BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Perusahaan merupakan suatu
sistem yang diadakan dan dirancang untuk mencapai hal-hal yang tidak dapat dicapai individu
secara sendiri-sendiri. Dalam menghadapi persaingan bisnis perusahaan memerlukan tenaga
yang terampil dan berkompeten untuk
mendukung usaha perusahaan dalam melaksanakan berbagai tugas sehingga tercapai prestasi kerja yang tinggi dan
memudahkan pencapaian tujuan perusahaan.
Struktur organisasi yang baik di
dalam suatu organisasi berguna untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. Dalam
struktur organisasi terlihat adanya tugas, wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing
individu yang berasal dari dalam suatu
organisasi. Struktur organisasi menggambarkan pekerjaan yang akan dilaksanakan sebagai upaya pencapaian tujuan
organisasi.
Perusahaan sangat membutuhkan
karyawan yang memiliki prestasi kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada
pelanggannya. Pegawai merupakan salah satu
faktor yang menentukan keberadaan organisasi maka perhatian dan pembinaan terhadap pegawai sebagai pekerja adalah
penting, sebab kurangnya perhatian dan pembinaan
akan menimbulkan akibat yang pada akhirnya dapat mematikan organisasi.
Dalam pelaksanaan suatu pekerjaan
perlu diadakan hasil prestasi kerja yang telah dicapai pegawai. Kegiatan ini dimaksudkan
untuk mengukur hasil kerja masingmasing
kegiatan dalam rangka mengembangkan hasil kualitas kerja mereka.
Keberhasilan perusahaan sangat
ditentukan oleh karyawan yang produktif dan berprestasi dalam bekerja. Prestasi kerja
pegawai berkaitan dengan adanya hasil optimal
yang dapat dicapai dengan pekerjaan yang harus
dilakukan untuk menghasilkan sesuatu sesuai dengan yang
dikehendaki.
Prestasi kerja merupakan suatu
hasil kerja yang dicapai karyawan dalam melaksanakan
tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta
waktu (Hasibuan, 2007:94). Prestasi kerja
yang tinggi akan mendorong tingkat kinerja perusahaan secara umum.
Pencapaian prestasi kerja
karyawan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemampuan, minat melaksanakan pekerjaan,
peluang bertumbuh dan maju, tujuan yang
terdefinisikan dengan jelas, kepastian dengan apa yang diharapkan, umpan balik mengenai seberapa baik para karyawan mengerjakan tugasnya, dan kekuasaan mendapatkan sumberdaya guna menjalankan
pekerjaan serta pengawasan yang dilakukan
oleh pihak perusahaan.
Prestasi kerja yang tinggi pada
seorang karyawan akan bermuara pada kepuasan pelanggan. Selain itu, prestasi kerja karyawan
yang tinggi akan berpengaruh positif terhadap
kinerja organisasi secara keseluruhan.
Pekerjaan dapat diselesaikan
dengan baik karena ditentukan oleh deskripsi kerja.
Deskripsi kerja akan memberikan
ketegasan dan standar tugas yang harus dicapai oleh setiap karyawan, apabila deskripsi kerja
kurang jelas akan mengakibatkan karyawan kurang mengetahui tugas dan tanggung jawabnya,
hal ini mengakibatkan pekerjaan tidak
tercapai dengan baik.
Deskripsi kerja diartikan sebagai
proses menyebutkan tugas, tanggung jawab dari suatu pekerjaan (Mathis dan Jackson,
2006:214). Tugas-tugas perlu diketahui dengan jelas apa jenisnya, selanjutnya tanggung jawab
apa yang harus dipegang oleh seseorang
yang melakukan tugas tersebut, sehingga karyawan tidak melakukan kesalahan dengan adanya kejelasan-kejelasan
pekerjaan yang harus dilakukan karyawan.
