BAB I PENDAHULUAN
I.1.
UMUM Analisis stuktur biasanya
dilakukan dengan asumsi
bahwa tegangan yang terjadi pada
suatu struktur masih
terletak dalam batas
elastis, dan defleksinya
kecil.
Dengan
analisis ini, sebagian
besar dari struktur
tersebut akan bertegangan
rendah, mengakibatkan pemborosan.
Untuk mengatasi hal
ini, dikembangkan konsep
teori plastis pada tahun 1930.
Karena relatif lebih sederhana, konsep ini banyak digunakan.
Beban
kerja dihitung dan
dikalikan dengan faktor
keamanan tertentu dan
elemen struktur direncanakn
berdasarkan kekuatan runtuh,
nama lain dari
metode ini adalah perencanaan batas ( limit design) dan
perencanaan runtuh ( collapse design).
Metode
plastisitas dapat dikategorikan
ke dalam dua
bagian, yaitu Teori Plastisitas dan
Desain Plastisitas. Teori
Plastisitas sering disebut
dengan Analisis Plastisitas.
Dalam Teori Plastisitas,
yang ditentukan adalah
beban ultimate (
beban plastis ) untuk struktur
tertentu dimana momen plastis
penampangnya telah diketahui atau
sebaliknya. Sedangkan dalam Desain Plastisitas, beban – beban yang bekerja
telah diketahui dan
yang akan ditentukan
adalah ukuran elemen
– elemen struktur
agar mempunyai kekuatan elemen
yang cukup.
Dalam
metode plastisitas, suatu
struktur dianalisis hingga
mencapai batas keruntuhan,
jika kondisi keruntuhan
telah dicapai akan
dipenuhilah tiga keadaan berikut: a.
Kondisi leleh (yield
condition), merupakan pernyataan
dari sifat deformasi
plastis, dimana pada
saat runtuh, momen
dalam dari suatu struktur
tidak ada yang melampaui momen plastisnya.
b.
Kondisi keseimbangan (equilibrium
condition) menghendaki momen lentur
dalam harus seimbang dengan momen luar yang bekerja.
c.
Kondisi mekanisme (mechanism
condition) akan terjadi
bila jumlah sendi plastis dalam struktur telah cukup untuk
mengubah sebagian atau seluruh struktur
tersebut ke dalam kondisi mekanisme keruntuhannya.
Dalam
Tugas Akhir ini,
akan membahas perhitungan
suatu plat dengan metode
Yield Line Plastis.
Metode Yield line
ini merupakan metode
yang menggunakan analisis
secara pendekatan untuk menentukan
kapasitas beban ultimate suatu plat, Metode ini juga memperhitungkan
suatu plat yang kompleks dalam hal ini plat yang
memiliki kondisi batas
yang berbeda dan
juga berbagai jenis
pembebanan yang diberikan
menjadi lebih sederhana
dan lebih mudah
dan juga metode
ini erat kaitannya dengan keruntuhan plastis.
Metode
ini memberikan cara
yang lebih mudah
dan lebih cepat
dalam mendesain, ,merangcang
suatu plat, lebih
simpel dan ekonomis,
hal ini dikarenakan metode
ini memperhitungkan beban
ultimate. Perencanaan plat
dengan metode Yield line
ini merupakan rancangan yang kuat dan telah terbukti secara teknis.
I.2. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan dari Tugas Akhir ini
adalah untuk 1. Mengitung
beban ultimate yang
dapat dipikul oleh
plat dengan metode yield line plastis dan finite element method 2.
Membandingkan hasil perhitungan
plat dengan metode
yield line plastis dan metode finite element method 3.
Menghasilkan kesimpulan yang
dapat menuntun pembaca
dalam memilih metode yang lebih efisien dan ekonomis dalam
melakukan perhitungan di masa yang akan
datang.
I.3.
PEMBATASAN MASALAH Yang menjadi
batasan masalah adalah: 1. Plat yang akan dibahas adalah plat beton 2.
Gaya yang diperhitungkan adalah
gaya – gaya vertikal yang bekerja pada plat 3. Dalam melakukan analisa beton dianggap
isotropis 4. Dalam
melakukan analisa yang
dibahas hanyalah perhitungan
momen maksimum dari tiap plat 5.
Dalam melakukan analisis plastis digunakan cara pembuktian teoritis 6.
Dalam melakukan analisis
secara FEM elemen
segiempat tidak akan menggunakan
perhitungan secara manual melainkan menggunakan bantuan program SAP 200 I.4.
METODOLOGI PEMBAHASAN Metode yang
digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah studi literatur yaitu
dengan mengumpulkan data-data
dan keterangan dari
buku-buku yang berhubungan
dengan pembahasan pada
tugas akhir ini
serta masukan-masukan dari dosen
pembimbing.
I.5.
SISTEMATIKA PEMBAHASAN Sistematika Pembahasan
ini bertujuan untuk
memberikan gambaran secara garis besar isi setiap bab yang dibahas pada
Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut: BAB
I. PENDAHULUAN Bab ini berisi latar
belakang masalah, tujuan penulisan, pembatasan masalah, sistematika pembahasan dari tugas akhir ini.
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA Bab
ini berisi uraian
tentang teori Yield
Line, FEM, dan
SAP 2000 dalam perhitungan
pada plat BAB III. APLIKASI Bab ini berisi jenis – jenis plat yang akan
ditinjau, dan perhitungannya dengan metode plastis
secara manual dan
dengan FEM dalam
hal ini dibantu
dengan menggunakan program SAP
2000 BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN Bab
ini berisikan kesimpulan
yang dapat diambil
dari seluruh pengerjaan tugas
akhir ini dengan
menitikberatkan pada perhitungan
plat jika dihitung
dengan metode yield line plastis
dibangdingkan dengan finite element metho
Skripsi Civil Engineering:Perhitungan Plat dengan Metode Yield Line Plastis Dibandingkan dengan Finite Element Method
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
