagai jalur
komunikasi pada PT PLN (Persero) Proyek
Induk Pembangkit dan Jaringan , Aceh dan
Riau.
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
: a.
Mengetahui prosedur pelaksanaan surat menyurat pada PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan , Aceh
dan Riau.
b. Mengetahui permasalahan yang dihadapioleh PT
PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit
dan Jaringan SumateraUtara, Aceh dan Riau dalam penanganan surat menyurat.
c. Mengetahui sejauh mana peranan pelaksanaan
surat menyurat sebagai jalur komunikasi
bagi kelancaran operasional kantor pada
PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit
dan Jaringan , Aceh dan Riau.
2. Manfaat Penelitian a.
Sebagai masukan bagi PT PLN (Persro) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumater Utara, Aceh dan Riau dalam
meningkatkan penanganan terhadap surat
menyurat.
Universitas b.
Menambah wawasan bagi penulis dalam penanganan surat menyurat pada PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan
Jaringan , Aceh dan Riau.
Skripsi Secretary:Prosedur Pelaksanaan Surat Menyurat Pada PT. PLN (PERSERO) Proyek Induk Pembangkit
Download lengkap Versi PDF
