Skripsi Manajemen:Pengaruh Perencanaan Strategis Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan


 BAB I PENDAHULUAN
 A.  Latar Belakang  Sumberdaya manusia adalah salah satu elemen utama yang menempati posisi  sangat strategis dalam organisasi, artinya unsur manusia memegang peranan penting  untuk menjalankan aktivitas guna pencapaian tujuan. Pengelolaan sumberdaya manusia merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap organisasi untuk menghasilkan  sumberdaya manusia yang berkualitas, loyal, dan berprestasi, yang kemudian menjadi  suatu bidang ilmu manajemen khs yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan program, aktivitas untuk mendapatkan  sumber daya manusia, mengembangkan, memelihara, dan mendayagunakannya, untuk  mendukung organisasi mencapai tujuan (Marihot, 2002:1).

 Penyiapan sumberdaya manusia  bagi suatu perusahaan dalam menghadapi  globalisaasi  bisa dengan  mengidentifikasi kebutuhan kerja,  serta mengembangkan  tenaga kerja itu menjadi berkualitas sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Oleh  karena itu perusahaan dituntut untuk membuat suatu perencanaan strategis sumberdaya  manusia yang mengedepankan langkah-langkah dan kebijakan serta program- program  perusahaan sebagai bahagian dari strategi untuk membawa sumberdaya manusia  perusahaan memiliki kompetensi, skill, dan sifat inovatif dalam melaksanakan pekerjaan  sehingga bisa adaptif  dengan visi, misi, dan tujuan organisasi yang dicanangkan  bersama.
 Pengelolaan tenaga kerja melalui perencanaan strategis sumberdaya manusia  bisa memunculkan berbagai variabel-variabel  untuk mendukung jalannya organisasi,  seperti variabel  nilai-nilai, keunikan  dan organisatoris, dimana wujudnya berupa  kemampuan inovatif dan dapat membuat keputusan saat menghadapi berbagai  perubahan, bekerja secara professional dan program-program yang berorientasi pada  daya saing serta efektifitas sehingga perencanaan strategis memiliki kontribusi  signifikan dalam memajukan organisaasi terutama kemajuan pada prestasi tenaga  kerjanya.
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan publik dan sebagai  salah satu bank pemerintah yang bergerak dalam bidang jasa keuangan ikut juga  menerima berbagai perubahan yang terjadi di  masa  datang. Melalui perencanaan  strategis yang telah dirumuskan, maka PT.  BNI (Persero) Tbk telah siap menghadapi  berbagai tantangan yang akan terjadi baik tantangan eksternal, internal dan profesional Perencanaan strategis tersebut berupa penyediaan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan  perusahaan, melakukan program pengembangan karyawan yang disesuaikan dengan  perkembangan situasi yang terjadi, adanya program jenjang karir yang menarik dan  pemberian kompensasi yang efektif. Sehingga sumberdaya manusia  yang ada dapat  memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan terutama dalam pencapaian tujuan.
Prestasi kerja karyawan merupakan hasil kerja dari seorang karyawan baik  kuantitas maupun kualitas dalam suatu perusahaan. Menurut Sulistiyani dan Rosidah  (2003:200) faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi karyawan yaitu:  a.  Pengetahuan, yaitu kemampuan yang dimiliki karyawan yang lebih berorientasi pada  intelegensi dan daya pikir serta penguasaan ilmu yang lebih luas yang dimiliki  karyawan.
b.  Keterampilan, yaitu kemampuan dan penguasaan teknis operasional yang di bidang  tertentu dimiliki karyawan.
c.  Abilities, yaitu kemampuan yang terbentuk dari sejumlah kompetensi yang dimiliki  oleh seorang karyawan.
d.  Attitude, yaitu suatu kebiasaan yang terpolakan.
