Skripsi manajemen:Pengaruh Personality Komeng terhadap Pembentukan Brand Image dalam Periklanan Sepeda Motor Yamaha


 BAB I PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang Masalah Marketing lazim menggunaan selebriti sebagai endorser sebuah produk.
Hal ini bagian dari upaya menciptakan brand image suatu produk terhadap artis  yang telah dikenal masyarakat. Bahkan penggunaan selebriti sebagai endorser sebagai bentuk upaya marketing dalam menanamkan identitas diri konsumennya.
Perusahaan mengiklankan produknya agar lebih cepat diterima oleh  konsumen yaitu melalui selebriti. Selebriti dapat menjadi pencerminan  personality dari sebuah merek. Selebriti adalah wujud nyata dari berbagai image atau asosiasi yang dipikirkan oleh konsumen pada suatu merek. Andaikata suatu  merek diasosiasikan sebagai merek yang energik, muda dan perlu stamina, maka  selebritipun harus mewakili semua asosiasi tersebut. Bagi seorang pemasar,  Brand Personality ini sangat penting karena seperti halnya manusia, personality membuat merek suatu produk akan nampak berbeda dibandingkan dengan merek  lain (Royan, 2004:10).

Televisi adalah salah satu media periklanan, periklanan di Televisi  haruslah diproduksi seindah dan semenarik mungkin dengan gambar dan warna  yang prima sehingga dapat memikat pemirsa. Selain gambar yang indah dan menarik, alur ceritanya pun mesti dibuat sesuai dengan pesan yang disampaikan.
Begitu pula dengan model iklannya. Haruslah dipilih karakter yang sama dengan  target audiensnya. Survei yang bersumber dari  Surveyone  dalam majalah   Marketing No. 10/VII/Oktober/2007 dijelaskan bahwa iklan Yamaha masuk  nominasi iklan yang paling menarik dan paling lucu, seperti Tabel berikut: Tabel 1.
Iklan Paling Menarik Iklan  (%)  Iklan  (%) Sampoerna Hijau  14.0  Sariwangi  1.
Yamaha  6.4  Tango  1.
Aqua  4.8  Axe  1.
Bendera (s)  4.8  Mizone  1.
Dancow (s)  4.8  Extra Joss  1.
Djarum Super  3.2  Rinso  1.
Lux  2.8  Gudang Garam (rokok)  1.
Mie Sedaap  2.4  BRI  1.
Sutra (kondom)  2.4  Kartu As  1.
Hemaviton  2.4  SGM  1.
Pepsodent  2.4  Britama (tabungan)  1.
Nutrisari  2.0  Royco  1.
Simpati  1.6  Surya 16  1.
Tabel 1.
Iklan Paling Lucu Iklan  (%)  Iklan  (%) Sampoerna Hijau  26.6  Enance  2.
Dancow (s)  9.3  Blaster (permen)  2.
Mie Sedaap  7.3  Nutrisari  2.
Yamaha  6.6  Hexos  1.
Kartu As  3.9  Huggies  1.
A Mild  3.5  Pilus Garuda  1.
Bendera (s)  3.5  SGM  1.
Iklan Yamaha terlihat lucu karena menggunakan endorser-endorser seperti  Komeng, Didi Petet, serta pelawak lainnya. Belum lagi alur ceritanya yang  hiperbola, dengan mempertontonkan jembatan ambruk dan suasana pesta yang  berantakan setelah Komeng lewat dengan motor Yamaha Jupiter MX yang melaju  kencang. Dipilihnya Komeng sebagai Endorser iklan Jupiter MX yang bisa  Sumber: Majalah Marketing No. 10/VII/Oktober/2007   Sumber: Majalah Marketing No. 10/VII/Oktober/2007    meruntuhkan sebuah jembatan besi, menurut David Warrior, Direktur Strategic  Planning The Agency yang diwawancarai Marketing beberapa bulan lalu, karena  Komeng masih muda dan punya gaya humor berbeda dengan pelawak lainnya.
Menurut Dion dalam Majalah Marketing No. 10/VII/Oktober/2007 meskipun  agak hiperbola, iklan ini sangat efektif menggaet awareness.  Sedangkan David  dalam Majalah Marketing No. 07/VII/Juli/2007 mengatakan Teori periklanan  berasumsi bahwa iklan yang bersifat humoris secara efektif dapat menarik  perhatian khalayak umum, menambah kesenangan pada iklan dan merek yang  diiklankan, dan humor tidak merusak pemahaman tentang produk.
Keberhasilan iklan Yamaha menancap dalam ingatan konsumen juga  karena konsisten dalam menyampaikan pesan yang sama dalam setiap iklannya,  yaitu tentang performa kendaraan sepeda motor. Hal ini membuat konsumen  memiliki persepsi tunggal terhadap merek tersebut. Hasilnya, iklan Yamaha tidak  saja dianggap iklan paling lucu, tapi juga iklan paling menarik. Sementara itu  cara berpakaian serta gaya model saat beraksi dalam iklan rupanya sangat kuat  mempengaruhi persepsi konsumen terhadap iklan tersebut. Iklan Yamaha, yang  semenjak dua – tiga tahun lalu dengan konsisten menyampaikan pesan tentang  performa yang andal, tampaknya direspon dengan baik oleh pasar. Menurut  Michael, hal itu merupakan kecanggihan strategi komunikasi yang dengan tepat  memilih tema yang akan disampaikan, yakni performa. Iklan Yamaha di Televisi  disenangi dan selalu ditunggu penayangannya. (Majalah Marketing No.
07/VII/Juli/2007). Iklan Sepeda Motor disukai oleh banyak pemirsa Televisi.
Buktinya iklan tersebut telah meraih beragam penghargaan, seperti Citra Pariwara  (Yamaha Motor Versi Metador, 1998), SCTV Award  kategori iklan Ngetop   (Yamaha Jupiter versi Pidato, 2004) serta Marketing Research Indonesia – MRI  (Yamaha Jupiter versi Pidato, 2004; Yamaha Jupiter MX Versi Jembatan Runtuh,  2005 dan 2006).  Marketing Awards  2007 dalam Majalah Marketing No.
10/VII/Oktober/2007 dijelaskan bahwa PT Yamaha Motor Kencana Indonesia  merupakan salah satu dari 19 perusahaan terbaik dalam pemasaran. Hasil ini  diperoleh atas dasar saringan dari ratusan perusahaan nominasi.
Selebriti (endorser) haruslah mewakili citra dari produk itu sendiri. Seperti  dalam teori brand personality, setiap merek memiliki karakter sendiri-sendiri.


Skripsi manajemen:Pengaruh Personality Komeng terhadap Pembentukan Brand Image dalam Periklanan Sepeda Motor Yamaha
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download