Skripsi Mathematics:Penerapan Metode Ceksum MD5 Pada Aplikasi Antivirus Menggunakan Visual Basic 6.0


 BAB 1  PENDAHULUAN
 Pada bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang penulisan tugas akhir, identifikasi  masalah, ruang lingkup masalah, maksud dan tujuan penulisan tugas akhir, metode penelitian  dan sistematika penulisan.
1.1 Latar Belakang  Seiring dengan pesatnya perkembangan penggunaankomputer sebagai alat bantu manusia di  berbagai bidang kehidupan, semakin besar pula jenis software yang digunakan. Virus  komputer merupakan salah satu software komputer yang menjadi ancaman bagi keamanan  sistem komputer. Virus komputer sebagai salah satu jenis infeksi elektronik, dapat  menyebabkan kerusakan pada sistem komputer yang diserangnya.  Para user yang  komputernya diserang oleh virus merasa akan tidak nyaman terhadap keberadaan virus  tersebut yang mungkin akan memperlambat kinerja atau bahkan menghilangkan beberapa  fungsi dari komputer.

Virus-virus  komputer dapat dihapus dengan menggunakan aplikasi yang dikenal  sebagai antivirus, hanya saja beberapa antivirus dipasarkan dengan harga yang relatif mahal.
Bagi para user yang memiliki uang untuk membeli antivirus hal seperti ini dianggap bukan  suatu masalah besar. Untuk membantu user yang tidak mampu membeli lisensi antivirus,  maka beberapa perusahaan atau pembuat antivirus telah meluncurkan antivirus yang dapat   dipakai oleh user tanpa harus membeli lisensi,tetapi user diharuskan untuk memiliki koneksi  internet dalam melakukan update database virus ke komputer server pada produsen antivirus,  misalnya AVG yang dirilis Grisoft dan PCMav yang dikeluarkan oleh PC Media.
Metode yang dapat digunakan dalam pendeteksian virus salah satunya adalah dengan  metode ceksum. Metode ini menggunakan suatu nilai untuk membedakan suatu file dengan  cepat. Pada awalnya, ceksum digunakan untuk mengecek kerusakan sebuah file. Tekadang,  sebuah file mengalami pengurangan data atau data corruptsehingga file yang corruptdapat  dikatakan rusak. Dengan adanya ceksum error yang diberikan, pendeteksian kerusakan file  dapat dengan mudah dilakukan. Ceksum error memiliku sensitivitas yang tinggi, sehingga  kemungkinan dua file memiliki ceksum yang sama tidak mungkin terjadi. Beberapa ceksum  error biasa digunakan dalam pembuatan antivirus, contohnya adalah CRC32 dan MD5.
Pada awal mula pembuatan antivirus, ceksum yang digunakan adalah CRC32, namun  pada perkembangannya ceksum ini mulai ditinggalkan. Hal ini dapat terjadi karena dengan  menggeser 1 byte saja, nilai hash yang ceksum error sudah sangat berbeda. Sehingga tidak  cocok sebagai pengingat antivirus. Kemudian dikembangkanlah suatu metode ceksum  dengan nama MD5 karena lebih cepat dan mudah dimodifikasi sesuai dengan keinginan serta  cukup sensitive.
Metode lain yang dapat dipakai user adalah metode heuristik. Pada metode ini  program akan menganggap suatu file adalah virus jika file tersebut mempunyai sifat seperti  sifat virus (misalnya merubah nilai registrydan memasuki program start up system).
Kelemahan dari metode ini adalah seringnya terjadi kesalahan pada pendeteksian virus, hal  ini dikarenakan beberapa file sistem mempunyai rutin yang sama seperti file sistem.
 Masalah yang dihadapi selama ini adalahsemakin pesatnya perkembangan virus  mengharuskan user untuk mendownload data base virus yang semakin besar ukurannya.
Setelah user mendownload data base antivirus, belum tentu virus yang menginfeksi komputer  user terdapat dalam data base antivirus tersebut. Oleh karena itu, akan lebih efektif jika user  hanya menghitung nilai MD5 dari file virus yang menginfeksi komputer user, kemudian  memasukkan nilai MD5 file tersebut kedalam data base antivirus, kemudian antivirus  melakukan scanning terhadap komputer dan menghapus seluruh file yang memiliki nilai  MD5 yang serupa dengan filevirus tersebut. Selain itudengan menggunakan antivirus  sederhana yang dibuat sendiri oleh user dapat membantu user yang sama sekali tidak  memiliki akses Internet.
Kecenderungan user untuk memakai antivirus yang telah disediakan oleh pembuat antivirus,  yang komersil ataupun yang gratis, menjadi alasan bagi penulis untuk membuat sebuah  aplikasi antivirus yang dapat dibuat dan dikembangkan oleh user. Oleh karena itu penulis  tertarik untuk menjadikan “PENERAPANMETODE CEKSUM MD5 PADA APLIKASI  ANTIVIRUS MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0”sebagai judul tugas akhir penulis.
1.2 Identifikasi Masalah  Berdasarkan judul yang diambil, permasalahan yang muncul dalam perancangan dan  pembuatan aplikasi antivirus ini adalah bagaimana mendeteksi sebuah virus dengan  menggunakan metode ceksum MD5.
1.3  Ruang Lingkup Masalah  Batasan masalah adalah hal yang sangat penting untuk ditentukan terlebih dahulu sebelum  sampai pada tahap selanjutnya. Mengingat luasnya cakupan permasalahan serta untuk   menghindari kesimpangsiuran dalam penulisan tugas akhir ini maka penulis membatasi ruang  lingkup penulisan dan agar lebih memudahkan dalam pemahamannya meliputi :  1.  Aplikasi yang akan dirancang dan dibuat adalah aplikasi antivirus yang dapat  digunakan dengan menggunakan system operasi windows.
2.  Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi antivirus ini adalah metode  ceksum MD5.
3.  Aplikasi ini akan dibangun menggunakan bahasa pemrograman visual basic 6.
1.4  Maksud dan Tujuan  Maksud penulisan tugas akhir ini adalah untuk merancang suatu software yang dinamis yang  dapat dimanfaatkan untuk mencegah penyebaran virus dan membantu user agar dapat  mendeteksi adanya virus.
Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah membuat database antivirus yang lebih  kecil ukurannya dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh user, dan memberi alternatif lain  kepada user untuk melakukan update database virus tanpa harus melalui koneksi Internet.
1.5 Metodologi Penelitian  Dalam menyn tugas akhir ini, penulis melakukan penerapan metode penelitian dalam  memperoleh data-data yang dibutuhkan sehingga penynan tugas akhir ini dapat  diselesaikan dengan baik. Adapun metode penelitian yang penulis lakukan adalah sebagai  berikut :  1.5.1  Penelitian Pustaka (Library Research)   Penelitian yang dilakukan penulis di perpustakaan untuk mendapatkan data yang  teoritis. dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah subjek yang diteliti, yaitu  khsnya pada buku bacaan yang menjadi pembahasan dan saling berhubungan  dengan permasalahan yang dihadapi. Sumber-sumber bacaan tersebut penulis  letakkan pada daftar pustaka. Sumber bacaan dapat berupa text book, tugas akhir  dan tesis, buku panduan belajar pemrograman, maupun sumber bacaan softcopy  yang didapatkan dari internet.


Skripsi Mathematics:Penerapan Metode Ceksum MD5 Pada Aplikasi Antivirus Menggunakan Visual Basic 6.0
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download