BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Indonesia
merupakan negara kelautan (maritim) yang mempunyai sumber kekayaan mineral yang berlimpah, salah satunya
adalah batu kapur, sangat berpotensi untuk
menjadi negara penghasil kalsium klorida dalam kapasitas besar. Batu kapur adalah
batuan sedimen yang terdiri dari kalsium karbonat (CaCO3) dalam
bentuk kalsit mineral. Batuan ini paling sering terbentuk di perairan laut yang
dangkal. Ini biasanya merupakan batuan sedimen organik yang terbentuk dari akumulasi cangkang hewan,
karang, alga dan puing-puing (Amethyst, 2010).
Kalsium klorida dapat dihasilkan
dari bahan baku batu kapur dengan penambahan
asam klorida (HCl). Batu kapur digunakan dalam pembuatan kalsium klorida karena batu kapur mengandung kalsium
dengan kadar yang paling tinggi yaitu sebesar
98,9% (Russell, 2007). Bahan baku batu kapur di Indonesia juga tersedia dalam jumlah yang banyak dan tersebar hampir merata
di seluruh Indonesia.
Kalsium klorida (CaCl2) merupakan
salah satu jenis garam yang mudah larut dalam
air dan bersifat higroskopis, sehingga kalsium klorida amat luas penggunaannya dalam industri. Senyawakalsium klorida (CaCl2)
adalah senyawaionik yang terdiri dari unsur kalsium(logam alkali)dan klorin.
Senyawa ini bersifat padat pada suhu kamar, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak beracun, sehingga
dapat digunakan secara ekstensifdi
berbagai industri dan aplikasi diseluruh dunia.
Kalsium klorida umumnya digunakan
sebagai zat pengering (dessicant), zat pencair
es (de-icing), zat aditif dalam industri makanan, zat aditif dalam pemrosesan plastik dan pipa, sebagai sumber ion kalsium
dan dapat digunakan dalam bidang kedokteran
(Scribd, 2010). Sebanyak 40% konsumsi kalsium klorida adalah sebagai zat pencair es (de-icing), 20% untuk mengendalikan
debu di jalanan pada saat musim panas, 20% untuk proses industri, khsnya, dalam industri makanan, indutri pemrosesan plastik, pipa dan semen, 10% digunakan dalam pengeboran minyak dan gas, 5% untuk pembuatan beton dan 5%
untuk kegunaan – kegunaan lainnya (Ahfiladzum, 2011).
Kemampuan kalsium klorida untuk menyerap
banyak cairan merupakan salah satu
kualitas yang membuatnya begitu serbaguna. Zat ini bekerja jauh lebih efisien daripada natrium klorida dalam hal mencairkan
es. Kalsium klorida juga dapat digunakan
dalam sejumlah aplikasi lain. Misalnya sebagai sumber ion kalsium untuk mengurangi erosi beton di dalam kolam renang,
untuk mengeringkan rumput laut sehingga
dapat menghasilkan abu soda dan untuk keperluan medis (Ahfiladzum, 2011).
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, kebutuhan kalsium klorida di
Indonesia mengalami kenaikan sekitar 6%
setiap tahunnya. Hal ini dapat dilihat dari Tabel 1.1 berikut (Badan Pusat
Statistik, 2011): Tabel 1.1 Kebutuhan
Kalsium Klorida di Indonesia Tahun Nominal ( USD ) Jumlah ( kg ) 2006 2.827.818
11.749.
3.364.
4.335.
13.372.
14.143.
2010 4.272.970 15.658.347 15.733.288
4.475.
Karena kegunaan kalsium klorida
sebagai bahan baku maupun sebagai bahan penunjang
pada sektor industri di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Sementara itu, kebutuhan akan kalsium klorida masih
diimpor dari negara-negara lain, maka pabrik pembuatan kalsium klorida dari batu kapur
perlu untuk didirikan.
1.2 Perumusan Masalah Kebutuhan kalsium klorida
di Indonesia belum dapat terpenuhi, dan di Indonesia belum berdiri pabrik yang memproduksi kalsium
klorida, sehingga untuk menanggulangi
kebutuhan kalsium klorida di dalam negeri maka pabrik pembuatan kalsium klorida perlu untuk didirikan.
1.3 Tujuan Pra rancangan pabrik pembuatan kalsium
klorida ini bertujuan untuk menerapkan disiplin ilmu Teknik Kimia, khsnya
pada mata kuliah Perancangan Pabrik
Kimia, Perancangan Proses Teknik Kimia, Teknik Reaktor dan Operasi Teknik Kimia sehingga akan memberikan gambaran kelayakan pra rancangan pabrik pembuatan kalsium klorida.
Tujuan lain dari pra rancangan pabrik
pembuatan kalsium klorida ini adalah untuk
memenuhi kebutuhan kalsium klorida dalam
negeri yang selama ini masih diimpor
dari negara lain dan selanjutnya dikembangkan untuk tujuan ekspor. Selain itu, diharapkan dengan berdirinya pabrik ini akan
memberi lapangan pekerjaan dan memicu peningkatan
produktivitas rakyat yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
1.4 Manfaat Pra rancangan pabrik pembuatan kalsium klorida
bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai pabrik kalsium klorida sebagai
intermediet sehingga dapat dijadikan
referensi untuk pendirian suatu pabrik kalsium klorida. Pra rancangan pabrik ini juga memberikan manfaat bagi perguruan
tinggi sebagai suatu karya ilmiah yang dipergunakan
sebagai bahan acuan, masukan serta bahan perbandingan dalam riset dan pengembangan studi di kalangan akademis.
Skripsi Chemical Engineering:Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Kalsium Klorida Dari Batu Kapur Dan Asam Klorida Dengan Kapasitas Produksi 30.000tonTahun
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
