Skripsi Manajemen:Analisis Sistem Rekrutmen Dan Imbalan Terhadap Kualitas Kerja Karyawan Pada Sumatera Eye Centre


 BAB I  PENDAHULUAN
 Latar Belakang Masalah   Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan hal yang sangat penting dalam  pencapaian tujuan perusahaan. Kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada  sejauh mana perusahaan mampu memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman dari  lingkungan ekstern dengan segala potensi  dari sumber daya yang dimiliki.
Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas merupakan kekayaan  (asset) yang tidak ternilai bagi perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus  berusaha memperoleh dan menempatkan tenaga kerja yang sesuai dengan bidang  keahliannya masing - masing agar tujuanperusahaan bisa diwujudkan. Untuk  mewujudkan kualitas kerja perusahaan perlu dilakukan perekrutan yang sesuai  dengan potensi Sumber Daya Manusia (SDM).

 Kualitas kerja pegawai di dalam perusahaan banyak sekali dipengaruhi oleh  berbagai faktor, beberapa diantaranya adalah sistem rekrutmen yang benar serta  imbalan yang sesuai. Tujuan dari setiap pegawai dalam bekerja adalah untuk  memperoleh penghasilan atau pendapatan yang diberikan perusahaan dalam bentuk  imbalan. Menurut Flippo (2001: 28), meskipun setiap organisasi berbeda pandangan  tentang standar dari kualitaskerja karyawan, tetapi pada intinya efektivitas dan  efisiensi menjadi ukuran yang umum. Kualitas kerja adalah suatu hasil yang dapat  diukur dengan efektivitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang dilakukan oleh Sumber  Daya Manusia (SDM) dalam mencapai tujuan atau sasaran perusahaan dengan baik  dan semaksimal mungkin. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mengacu pada  pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan kemampuan (ability). Kinerja  1   seseorang merupakan kombinasi dari kemampuan usaha dan kesempatan yang dapat  dinilai dari hasil kerjanya. Nilai penting dari penilaian kinerja adalah menyangkut  kualitas kerja pegawai yang diekspresikan dalam penyelesaian tugas-tugas yang  menjadi tanggung-jawabnya secara efektif dan efisien.
 Rekrutmen adalah proses mengumpulkan sejumlah pelamar yang  berkualifikasi, yang bagus untuk pekerjaan didalam suatu organisasi (Malthis, 2001:  26). Prinsip the right man on the right placeharus merupakan suatu pegangan bagi  manager personalia dalam menempatkan tenagakerja di dalam perusahaan. Kegiatan  yang termasuk dalam ruang lingkup rekrutmen adalah keseluruhan kegiatan dari  upaya penarikan pegawai, seleksi dan penempatan yang intinya memperoleh pegawai  yang berkualitas. Fungsi rekrutmen dalam perusahaan adalah merekrut staff atau  pegawai agar perusahaan dapat menjalankan usahanya secara berkesinambungan.
Kegagalan dalam melakukan perekrutan akan mempengaruhi kualitas kerja pegawai  yang selanjutnya menjadi penghambat bagi proses pencapaian tujuan perusahaan.
Proses perekrutan harus benar-benar dilakukan karenamenyangkut proses jangka  panjang dari tenaga kerja. Tidak hanya dalam sistem rekrutmen pegawai,  keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai suatu tujuan sangat ditentukan oleh  kemampuan pimpinan perusahaan dalam merencanakan tenaga kerja yang akan  dipakai agar potensi pegawai dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil yang  maksimal.
  Imbalan sangat penting bagi organisasiatau perusahaan yang mencerminkan  upaya organisasi atau perusahaan untuk mempertahankan sumber daya manusia  sebagai komponen utama dan merupakan komponen biaya yang paling penting.
