Skripsi Manajemen:Pengaruh Sistem Rekrutmen Terhadap Penempatan Kerja Pada Kantor Direksi PT. Perkebunan

  BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Sumber  daya manusia merupakan hal yang sangat penting dalam  pencapaian tujuan perusahaan. Kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada  sejauh mana perusahaan mampu memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman  dari lingkungan eksternal dengan segala potensi dari sumber daya yang dimiliki  oleh perusahaan. Sumber daya berkualitas  yang tersedia  merupakan kekayaan  (asset) yang tidak ternilai bagi perusahaan. Perusahaan berusaha memperoleh dan  menempatkan karyawan yang tepat sesuai dengan bidang keahliannya masingmasing agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Sistem rekrutmen dan penempatan  kerja karyawan lakukan sesuai dengan potensi sumber daya manusia.

Pelaksanaan rekrutmen terhadap calon karyawan dimaksudkan agar  perusahaan dapat memperoleh karyawan yang berkualitas dan mampu  merealisasikan tujuan perusahaan. Prinsip the right man on the right place harus  merupakan pegangan bagi manajer personalia dalam menempatkan karyawan  dalam perusahaan.
Kegagalan dalam melakukan rekrutmen dan penempatan kerja akan  mempengaruhi kinerja karyawan yang selanjutnya menjadi penghambat bagi  proses pencapaian tujuan perusahaan. Sistem rekrutmen dan penempatan kerja  yang dilakukan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan bertujuan agar  tercapainya tujuan perusahaan serta kesulitan dalam mencari dan melatih  karyawan dapat dihindari.
    Menurut Sastrohadiwiryo (2002:162), penempatan (placement) merupakan  salah satu aspek yang penting dalam proses perencanaan sumber daya manusia,  karena mempunyai hubungan yang erat dengan efesiensi dan keadilan (setiap  karyawan diberikan peluang yang sama untuk berkembang).
Menurut Sastrohadiwiryo (2002:162), penempatan kerja adalah proses  pemberian tugas dan pekerjaan kepada karyawan yang lulus seleksi untuk  dilaksanakan sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, serta mampu  mempertanggungjawabkan segala resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang  terjadi atas tugas dan pekerjaan, wewenang serta tanggung jawab. Penempatan ini  harus didasarkan pada  deskr ipsi pekerjaan dan sfesipikasi pekerjaan yang telah  ditentukan, serta berpedoman kepada prinsip “Penempatan orang yang tepat pada  tempat yang tepat dan penempatan orang yang tepat untuk jabatan yang tepat”.
Penempatan yang tepat yang terdiri dari kesesuaian kemampuan akademis,  kesesuaian pengalaman, kesesuaian kesehatan fisik dan mental, dan kesesuaian  status perkawinan juga merupakan suatu cara untuk mendapatkan orang-orang  yang tepat, sehingga tujuan perusahaan yang telah direncanakan akan berhasil.
Dengan penempatan yang tepat, gairah kerja, mental kerja, dan kinerja karyawan  akan mencapai hasil yang optimal bahkan kreativitas karyawan dapat  berkembang.
Perusahaan akan mengalami kesulitan di masa yang akan datang apabila  perusahaan  tersebut  tidak menempatkan karyawan sesuai dengan bakat dan  kemampuannya. Salah satu dari kesulitan itu dapat berupa turunnya semangat  kerja karyawan serta tingginya labour turn over  (tingkat keluar masuknya  karyawan). Sistem rekrutmen yang efektif mungkin agar memperoleh karyawan    yang sesuai dengan potensi sumber daya manusia dan sesuai pada tempatnya (the  right man on the right place).
Menurut Mathis (2006:227), perekrutan adalah sebagai proses penarikan  sejumlah calon yang berpotensi untuk diseleksi menjadi karyawan atau dapat juga  diartikan, penarikan (recruitment) adalah masalah penting dalam  pengadaan  tenaga kerja. Penarikan berhasil jika  banyak pelamar yang memasukkan  lamarannya ke perusahaan sehingga peluang untuk mendapatkan karyawan yang  baik terbuka lebar dan  perusahaan dapat memilih terbaik dari yang baik.
Pelaksanaan sistem rekrutmen yang efektif yang dilakukan sesuai dengan  tujuan, sesuai dengan peraturan dan dengan cara yang benar terhadap calon  karyawan dimaksudkan agar perusahaan memperoleh karyawan yang berkualitas  dan mampu merealisasikan tujuan perusahaan sehingga diharapkan dapat tumbuh  dan berkembang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.
Kegagalan dalam melakukan sistem rekrutmen dapat mempengaruhi penempatan  kerja karyawan pada suatu perusahaan.
PT. Perkebunan Nusantara III Medan merupakan salah satu Badan Usaha  Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang perkebunan dan mempunyai  komitmen untuk mengembangkan usahanya dengan maksimal dan menciptakan  lingku ngan yang mendorong karyawan mengembangkan potensinya. Visi PT.
Perkebunan Nusantara III Medan, yakni menjadikan perusahaan agro-industri  berbasis perkebunan yang tangguh dan kompepetitif di pasar global  dapat  diwujudkan dengan dilakukannya sistem rekrutmen  dan penempatan  kerja  karyawan yang sesuai dengan prinsip the right man on the right place dan  ditempatkan sesuai diskr ipsi pekerjaan dan sfesipikasi pekerjaan melalui program  program yang telah dirancang untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan  berkualitas.
Sistem rekrutmen   karyawan di PT. Perkebunan Nusantara III Medan  dilakukan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sumber rekrutmen  yang  dilakukan pada PT. Perkebunan Nusantara III Medan berasal dari dalam dan luar  perusahan yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Karyawan  yang direkrut dari dalam perusahaan merupakan karyawan yang sedang promosi  jabatan dan transfer jabatan sedangkan karyawan yang direkrut dari luar adalah  karyawan yang direkrut dari luar perusahaan karena alasan tertentu seperti ada posisi yang kosong dikarenakan pensiun dan dengan memenuhi syarat-syarat  yang telah ditentukan oleh pihak PT. Perkebunan Nusantara III Medan. Karyawan  yang direkrut dari luar perusahaan mengikuti on the job training yang tujuannya  untuk menyesuaikan diri karyawan dengan pekerjaan.
Survey awal yang dilakukan oleh peneliti, metode rekrutmen yang  dilakukan PT. Perkebunan Nusantara III Medan menggunakan metode terbuka  dan tertutup. Metode rekrutmen terbuka dipublikasikan ke masyarakat umum  melalui media cetak dan eletronik, diharapkan lamaran banyak masuk sehingga  kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas lebih besar.  PT.Perkebunan Nusantara III Medan juga menggunakan sistem rekrutmen yang  tertutup yang hanya diketahui oleh orang-orang yang tertentu saja. Sistem  rekrutmen tertutup sifatnya terlalu pribadi atau kekeluargaan. Metode tertutup  hanya diinformasikan kepada para karyawan atau orang-orang tertentu saja,  akibatnya  lamaran yang masuk relatif sedikit sehingga kesempatan untuk  mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sulit dan    proses penempatan yang dilakukan tidak sesuai dengan spesifikasi keahlian dalam  melakukan pekerjaan pada perusahaan tersebut.

Skripsi Manajemen:Pengaruh Sistem Rekrutmen Terhadap Penempatan Kerja Pada Kantor Direksi PT. Perkebunan
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download