Selain deskripsi kerja hal yang
perlu diperhatikan bagi sebuah perusahaan adalah pengawasan. Pengawasan merupakan hal yang
sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan
seperti yang dikemukakan oleh Usman (2001:400) yang mengatakan bahwa pengawasan merupakan proses pemantauan,
penilaian dan pelaporan rencana atas
pencapain tujuan yang telah ditetapkan untuk tindakan korektif guna penyempurnaan tugas lebih lanjut.
Pengawasan merupakan bagian
terakhir dari fungsi manajemen karena dapat mengetahui apakah ada penyimpangan dalam
pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dalam suatu perusahaan.
Pengawasan yang dilakukan oleh pihak manajemen terlaksana dengan
teratur terutama saat karyawan bekerja, memberikan perhatian, pengarahan, dan
petunjuk serta memperbaiki kesalahan-kesalahan yang
dilakukan oleh karyawan, maka karyawan
akan bersikap positif terhadap
pengawasan yang dilakukan oleh pihak manajemen (Handoko dalam Idris 2007:2).
Uraian diatas memperlihatkan
dengan jelas bahwa prestasi kerja akan tercapai apabila perusahaan membuat deskripsi kerja
yang jelas bagi setiap karyawan dan adanya
suatu pengawasan terhadap suatu pekrjaan. Prestasi kerja yang baik tidak terlepas dari kejelasan deskripsi kerja yang
diberikan kepada masing-masing karyawan
dan pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan terhadap karyawannya.
Dengan demikian deskripsi kerja
dan pengawasan dapat dijadikan bahan pemikiran dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan.
PT Pusaka Tradisi Ibu (atau
disingkat dengan nama PT PTI) merupakan sebuah perusahaan perseroan yang sedang berkembang
pesat. Perusahaan ini bergerak dalam industri
dan distribusi produk kosmetika dan merupakan pelopor perusahaan kosmetik yang membawa label halal pada produk yang
dihasilkannya. Dengan motto menjadi distributor
kosmetik yang terbaik bagi pelanggan. PT Pusaka Tradisi Ibusenantiasa menemani dan membantu dalam setiap hal mulai
merencanakan desain produk, proses pengolahan
sampai dengan menjual produk.
Beberapa prestasi yang telah
diperoleh PT Pusaka Tradisi Ibu adalah sebagai produk kosmetik dan kesehatan
yang telah mendapat sertifikat label halal dari MUI dari majalah medisina edisi 7, Penghargaan
Buss Alliense ISMBEA tahun 2008 dan The
Best Most Outstanding Make Up Artist, sponsor make up film Ketika Cinta Bertasbih dan acara televisi lainnya tahun
2009.
Jabatan yang terdapat pada PT
Pusaka Tradisi Ibudiantaranya Direktur, Manajer Operasional, Manajer Pemasaran,
Manajer Promosi, Manajer Produksi, Manajer Keuangan dan Akuntansi,
Auditor, Programmer, Administrasi, Gudang, Kolektor, Sales, Koordinator Beauty Advisor dan Supir.
Deskripsi kerja karyawan pada PT
Pusaka Tradisi Ibu berupa lembar panduan diberikan kepada karyawan pada saat karyawan
mulai menduduki suatu jabatan.
Pemberian lembar panduan ini
bertujuan untuk memperjelas tugas-tugas karyawan, tanggung jawab yang harus dipegang oleh
karyawan yang melakukan tugas tersebut, sehingga
karyawan tidak melakukan kesalahan dengan adanya kejelasan-kejelasan pekerjaan yang harus karyawan lakukan walaupun
terkadang ada karyawan yang tugasnya
merangkap. Penjabaran deskripsi kerja pada PT Pusaka Tradisi Ibu adalah sebagai berikut : Tabel 1.1 Deskripsi Kerja Jabatan Tugas dan tanggung jawab 1.Kepala Marketing atau kepala cabang Melakukan pengamatan terhadap
semua aktivitas karyawan dan menerima
laporan dan mengawasi setiap aktivitas divisi yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran
perusahaan.
Skripsi manajemen:Pengaruh Deskripsi Kerja Dan Pengawasan Terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT Pusaka
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