Apabila karyawan telah menunjukkan prestasi yang luar biasa, maka perusahaan  memberikan penghargaan yang merupakan salah satu bentuk pengakuan yang diberikan Penghargaan merupakan pengakuan personal yang mencerminkan apresiasi yang murni  atas kerja yang telah mereka selesaikan dengan baik. Sistem penghargaan dimaksudkan  untuk meningkatkan kinerja karyawan dan bertujuan untuk memberikan dorongan yang  bersifat positif (Positive Reinforcement), sehingga diharapkan dapat meningkatkan  produktivitas melalui peningkatan motivasi kerja dan mendukung terciptanya suasana  kerja yang kondusif. Menurut Ghani (2003 : 109), kepada karyawan yang berprestasi  diberikan tugas dan tanggung jawab lebih besar/luas sebagai penghargaan terhadap  prestasi dan loyalitasnya. Sebaliknya, yang kurang berprestasi dibatasi kewenangannya.
PT. BNI (Persero) Tbk penghargaan diberikan kepada individu yang memenuhi syarat  tertentu yaitu kepada pekerja dengan memperhatikan pencapaian target kinerja yang  ditetapkan selama periode penilaian kinerja tertentu.
 Kinerja PT. BNI (Persero) Tbk sejak tahun 2006 sampai dengan tahun 2008  dapat ditunjukkan dalam tabel di bawah ini : Tabel1.
Jumlah dan Persentase Pencapaian Target Nasabah Penabung  Pada PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang  Tahun  Target (orang) Realisasi (orang) Persentase (%) 2006  13.957   14.369   102,9  2007  16.524   15.100   91,3  2008  17.365   14.755   84, Sumber : PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang  Tabel 1.
Jumlah dan Persentase Pencapaian Target Nasabah Peminjam  Pada PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang  Tahun  Target (orang) Realisasi (orang) Persentase (%) 2006  3.505   3.540   100, 2007  4.071   4.340   106  2008  4.991   3.386   67.
Sumber : PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang  Tabel 1.1 dan Tabel 1.2 menunjukkan pencapaian target jumlah penabung dan jumlah peminjam selama 3 tahun dimana pada tahun 2006 PT. BNI (Persero) Tbk mampu menarik nasabah penabung dan peminjam melebihi daripada target yang telah  ditentukan. Pada tahun 2007 terjadi kenaikan persentase pencapaian target nasabah  peminjam, tetapi hal sebaliknya terjadi pada jumlah nasabah penabung yang tidak  mencapai target. Dan pada tahun 2008 terjadi penurunan persentase pencapaian target  yang sangat drastis, terutama dari sisi jumlah nasabah peminjam yang kurang memenuhi  target sebanyak 32,2 %. Ini artinya indikator prestasi kerja secara kuantitas mengalami  kenaikan dan penurunan yang bervariasi. Penurunan yang sangat drastis terjadi pada   tahun 2008. Penurunan prestasi ini apakah juga disebabkan oleh kurang efektifnya  perencanaan strategis sumberdaya manusia yang telah dibuat? karena sebagaimana yang  telah dikemukakan sebelumnya bahwa pada PT. BNI (Persero) Tbk menyatakan  kesiapan melalui perencanaan strategis sumberdaya manusia yang dibuatnya, sehingga  akan meningkatkan  prestasi kerja karyawan yang pada akhirnya akan memberikan  kontribusi yang baik bagi  perusahaan.  Maka pentingnya perencanaan strategis  sumberdaya manusia bagi karyawan telah menarik perhatian penulis untuk mengetahui  bagaimana  sebenarnya  perencanaan strategis  sumberdaya manusia  yang dibuat perusahaan terhadap karyawan untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi dengan  melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Perencanaan Strategis Sumberdaya  Manusia dalam Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan pada PT. BNI (Persero) Tbk  Kantor Cabang ”.
B. Perumusan Masalah.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis merumuskan permasalahan sebagai  berikut : Bagaimana pengaruh perencanaan strategis Sumberdaya Manusiayang di  buat oleh perusahaan dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan ? C. Kerangka Konseptual.


Skripsi Manajemen:Pengaruh Perencanaan Strategis Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download