Skripsi Mathematics:Modifikasi Penakar Hujan Otomatis Tipe Tipping Bucket Dengan Hall Effect Sensor ATS276


BAB I  PENDAHULUAN  
1.1 Latar Belakang  Peranan  air  dalam  kehidupan  sangat  besar.  Air  yang  berasal  dari  hujan  merupakan  fenomena alam yang paling penting bagi terjadinya kehidupan di bumi, karena tanpa  adanya  air  hujan,  maka  siklus  hidrologi  berubah  dan  keseimbangan  bumi  akan  terganggu.  Di  sisi  lain  adanya  perubahan  iklim  secara  global  mengakibatkan  perubahan  musim  yang  cukup  signifikan  baik  secara  lokal  maupun  regional.  Faktor  curah hujan yang tinggi merupakan salah satu faktor utama penyebab banjir pada saat  musim  penghujan.  Wilayah  Indonesia  merupakan  daerah  tropis  yang  mempunyai  curah hujan sangat tinggi.
Dari uraian di atas, kita mengetahui bahwa manfaat air hujan sangatlah penting  bagi  kehidupan.  Namun,  di  lain  pihak  kita  belum  mampu  mengamati  fenomena  banyaknya  curah  hujan  yang  terjadi  pada  suatu  tempat  secara  otomatis  dan  tercatat  dalam  sebuah  database  sehingga  data  curah  hujan  belum  bisa  dimanfaatkan  secara  optimal.

