BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Dalam perekonomian
modern, laporan keuangan yang merupakan hasil akhir proses akuntansi berperan sebagai media
penting yang bertujuan untuk menyediakan
informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi
sejumlah besar pemakai dalam pengambilan
keputusan. Tidak semua laporan keuangan yang disusun menyediakan semua informasi yang mungkin
dibutuhkan pemakai dalam pengambilan
keputusan ekonomi karena tidak mengambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu.
Untuk menutupi kelemahan tersebut, diperlukan analisis lebih lanjut terhadap laporan keuangan. Hasil analisis ini
dapat memberikan informasi untuk maksud
diagnosa, evaluasi, prediksi keadaan ekonomi perusahaan. Alat yang biasa digunakan dalam analisis ini adalah
Rasio Keuangan. Yang biasa digunakan dalam
analisis ini terdiri dari tiga jenis, yaitu : Rasio Neraca, Rasio Laba Rugi, dan Rasio Laba Rugi/ Neraca.
Margin Kotor merupakan salah satu
rasio laba rugi. Margin Kotor (Gross Margin)
berbeda dengan Laba Kotor (Gross Profit). Bila Laba Kotor merupakan hasil pengurangan Harga Pokok Penjualan dari
Total penjualan, maka Margin Kotor
merupakan rasio dari laba kotor terhadap penjualan Percetakan PT. Medan Graindo merupakan salah
satu percetakan koran yang turut aktif
melaksanakan penyebaran informasi melalui media berupa koran, dalam menjalani perannya percetakan PT. Medan Graindo
memiliki usaha memproduksi atau mencetak
koran seperti ; Posmetro Medan, Posmetro Siantar, dan Sumut Pos yang tersebar dikota Medan. Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan, ketiga margin kotor koran
tersebut mengalami fluktuasi. Berikut data
margin kotor dari tiga surat kabar yang dicetak oleh PT. Medan Graindo Tabel 1.
Data Margin Kotor Pos metro
Medan, Metro Siantar dan Sumut Pos Margin
Kotor (%) (%) (%) (%) (%) Sumut Pos Posmetro Medan Posmetro Siantar -82, 42, --60,
61, -541, -87, 57, -109.
-102, 47, -85, -63, 44, -62, Sumber
: Olahan PT. Medan Graindo Berdasarkan data margin kotor yang di peroleh penulis, persentase Posmetro Medan, Metro Siantar dan Sumut Pos
mengalami perubahan. Di tahun 2002
Posmetro medan mempunyai persentase margin kotor sebesar 42,97 % sedangkan pada
tahun 2003 mengalami kenaikan sebesar 61,12 %. Pada tahun 2004 presentasenya mengalami penurunan sebesar
57,58% hal yang sama juga terjadi
ditahun 2005 dan 2006 mengalami penurunan sebesar 47,94% dan 44,89%.
Tahun 2003 pada Posmetro Siantar mempunyai
presentase margin kotor sebesar -541,4%
dan dibandingkan pada tahun 2004 sebesar -109,4% artinya margin kotor Posmetro Siantar mengalami
kenaikan. Di tahun berikutnya yaitu tahun
2005 presentase margin kotor Posmetro
Siantar mengalami kenaikan sebesar
-85,14% dan tahun 2005 presentasenya
juga mengalami kenaikan sebesar -62,58%.
Hal yang sama juga di alami koran Sumut Pos, di awal tahun 2002 mempunyai presentase margin kotor sebesar -82,47% dan tahun 2003 presentasenya mengalami kenaikan sebesar
-60,38% dibandingkan tahun 2004 yang
mempunyai presentase -87,58% yang mengalami penurunan. Sedangkan di tahun 2005 dan tahun 2006 koran Sumut Pos
mengalami penurunan dan kenaikan presentase
yaitu sebesar -102,08 % dan 63,24% Salah satu yang mempengaruhi margin kotor
suatu produk adalah Harga Jual Produk
tersebut. Adanya hubungan antara harga jual produk tersebut memberi pengertian bahwa perubahan harga jual
produk dapat mengakibatkan perubahan
pula dalam margin kotornya.
Berdasarkan data margin kotor
Posmetro medan, Posmetro Siantar, dan Sumut
Pos tersebut, maka melalui penulisan skripsi ini, penulis ingin mengetahui seberapa besar pengaruh harga jual produk
percetakan PT. Medan Graindo terhadap
margin kotor produk tersebut, sehingga penulis membahasnya dalam skripsi yang berjudul : ”Pengaruh Harga Jual Produk Terhadap Margin Kotor (Gross Margin) pada Percetakan PT. Medan
Graindo” B. Batasan dan Perumusan
Masalah 1. Batasan Masalah Di sini
penulis membatasi masalah yang diteliti, penelitian ini difokuskan pada satu produk saja, melihat variasi atau
jenis koran dipercetakan PT. Medan Graindo yang paling banyak penjualannya 2. Perumusan Masalah Sesuai dengan Latar
Belakang Masalah Penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Apakah Harga jual koran Posmetro Medan berpengaruh secara signifikan terhadap Margin Kotornya pada percetakan PT.
Medan Graindo? C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan
penelitian : Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara Harga Jual produk Posmetro Medan pada Percetakan PT. Medan
Graindo terhadap Margin Kotor produk
tersebut.
Download lengkap Versi PDF
