Skripsi Manajemen:Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wirausahawan Memilih Lokasi Di Pajak


 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penelitian Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi  pertumbuhan ekonomi negara, baik negara berkembang maupun negara maju.
Pada saat krisis ekonomi berlangsung di Indonesia, UKM merupakan sektor  ekonomi yang memiliki ketahanan paling baik. Kemampuan UKM perlu  diberdayakan dan dikembangkan secara terus menerus dengan berusaha  mereduksi kendala yang dialami UKM, sehingga mampu memberikan kontribusi  lebih maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat (Sutaryo, 2004).
Seorang wirausahawan (entrepreneur) adalah seseorang yang menciptakan  bisnis baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian demi mencapai  keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang  signifikan dan menggabungkan sumber-sumber daya yang diperlukan sehingga  sumber-sumber daya itu bisa dikapitalisasikan (Zimmerer, 2008). Dengan  demikian wirausahawan harus mampu menciptakan peluangnya sendiri demi  tercipta suatu hal yang berharga dan dapat dipakai untuk bertahan hidup.

Sebelum suatu perusahaan memulai operasi produksinya, pimpinan/pemilik  perusahaan itu harus menentukan lebih dahulu di mana letak gedung perusahaan  tersebut. Tetapi banyak perusahaan kurang memperhatikan pentingnya lokasi  perusahaan/pabrik. Biasanya jika ada kesempatan untuk mendirikan perusahaan di  suatu tempat atau daerah, maka pengusaha atau pemilik akan mendirikan  perusahaannya di daerah atau di tempat itu. Sehingga banyak perusahaan yang   didirikan tanpa pertimbangan-pertimbangan lokasi yang ekonomis, mengalami  kesulitan dalam menjamin kelangsungan hidup/eksistensinya (Assauri, 2008).
Pemilihan lokasi berarti menghindari sebanyak mungkin seluruh segi-segi  negatif dan mendapatkan lokasi  dengan paling banyak faktor-faktor positif.
Penentuan lokasi yang tepat akan meminimumkan biaya investasi dan operasional  jangka pendek maupun jangka panjang, dan ini akan meningkatkan daya saing  perusahaan (Handoko, 2000).
Lokasi merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan karena dapat  mempengaruhi perkembangan dan kelangsungan hidup perusahaan. Terdapat dua  hal penting yang mendasari pemilihan lokasi, yaitu merupakan komitmen jangka  panjang dan berpengaruh terhadap biaya operasional dan pendapatan. Perusahaan  pada umumnya berada di suatu lokasi pada masa yang cukup lama. Apabila lokasi  sudah ditentukan, bangunan sudah didirikan dan mesin-mesin sudah dipasang,  perusahaan tidak akan begitu mudah untuk memindahkan lokasi kegiatannya, jika  kemudian disadari bahwa lokasi yang dipilih tidak tepat. Kesalahan seperti ini  akan sulit untuk diperbaiki tanpa adanya risiko kerugian investasi yang besar.
Kesalahan dalam pemilihan lokasi juga dapat mengakibatkan tingginya biaya  transportasi, kekurangan tenaga kerja, kehilangan kesempatan dalam bersaing,  tidak cukupnya bahan baku yang tersedia, atau hal-hal serupa yang menggangu  kelancaran operasi perusahaan yang pada akhirnya dapat mengakibatkan  rendahnya pendapatan operasi (Herjanto, 2008).
Pemilihan lokasi usaha adalah hal utama yang perlu dipertimbangkan.
Lokasi strategis menjadi salah satu faktor penting dan sangat menentukan  keberhasilan suatu usaha. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih   lokasi, sebagai salah satu faktor mendasar, yang sangat berpengaruh pada  penghasilan dan biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel. Lokasi usaha juga  akan berhubungan dengan masalah efisiensi transportasi, sifat bahan baku atau  sifat produknya, dan kemudahannya mencapai konsumen. Lokasi juga  berpengaruh terhadap kenyamanan pembeli dan juga kenyamanan Anda sebagai  pemilik usaha (arsipbisnis.com).