Alat pengukur curah hujan merupakan alat untuk mengukur curah hujan yang  terjadi pada suatu daerah baik pedesaan, kecamatan, ataupun propinsi yang mengacu  pada  standar  WMO  (World  Metrological  Organization).  Curah  hujan  dapat  diukur  dengan alat penakar curah hujan otomatis atau manual. Dengan menggunakan panakar  hujan  yang  bekerja  secara  manual,  maka  pengambilan  data  juga  dilakukan  secara  manual. Data yang diperoleh merupakan kumpulan curah hujan selama selang waktu  tertentu  dan  dilakukan  secara  terus  menerus.  Ini  menyebabkan  tidak  diketahui  jam  berapa terjadinya hujan pada suatu hari karena data yang didapat merupakan data rata – rata.
Solusi  dari  masalah  ini  adalah  pembuatan  alat  pengukur  curah  hujan  dengan  menggunakan  hall  effect  sensor  yang  secara  otomatis  dapat  menghitung  dan  menyimpan data curah hujan, sehingga dapat diketahui kapan waktu turunnya hujan  dan kapan saat tidak ada hujan dari data yang tersimpan.  Dengan adanya alat penakar  Universitas Sumatera Utara hujan  otomatis  ini  sangat  membantu  perolehan  data  curah  hujan  diluar  jam  pengamatan  manual  dan  diharapkan  data  yang  diperoleh  semakin  akurat  dan  benar.
Dengan  sistem  pengamatan  cuaca  otomatis  ini  data  akan  tersimpan  dalam  bentuk  digital.  Dengan  data  pengamatan  dalam  bentuk  digital  akan  memudahkan  sistem  penyimpanan data dan pengiriman data.
1.2 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini mencakup:  1.  Pembahasan  tentang  Modifikasi  Penakar Hujan Otomatis  berbasis Hall Effect  Sensor IC ATS276  menggunakan sensor magnet pada tipping bucket.
2.  Pembahasan Hall Effect Sensor IC ATS 276 sebagai pusat kendali inputan dan  outputan pada proses Rancangan Penakar Hujan Otomatis.
3.  Komputer  sebagai  tampilan  dari  hasil  pemrosesan  sensor  digital  yang  ditampilkan  dalam  bentuk  huruf  dan  angka  dengan  menggunakan  software  Visual Basic 6.0 serta dapat sebagai media penyimpanan ( storage ) data.
1.3 Tujuan Penelitian  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memodifikasi  sebuah    prototipe  alat  penakar  hujan  otomatis  berbasis  Hall  Effect  Sensor  IC  ATS  276  yang  dapat  menampilkan output data berupa banyaknya curah hujan yang  ditampilkan  pada layar  dan disimpan pada komputer.
1.4 Manfaat Penelitian  Manfaat dari  pekerjaan modifikasi  prototipe alat  penakar hujan otomatis  berbasis  Hall Effect Sensor IC ATS 276 ini adalah : 1.  Untuk  mempermudah  pengamat  dalam  melakukan  pengamatan  curah  hujan  yang selama ini dilakukan dengan cara konvensional / manual menjadi sistem  otomatis.
2.  Diperoleh  data  curah  hujan  real  time  yang  dapat  diperoleh  dengan  melihat  database pada penyimpanan logger data  penakar hujan otomatis  jenis tipping  bucket.
3.  Diperoleh data intensitas curah hujan pada waktu kejadian tertentu.
Universitas Sumatera Utara 1.5 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian  dilaksanakan  pada  Mei  -  Agustus  2013  di  Stasiun  Klimatologi  Klas  I  Sampali – Medan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
1.6 Alat dan Bahan Komponen yang digunakan untuk penelitian ini adalah : 1.  Hall Effect Sensor IC 276; 2.  Rangkaian Pengolah Sinyal (IC 4047; 4066);  3.  Rangkaian driver, untuk menyambungkan semua peralatan; 4.  Seperangkat  PC,  digunakan  untuk  menampilkan  hasil  dari  sensor  &  untuk  penyimpanan data.
1.7  Metode Penelitian  Untuk  mencapai  tujuan  dari  penelitian  ini,  penulis  menerapkan  metode  eksperimental sebagai berikut ; 1.  Pengumpulan  peralatan  dan  bahan,  yaitu  menyediakan  peralatan  elektronika  seperti  perlengkapan  elektronik,  personal  komputer  /  laptop  serta  pengumpulan  bahan-bahan kerja seperti komponen elektronika beserta PCB, seperangkat sensor  hujan tiping bucket dan software bahasa pemograman tingkat tinggi Visual Basic  6.0.
2.  Studi  Kepustakaan,  yaitu  mempelajari  buku-buku  penunjang,  literatur  dan  khususnya yang berhubungan dengan pokok penelitian.
3.  Eksperimen,  yaitu  melakukan  pembuatan  perangkat  keras  dan  perancangan  perangkat lunak (aplikasi program) beserta penulisan script program.
4.  Implementasi dan kalibrasi alat dengan penakar hujan manual/observatorium.
1.8  Sistematika Penulisan  Agar  pembahasan  dalam  skripsi  ini  lebih  terstruktur  dan  mudah  dipahami,  penulis  membuat sistematika pembahasan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN  Universitas Sumatera Utara Dalam  Bab  membahas  latar  belakang  penelitian,  batasan  masalah  penelitian,  tujuan  penelitian,  manfaat  penelitian,  tempat  dan  waktu  penelitian,  alat  dan  bahan penelitian, metode penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI  Landasan  teori,  dalam  bab  ini  menguraikan  pembahasan  teori-teori,  metode  dan hal-hal yang terkait menjelaskan tentang teori pendukung yang digunakan  untuk pembahasan dan cara kerja dari rangkaian.  Teori pendukung itu antara  lain  tentang  sensor  ATS276,  bahasa  program  yang  digunakan,  serta  karekteristik dari komponen-komponen pendukung.
BAB III SISTEM KERJA RANGKAIAN  Pada  bab  ini  akan  dibahas  sistem  kerja  rangakian,  yaitu  diagram  blok  dari  rangkaian, skematika dan masing-masing rangkaian.


Skripsi Matematika:Modifikasi Penakar Hujan Otomatis Tipe Tipping Bucket Dengan Hall Effect Sensor ATS276
Download lengkap Versi PDF