Contoh Skripsi Agroekoteknologi: Pengaruh Populasi Kacang Tanah (Arachis HypogaeaL.) dan Jagung (Zea MaysL.) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pada Sistem Pola Tumpang Sari



BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang  Usaha tani monokultur pada lahan relatif sempit kurang menguntungkan,  kegagalan panen berarti kerugian sangat besar. Polikultur dengan sistem pola  tanam yang tepat dapat mengatasi kerugian akibat gagal panen dari satu jenis  komoditas (Effendi, dkk., 2007). Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman  pada lahan dan waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisanbarisan tanaman. Penanaman dengan cara ini bisa dilakukan pada dua atau lebih  jenis tanaman yang relatif seumur, misalnya jagung dan kacang tanah atau bisa  juga pada beberapa jenis tanaman yang umurnya berbeda-beda. Sistem tanam  tumpangsari mempunyai banyak keuntungan yang tidak dimiliki pada pola tanam  monokultur. Beberapa keuntungan pada pola tumpangsari antara lain: 
1) akan  terjadi peningkatan efisiensi (tenaga kerja, pemanfaatan lahan maupun penyerapan  sinar matahari), 

2) populasi tanaman dapat diatur sesuai yang dikehendaki, 
3)  dalam satu areal diperoleh produksi lebih dari satu komoditas, 
4) tetap  mempunyai peluang mendapatkan hasil manakala satu jenis tanaman yang  diusahakan gagal dan 
5) kombinasi beberapa jenis tanaman dapat menciptakan  beberapa jenis tanaman dapat menciptakan stabilitas biologis sehingga dapat  menekan serangan hama dan penyakit serta mempertahankan kelestarian sumber  daya lahan dalam hal ini kesuburan tanah (Warsana, 2009).
Problematik dalam model tumpangsari ialah timbulnya persaingan di  antara dua atau lebih spesies yang ditanam. Persaingan dapat mencakup air, hara,  cahaya dan ruang. Sebagai dampak persaingan, baik tanaman utama maupun   tanaman sela mengalami penurunan pertumbuhan dan hasil dibanding  pertumbuhan dan hasil tanaman monokultur spesies tanaman tersebut. 
Lebih  lanjut Nugroho (1990)  mengemukakan bahwa spesies-spesies tanaman yang  memiliki agresivitas tinggi lebih mampu bersaing. Amin (2006) mengemukakan  bahwa tanaman jagung lebih agresif dibanding kedelai dalam tumpangsari,  terutama jika ketersediaan hara cukup tersedia sehingga hasil kedelai sangat turun  drastis (Zuchri, 2007). Jumlah populasi tanaman per hektar merupakan faktor penting untuk  mendapatkan hasil maksimal. Produksi maksimal dicapai bila menggunakan jarak  tanam yang sesuai. Semakin tinggi tingkat kerapatan suatu pertanaman  mengakibatkan semakin tinggi tingkat persaingan antar tanaman dalam hal  mendapatkan unsur hara dan cahaya. Liu (2004) menyatakan jika peningkatan  populasi masih di bawah peningkatan kompetisi maka peningkatan produksi akan  tercapai pada populasi yang lebih padat (Bakkara, 2010). Ja


Contoh Skripsi Agroekoteknologi: Pengaruh Populasi Kacang Tanah (Arachis HypogaeaL.) dan Jagung (Zea MaysL.) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pada Sistem Pola Tumpang Sari
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini 

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads 

Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.