Beberapa pakar wirausaha menyarankan agar dalam memilih lokasi usaha  seperti ruko, kios, rumah atau kaki lima harus sesuai dengan jenis usaha yang  dijalankan. Karena ada usaha yang cocok didirikan di satu lokasi tapi tidak cocok  di tempat lain. Untuk itu pengusaha disarankan untuk melakukan survei untuk  mencari tempat yang sesuai bagi usahanya. Amati kondisi pasarnya, potensi  permintaannya dan jangan lupa cari juga informasi bagaimana prospek  perkembangan daerah itu ke depannya, karena hal ini bisa mempengaruhi  kelangsungan usaha. Lokasi yang strategis dalam teori wirausaha ditafsirkan  sebagai lokasi di mana banyak ada calon pembeli, dalam artian lokasi ini mudah  dijangkau, gampang dilihat konsumen, dan lokasi yang banyak dilalui atau dihuni  target konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasa yang  dijual(arsipbisnis.com). Lokasi seperti ini cocok untuk usaha perdagangan barang  atau jasa yang harus berhubungan langsung dengan pelanggan. Itu sebabnya  pasar, pusat pertokoan, atau pusat perbelanjaan menjadi lokasi-lokasi usaha  perdagangan yang paling dicari pemilik usaha. Usaha-usaha yang sangat  tergantung dengan lokasi strategis misalnya; apotek, rumah makan, mini market,  bengkel, toko pakaian, juga salon kecantikan.
 Pajak  Medan atau yang lebih familiar dengan Pajus sekarang telah  menjadi lokasi bisnis yang menggeliat dan bisa meraup omset sampai belasan juta  rupiah perharinya. Meskipun operasionalnya hanya enam hari dalam seminggu,  Pajus dengan 110 kios ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di  berbagai sektor. Mulai dari jumlah pengunjung, ragam ataupun jenis dagangan  sampai omset dan laba yang mereka peroleh perharinya selalu mengalami  peningkatan (Medan Bisnis Online).
Dari uraian di atas maka penulis tertarik untuk membuat penelitian yang  berjudul  “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wirausahawan Memilih  Lokasi Penjualan Di Pajak  Medan”.
B. Perumusan Masalah Perumusan masalah berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas  adalah sebagai berikut: “Apakah Lokasi yang Dekat Dengan Pasar, Transportasi, dan Biaya Sewa  Kios Mempengaruhi Pengusaha Memilih Lokasi Penjualan Di Pajak ?” C. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual bertujuan untuk mengemukakan secara umum  mengenai objek penelitian yang dilakukan dalam kerangka variabel yang akan  diteliti. Dengan demikian dalam kerangka penelitian ini dikemukakan variabel  yang akan diteliti yaitu lokasi yang dekat dengan pasar, transportasi, dan  ketersediaan tenaga kerja sebagai variabel bebas dan penentuan lokasi sebagai  variabel terikat.
 Lokasi yang dekat dengan pasar akan membuat perusahaan dapat  memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan, dan sering  mengurangi biaya distribusi (Handoko, 2000). Faktor kedekatan dengan pasar ini  juga mempertimbangkan aspek keamanan barang dan kemungkinan kerusakan  selama dalam transportasi. Bagi perusahaan jasa seperti restoran, bank dan kamtor  pos faktor kedekatan pasar merupakan hal yang sangat penting untuk  dipertimbangkan dalam memilih lokasi (Herjanto, 2008).
Pengangkutan (transportasi) merupakan suatu faktor yang penting  diperhatikan, karena kegiatan pengangkutan baik untuk bahan mentah maupun  produk jadi dapat memakan waktu dan biaya yang sangat besar (Herjanto, 2008).
Tersedianya fasilitas transportasi baik lewat darat, udara dan air akan melancarkan  pengadaan faktor-faktor produksi dan penyaluran produk perusahaan. Hal ini  berarti faktor transportasi harus diperhatikan dalam penentuan lokasi usaha.
Biaya dari tanah dan gedung dapat mempengaruhi pemilihan suatu daerah  sebagai tempat lokasi penjualan. Dan pada umumnya biaya dari tanah dan gedung  berbeda besarnya diantara daerah-daerah penjualan atau selling manufacturing  communities (Assauri, 2008).


Skripsi Manajemen:Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wirausahawan Memilih Lokasi Di Pajak
Download lengkap Versi PDF