Skripsi Secretary:Peranan Standar Operasional Prosedur Dalam Pengelolaan DokumenArsip Pada PT. Bank


 B A B I  PENDAHULUAN  
A. Latar Belakang Masalah  Dalam era  globalisasi  sekarang ini, tuntutan akan  ketepatan  data dan  informasi mutlak diperlukan untuk mendukung kontinuitas suatu perusahaan.
Oleh karena itu, segala kegiatan perkantoran selalu berhubungan dengan kearsipan.  Hal ini disebabkan karena kearsipan mempunyai peranan yang sangat  penting, baik sebagai pusat ingatan, sumber informasi ataupun sebagai suatu alat  pengawasan yang diperlukan dalam suatu organisasi.
Arsip  juga   mempunyai peranan  yang sangat penting dalam proses penyajian  informasi  bagi  pimpinan  untuk  membuat  keputusan  dan  merumuskan  kebijaksanaan. Oleh karena itu, agar arsip dapat dipergunakan secara efektif dan  efisien s erta dapat menyajikan informasi secara cepat, lengkap dan benar haruslah ada sistem dan prosedur pengelolaan yang baik di bidang kearsipan.

Pengelolaan  dokumen/arsip  yang  dilaksanakan  secara  terprogram  dan terpadu akan mendukung kelancaran  kegiatan  perusahaan.  Sebagai sumber informasi,  dokumen/arsip  perlu  dikelola  dengan  baik.  Agar  pengelo laan dokumen/arsip dapat dilakukan se cara terpadu di seluruh unit kerj a/unit pengolahan,  maka  perlu  dituangkan  dalam  ketentuan  formal  Standar Operasional  Prosedur  Pengelolaan  Dokumen/Arsip  (selanjutnya  disebut  SOP Pengelolaan Dokumen/Arsip).
Bank  merupakan  salah  satu  lembaga  yang  mempunyai  pengelolaan  dokumen/arsip  yang  sangat  baik.  Bank  SUMUT  adalah  salah  satu  perbankan  di   Sumatera Utara yang maju dan berkembang serta terpercaya. Berdasarkan uraian  terdahulu  penulis  tertarik  untuk  menulis  paper  dengan  judul  ”PERANAN  STANDAR  OPERASIONAL  PROSEDUR  DALAM  PENGELOLAAN  DOKUMEN/A RSIP PADA  PT. BANK SUMUT MEDAN” B. Perumusan Masalah  Berdasarkan  latar  belakang  tersebut  diatas,  maka  masalah  yang  menjadi  perhatian  utama  dalam  penulisan  paper  ini  adalah  ”Apa  peranan  standar  operasional  prosedur  dalam  pengelolaan  dokumen/arsip  pada  PT.  Bank  SUMUT Kantor Pusat Medan”.
C.  Tujuan dan Manfaat Penelitian  1.  Yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah:  Untuk mengetahui peranan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam  pengelolaan  dokumen/arsip  pada  PT.  Bank  SUMUT  Kantor  Pusat  Medan.
2.  Manfaat dalam penelitian ini adalah  a)  Dapat  menambah  dan  memperluas  wawasan  pengetahuan  penulis  mengenai  Standar  Operasional  Prosedur  (SOP)  dalam  pengelolaan  dokumen/arsip.
b)  Sebagai bahan pembanding bagi penulis untuk mengetahui sejauh mana  Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan dokumen/arsip  yang dilaksanakan di PT. Bank SUMUT Kantor Pusat Medan.
c)  Sebagai bahan pembanding bagi penulis lain tentang penerapan Standar   Operasional  Prosedur  (SOP)  pada  PT.  Bank  SUMUT  Kantor  Pusat  Medan.
D. Metode Penelitian 1.  Lokasi  Penelitian  mengenai  Peranan  Standar  Operasional  Prosedur  (SOP)  dalam  Pengelolaan  Dokumen/Arsip  dilaksanakan  pada  PT.  Bank  SUMUT  Kantor Pusat Medan, yang beralamat di JL. Imam Bonjol No.18 Medan.
