Skripsi Mathematics:Analisis Repeated Measurement Pada Data Longitudinal Dalam Model Matriks Kovarians


  BAB  PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang Data longitudinal merupakan data yang berbentuk pengukuran berulang (repeated  measurement) pada unit eksperimen yang sama dalam periode waktu tertentu.
Karakteristik data longitudinal adalah suatu individu (subjek, unit sampel) yang  diamati dalam periode waktu tertentu lebih dari satu kali atau pengukuran berulang  pada suatu individu (subjek, unit sampel). Dalam hal ini data dikumpulkan secara  rutin dan diaplikasikan di dalam berbagai bidang, baik bidang pendidikan,  perindustrian, pertanian, kesehatan, dan bidang lainnya. Dalam bidang pendidikan  misalnya untuk melihat perkembangan seseorang dalam pengetahuan, dalam bidang  perindustrian misalnya menguji hasil produksi, dalam bidang pertanian misalnya  dalam meneliti pertumbuhan tanaman, dalam bidang kesehatan  misalnya menguji  kemampuan suatu obat terhadap individu, dan lain sebagainya.

Pada repeated measurement dalam data longitudinal yaitu data yang berbentuk  pengamatan yang berulang terhadap unit eksperimen yang sama pada periode waktu  tertentu terdapat berbagai pendekatan yang digunakan untuk menganalisis model ini yaitu dengan pendekatan univariat, pendekatan multivariat, dan juga pendekatan  model campuran (mixed model). Pada pendekatan univariat terdapat berbagai pendekatan yang digunakan untuk menganalisis model ini yaitu pendekatan dengan  menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dan pendekatan multivariat  menggunakan MANOVA (Multivariat Analysis of Varians). Dalam hal ini berbagai  jenis pertanyaan yang menarik juga dapat dianalisis pada model data longitudinal ini,  seperti bagaimana rata-rata respon yang berbeda menjelaskan perlakuan, bagaimana  perubahan rata-rata respon dari waktu ke waktu tertentu dan juga bagaimana hubungan antara respon dan waktu.
 Melihat hal tersebut tidak dapat sembarangan mengatakan metode untuk  menganalisis data longitudinal yang berbentuk repeated measurement  tersebut,  tentunya harus sesuai dengan karakteristik ataupun permasalahan  yang dihadapi.
Misalnya saja di dalam menggunakan metode dengan pendekatan univariat dan  multivariat, tentu ada perbedaan. Di dalam multivariat tidak membuat asumsi tentang  struktur matriks kovariansnya, sedangkan di dalam metode pendekatan univariat  membuat asumsi tentang struktur matriks kovarians. Dimana vektor data dari struktur  matriks kovariansnya berbentuk compound symmetry.
Oleh karena itu dalam skripsi ini, penulis melakukan analisis terhadap struktur  dari repeated measurement pada data longitudinal dalam model matriks kovarians  yang dianalisis dengan pendekatan univariat.
1.2.  PerumusanMasalah  Permasalahan dalam tulisan ini adalah mengidentifikasi struktur dari repeated  measurement pada data longitudinal dalam model matriks kovarians yang memiliki  bentuk  compound symmetry  yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan  univariat.
1.3.  Tujuan Penelitian Adapun yang menjadi tujuan penelitian dalam tulisan ini adalah memperlihatkan struktur dari repated measurement  pada data longitudinal dalam model matriks  kovarians yang memiliki bentuk compound symmetry  serta gambaran dari uji  sphericity ANOVA.
 1.4.  Tinjauan Pustaka Rancangan repeated measurement dapat diaplikasikan untuk mempelajari lebih dari  satu pengukuran pada variabel respon yang sama yang dilakukan pada tiap subjek.
Sehingga rancangan ini dapat digunakan ketika perlakuan ditetapkan secara acak untuk individu yang sama baiknya pada pengamatan dalam pengukuran berulang yang  akan dibuat satu atau lebih grup subjek. Andaikan diketahui model : ij ji ij Y εβαµ +++= Diasumsikan bahwa  j β dan  ij ε  berdistribusi normal secara independen. Koefisien  korelasi antara pengamatan pada dua periode waktu adalah sama dengan dua periode  waktu yang ditentukan. Karakteristik  ini pada model tersebut dikenal sebagai  compound symmetry. (Clark,1987).
Compound symmetry  ditemukan jika semua elemen diagonal dari matriks  kovarians adalah sama dan semua varians sama pada populasi yang menjadi sampel.
Asumsi yang lebih umum membutuhkan bentuk matriks kovarians tertentu dan  eror pengukuran interval waktu dan matriks kovarians dari eror subjek ( ) ijn jiijij εεεε ,....,, 21 = ( ) in iii PPPP ,....,, 21 = Matriks kovarians dari i ε dan  i P dinotasikan dengan : ( ) Σ= i Covε ( ) Λ= i PCov Kondisi yang penting untuk uji F sehingga analisis varians valid maka matriks kovarians harus memiliki bentuk yang  compound symmetry.  Disain repeated  measurement sering digunakan, dimana disain ini memberikan kekuatan statistik yang   lebih besar dalam ukuran sampel. Disain repeated measurement ini dikenal dengan  baik sebagai bentuk disain eksperimen pretest dan posttest, dengan pengukuran pada  subjek yang sama lebih dari satu kali pada interval waktu tertentu dan kemudian dapat  dianalisis korelasinya  atau ketergantungan satu dengan yang lain. (Miliken and  Jhonson 1992) Asumsi sphericity didapat dari perluasan asumsi homogenety of variance pada  ANOVA yang diukur secara independen. Asumsi sphericity adalah sebuah asumsi  tentang struktur matriks kovarians dalam disain repeated measurement. Dalam asumsi  tersebut semua varians yang berbeda adalah sama pada populasi yang dicontohkan.
Secara sederhana, diharapkan varians yang berbeda dari sampel yang diamati menjadi  sama jika asumsi sphericity ditemukan. Asumsi sphericity dapat diperiksa dengan  menggunakan matriks kovarians. Varians yang berbeda dapat ditentukan dengan  menggunakan selisih dari dua variabel (x,y) yakni dengan variance sum law sebagai  berikut : ( ) xy yxyx SSSS  22  −+=− 1.5.  Kontribusi Penelitian Kontribusi Penelitian dalam tulisan ini adalah memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur dari repeated measurement pada data longitudinal dalam model  matriks kovarians  yang berbentuk compound symmetry  yang dianalisis dengan  pendekatan univariat. Selain itu juga untuk menambah wawasan dan memperkaya  literatur dalam bidang statistika terutama mengenai vektor dari data struktur repeated  measurement  pada data longitudinal  dalam model matriks kovarians  dan analisis  varians.
 1.6.  Metode Penelitian Metode penelitian yang dilakukan dalam tulisan ini adalah bersifat literatur yakni  dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1.  Mengumpulkan bahan yang berkaitan dengan repeated measurement : data  longitudinal.
2.  Menganalisis bahan-bahan yang sudah terkumpul, dalam hal ini menguraikan  struktur dari repeated measurement  pada data longitudinal dalam model  matriks kovarians  yang memiliki bentuk compound symmetry, kemudian  dengan memperlihatkan korelasi antara variabel-variabel dan uji sphericity ANOVA.
3.  Menarik kesimpulan dari tabel ANOVA yang dihasilkan.


Skripsi Mathematics:Analisis Repeated Measurement Pada Data Longitudinal Dalam Model Matriks Kovarians
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download