Disamping pertimbangan tersebut, imbalan juga merupakan salah satu aspek yang  berarti bagi pegawai, karena bagi  pegawai besarnya imbalan dalam bentuk  kompensasi mencerminkan ukuran nilai karya diantara para karyawan itu sendiri,  keluarga dan masyarakat. Bila imbalan diberikan secara adil dan layak pegawai akan  termotivasi dan lebih terpusat untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi atau  perusahaan.
 Menurut Sulistiani dan Rosidah (2003: 206) imbalan merupakan konteks yang  lebih luas dari pemberian kompensasi. Imbalan meliputi seluruh paket keuntungan  yang disediakan organisasi kepada para anggotanya dan mekanisme-mekanisme serta  prosedur-prosedur dimana keuntungan-keuntungan ini dapat didistribusikan. Upah,  gaji, pensiunan, rekreasi (liburan) dan promosi jabatan yang lebih tinggi atau dengan  gaji yang lebih tinggi, tetapijuga termasuk berbagai pemberian imbalan lainnya  seperti jaminan kesehatan kerja, pemindahan kerja secara liberal pada posisi yang  lebih menantang atau pada posisi yang lebih mengarah pada pertumbuhan dan  perkembangan serta berbagai macam bentuk pengakuan pelayanan yang diperlukan.
 Imbalan yang layak dan wajar akanmendorong peningkatan kualitas kerja  dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Adanya kualitas kerja pegawai yang  tinggi secara otomatis mempengaruhi tingkat pencapaian tujuan perusahaan tersebut.
Perusahaan yang mempunyai pegawai dengan kualitas kerja dan berdaya guna tinggi  akan mendorong aktivitas operasional perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan  dan sasaran yang telah ditetapkan perusahaan.
 Sumatera Eye Centre (SMEC) merupakan jawaban dari tuntutan terhadap  permasalahan dan tanggung jawab publicpada kesehatan mata yang dapat  mengakomodir berbagai permasalahan dibidang kesehatan mata dan turut berperan  aktif dalam pembangunan di Propinsi Sumatera Utara, khsnya dikota Medan.
Dengan adanya klinik tersebut maka Sumatera Eye Centre (SMEC) dalam kegiatan  usaha pengobatan membutuhkan pegawai yang memiliki kualitas kerja yang baik.
Sumatera Eye Centre (SMEC) sejak mulai awal tahun 2007 merekrut pegawai  tidak secara langsung. Sumatera Eye Centre (SMEC) menggunakan jasa perusahaan  outsoursching. Perusahaan  outsourschingadalah perusahaan jasa yang bergerak  dalam bidang penyedia dan penyalur tenagakerja dengan ikatan kerja kontrak.
Sumatera Eye Centre (SMEC) melakukan kerja sama dengan perusahaan  outsourschinguntuk merekrut pegawainya. Perusahaan outsourschingmelakukan  seluruh tahap rekrutmen karyawan mulai dari tahap seleksi berkas wawancara awal  dengan perusahaan outsoursching, tahap psikotes dan tahap tes kesehatan. Untuk  tahap wawancara akhir, Sumatera Eye Centre (SMEC) melakukan secara langsung.
Perusahaan outsourschingyang bekerja sama dengan Sumatera Eye Centre (SMEC)  adalah Psiko Utama.
Berdasarkan survei awal yang penulislakukan pada Sumatera Eye Centre  (SMEC), penulis melihat bahwa jumlah pegawai outsourschingcukup banyak. Tabel  1.1 menunjukan data jumlah pegawai outsourschingSumatera Eye Centre (SMEC)  tahun 2007-2009 :  Tabel 1.1  Data Jumlah Pegawai Outsoursching Sumatera Eye Centre (SMEC)  Tahun 2007-2009  Tahun  Jumlah Karyawan  2007  12 orang   2008  15 orang  2009  20 orang  Sumber: Bagian Personalia Sumatera Eye Centre (SMEC)  (2009)   Tabel 1.1 menunjukkan bahwa dariTahun 2007-2009 jumlah pegawai  Sumatera Eye Centre (SMEC) yang direkrut melalui perusahaan outsoursching semakin meningkat setiap tahun. Pegawai yang direkrut menduduki posisi sebagai  frontlineryaitu Customer Service dan Administrasi.


Skripsi Manajemen:Analisis Sistem Rekrutmen Dan Imbalan Terhadap Kualitas Kerja Karyawan Pada Sumatera Eye Centre
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download