2. Jenis Data  Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:  a.  Data Primer  Data  primer  merupakan  data  yang  diperoleh  langsung  dari  responden  yang terdapat di PT. Bank SUMUT Medan.
b.  Data Sekunder  Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari buku-buku dan data-data  yang  ber hubungan  dengan  Standar  Operasional  Pr osedur  ( SOP)  dalam Pengelolaan Dokumen/Arsip.
3.Teknik Pengumpulan Data  Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: a.  Wawancara  Wawancara  merupakan  teknik  pengumpulan  data  secara  langsung  kepada  Pemimpin Bidang Sekretariat Direksi dan para karyawan yang berkaitan.
b.  Kuiesioner  Kuisioner  merupakan  alat  yang  digunakan  untuk  mengumpulkan  data.
 Kuisioner akan diberikan kepada para karyawan yang berkaitan.
4. Analisis Data  Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:  a.  Metode Deskriptif  Data  disn,  dikelompok-kelompokkan  kemudian  di  interprestasikan sehingga diperoleh suatu gambaran yang sebenarnya tentang  pelaksanaan  Standar  Operasional  Prosedur  (SOP)  dalam  Pengelolaan  Dokumen/Arsip.
b.  Metode Deduktif  Penarikan  kesimpulan  khs  berdasarkan  teori-teori  yang  telah  diterima sebagai suatu kebenaran umum mengenai fakta yang di amati.
 BAB II  GAMBARAN UMUM PT. BANK SUMUT  A. Profil Perusahaan  1. Sejarah Singkat PT. Bank SUMUT  Terbitnya  Peraturan  Pemerintah  Nomor  I  Tahun  1955  adalah  merupakan  to nggak awal berdirinya Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia.
Peraturan Pemerintah tersebut menyatakan bahwa di Daerah-Daerah Propinsi  dapat didirikan Bank Pembangunan Daerah.
Bank  Pembangunan  Daerah  Sumatera  Utara  didirikan  pada tanggal   November  1961  dengan  Akta  Notaris  Rusli  Nomor  22  dalam  bentuk  Perseroan  Terbatas.  Berdasarkan  Undang - Undang  Nom or  13  Tahun  1962  tentang Ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah, bentuk usaha diubah menjadi Badan  Usaha  Miiik  Daerah  (BUMD)  sesuai  dengan  Peraturan  Daerah  Tingkat  I  Sumatera Utara Nomor 5 Tahun 1965, dengan modal dasar sebesar Rp. 100 juta (Uang  lama) dan saham dimiliki oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Sumatera Utara  dan  Pemerintah  Daerah  Tingkat  II  se  Sumatera  Utara.  Dalam perkembangan  selanjutnya,  sesuai dengan kebutuhan, terjadi  beberapa kali perubahan Peraturan Daerah untuk meningkatkan Modal Disetor.
Pada  Tanggal  16  April  1999  bentuk  Badan  Hukum  dirubah  kembali  menjadi Perseroan.
Terbatas sesuai dengan Akte Pendirian Perseroan Terbatas  No-  38  Tahun  1999  Notaris  Alina  Hanum  Nasution  SH  yang  telah  mendapat  pengesahan  dari  Menteri  Kehakiman  Republik  Indonesia  Nomor  C- HT.01.01  TH'99,  dan  telah  diumumkan  dalam  Berita  Negara  Republik   Indonesia  Nomor  54  tanggal  6  Juli  1999,  dengan  Modal  Dasar  sebesar  Rp.  400  milyar.  Dasar  perubahan  Bentuk  Hukum  dan  Modal  Dasar  sebelumnya  telah  dituangkan dalam Peraturan Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 2 Tahun  1999. Sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan selanjutnya dengan Akte  Nomor 31 tanggal 15 December 1999 Modal Dasar ditingkatkan menjadi Rp.500 milyar.


Skripsi Secretary:Peranan Standar Operasional Prosedur Dalam Pengelolaan DokumenArsip Pada PT. Bank
Download lengkap Versi PDF