BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Di alam ini ada
berbagai macam makanan serta sumber nutrisi, baik berupa protein, karbohidrat, maupun lemak yang
terdapat dalam berbagai macam buah dan
sayuran yang berkhasiat sebagai obat dan bermanfaat bagi tubuh (Aurel,2009).
Sayur dan
buah-buahan merupakan sumber makanan yang bergizi dan sehat. Kandungan vitamin, yang hampir terdapat
dalam semua jenis sayur dan buah,
bertindak sebagai antioksidan. Dalam dunia yang kini tengah dikuasai oleh hiruk pikuk industri, maka antioksidan dalam
sayur dan buah menjadi sangat penting
untuk menghalangi radikal bebas dan melindungi tubuh dari reaksi oksidatif yang menghasilkan racun (Kmo, 2010).
Antioksidan atau
reduktor berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi dengan cara menyumbangkan hidrogen atau
elektron. Antioksidan dalam makanan
dapat berperan dalam pencegahan berbagai penyakit, meliputi penyakit kardiovaskular, serebrovaskular, sebagian
kanker, dan penyakit yang berkaitan dengan
proses penuaan. Oksidan biologis yang terbentuk melalui metabolisme ataupun radikal bebas yang berasal dari luar
seperti merokok, ozon, sinar ultraviolet,
dan bentuk radiasi lain adalah zat-zat berbahaya. Radikal bebas dapat merusak biomolekul dan mengubah fungsinya
sehingga zat-zat ini dapat terlibat dalam
penyakit akut dan kronis (Silalahi, 2006).
Salah satu
tumbuhan yang sering dikonsumsi masyarakat adalah buah pare. Buah pare kaya akan berbagai senyawa
seperti glikosida, saponin, triterpen, protein,
asam lemak oleat, linoleat, stearat dan steroid. Buah pare juga mengandung albuminoid, karbohidrat, vitamin C,
vitamin A, senyawa fenol dan pigmen (Aurel,2009).
Buah pare juga dapat merangsang nafsu makan, menyembuhkan penyakit
kuning, memperlancar pencernaan, dan sebagai obat malaria. Selain itu, buah pare juga mengandung
beta-karotena dua kali lebih besar daripada
brokoli sehingga berpotensi mampu mencegah timbulnya penyakit kanker dan
mengurangi risiko terkena serangan
jantung ataupun infeksi virus (Anonim,2010).
Buah pare
dimasak menjadi masakan yang lezat seperti pare sambal dan sup pare oleh masyarakat, khsnya masyarakat Tionghoa.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis
tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak
buah pare dengan menggunakan metode
penangkapan radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) dengan baku pembanding BHT (Butylated Hydroxytoluen).
Dalam penelitian ini digunakan 2 macam
pelarut untuk mengekstraksi yaitu etil asetat dan etanol.
Contoh Skripsi Farmasi:Karakterisasi Simplisia dan Skrining Fitokimia serta Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Tumbuhan Pare (Momordica charantia L.)
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.
