Skripsi Secretary:Sistem Kearsipan Pada PT. Perkebunan Nusantara IV


 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Perkembangan umum dan teknologi sangat pesat dewasa ini. Hal ini tentu  berpengaruh terhadap kemajuan bisnis di sektor pemerintah maupun swasta.
Mereka bersaing untuk meningkatkan profesionalisme di perkantoran, perbankan,  perhotelan, asuransi, dunia pendidikan, dan lain-lain. Perkembangan ini menuntut  manusia untuk bertindak cepat dan efisien dalam segala bidang. Oleh karena itu,  memajukan suatu usaha diperlukan dukungan manajemen yang tepat, dan untuk  mengelolanya diperlukan informasi yang teliti, tepat dan cepat.
Salah satu sumber informasi yang memegang peranan penting adalah  kearsipan, yang merupakan salah satu jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan  berbagai kantor baik kantor pemerintah  maupun swasta ialah pekerjaan  menyimpan warkat, arsip atau dokumen. Di perkantoran, arsip-arsip tersebut  diperlukan untuk membantu pelayanan langganan atau informasi secara manual  atau komputer. Yang terpenting data dan informasi yang diperlukan untuk  pelayanan ditemukan dengan cepat dan benar.

Kegiatan ini lebih dikenal dengan istilah administrasi kearsipan atau  kearsipan. Kearsipan mempunyai peranan yang sangat penting dalam administrasi  dan juga kesekretariatan yakni sebagai pusat ingatan dan sumber informasi dalam  rangka melakukan kegiatan perencanaan, penganalisisan, rumusan, kebijaksanaan,  
 Repository ©  pengambilan keputusan, pembuatan laporan, penilaian, pengendalian, dan  pertanggungjawaban setepat-tepatnya.
Perkembangan teknologi dalam bidang administrasi dan manajemen yang  semakin kompleks pada masa sekarang dan sejalan dengan bidang kearsipan.
Bidang kearsipan tidak pernah tinggal diam, sebab arsip sebagai ingatan, sumber  informasi, sumber sejarah atau bahkan bukti sejarah di kemudian hari karena  merupakan faktor yang tidak dapat di tinggalkan dalam menunjang kemajuan di  bidang manajemen perkantoran dan administrasi.
Meskipun kearsipan mempunyai peranan penting di dalam administrasi  dan kesekretariatan tetapi masih terdapat (pemerintah ataupun swasta) yang tidak  melakukan penataan arsip dengan baik. Di samping itu, masih banyak dijumpai  arsip-arsip yang ditumpuk di dalam gudang, sehingga arsip mudah dan cepat  rusak serta sulit untuk ditemukan kembali apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Beberapa faktor yang menyebabkan kantor-kantor belum atau tidak  melakukan penataan arsip sebagaimana semestinya antara lain adalah kurang  adanya kesadaran pegawai khsnya pimpinan kantor sendiri akan pentingnya  arsip di dalam kesekretariatan. Kemungkinan faktor lain adalah tak tersedianya  sumber daya manusia (SDM) dalam bidang kearsipan.
Kearsipan sebagai salah satu kegiatan perkantoran merupakan hal yang  sangat penting dan tidak mudah. Hal ini harus dikelola secara terencana dan  mendasar serta professional, sebab keunggulan pada bidang kearsipan akan sangat  membantu tugas pimpinandan membantu mekanisme kerja pegawai dan instansi  yang bersangkutan.

 Repository ©  Salah satu tugas yang harus dikerjakan oleh seorang sekretaris ialah  menyimpan berkas, warkat, surat atau arsip secara teratur, rapi dan sistematis,  agar berkas, warkat, surat mudah ditemukan kembali bila sewaktu-waktu  pimpinan memerlukannya, maka dapat dikatakan bahwa kunci pokok dari suatu  organisasi terletak pada penyelenggaraan arsip yang sederhana, sistematis dan  efisien. Apabila pelaksanaan sistem kearsipan itu dilaksanakan dengan baik, sudah  tentu tidak akan terjadi kekeliruan administrasi di dalam kantor itu sendiri.
Dengan mengetahui kegunaan arsip bagi perusahaan atau organisasi begitu  pentingnya maka penulis ingin sekali mengetahui lebih banyak lagi dan lebih  akurat mengenai sistem kearsipan pada perusahaan atau organisasi yang  bersangkutan.
Berdasarkan uraian diatas maka latar belakang penulis memilih judul  “Sistem Kearsipan Pada PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan”  adalah penulis ingin mengetahui sistem kearsipan suatu perusahaan atau  organisasi, di samping itu bahwa kearsipan dalam perusahaan sangat penting  kedudukannya sebagai pendukung kegiatan kesekretariatan.
B.  Perumusan Masalah Dalam kearsipan  tidak semua sistem dapat menghasilkan pelaksanaan kegiatan secara efektif dan efisien, sehingga perusahaan harus memilih sistem  yang paling sesuai untuk diterapkan. Karenanya dalam skripsi minor ini akan  dikemukakan masalah sebagai berikut :  
 Repository ©  Bagaimana Sistem Kearsipan Yang Diterapkan Pada PT. Perkebunan Nusantara  IV (Persero) Medan.
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan penelitian  Adapun yang menjadi tujuan penelitian dalam penelitian sistem kearsipan ini  adalah : 1.  Untuk mengetahui secara langsung masalah-masalah yang dihadapi dalam  pelaksanaan kegiatan kearsipan yang diterapkan Pada PT.Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.
Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah : 1.  Bagi perusahaan  Dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan yang mungkin berguna untuk  mendukung kelancaran kegiatan-kegiatan perusahaan khsnya dibidang  kearsipan dan sebagai masukan bagi perusahaan untuk mengetahuinya kelemahan dari sistem kearsipan yang digunakan, maka perusahaan itu dapat  memperbaiki sistem yangsudah ada menjadi lebih baik.
2.  Bagi Penulis Untuk menambah dan memperluas wawasan dibidang kearsipan dalam bentuk  nyata, sehingga dapat dijadikan bahan perbandingan antara teori dan praktek.

 Repository ©  3.  Bagi Masyarakat Umum Sebagai tambahan informasi dan menambah wawasan bagi  para pembaca  terhadap kearsipan dalam perusahaan.
D. Metodologi Penelitian 1.  Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di kantor Perkebunan Nusantara IV (Persero)  Medan terletak di jalan Letjend. Suprapto No. 2 Medan. Pada tanggal 21 April  s/d 21 Mei 2008.
2.  Jenis Data  a.  Data Primer (Primary Data) Data Primer  adalah data dan informasi yang diperoleh langsung dari  kantor atau perusahaan yang menjadi objek penelitian. Data dan informasi  yang diperoleh merupakan data sebagai bahan perbandingan dengan data  informasi yang diperoleh dari penelitian kepustakaan.
b.  Data Sekunder Data sekunder adalah data dan informasi yang diperoleh dari suatu  lembaga dengan cara membaca buku-buku, mempelajari literature, atau  sumber-sumber informasi lain yang ada hubungannya dengan pokok  pembahasan.


Skripsi Secretary:Sistem Kearsipan Pada PT. Perkebunan Nusantara IV
Download lengkap Versi PDF