Skripsi Manajemen:Pengaruh Customer Value Terhadap Citra Minimarket Pada PT indomarco Prismatama


 BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah Perdagangan eceran (ritel) pada pasar moderen di Indonesia mengalami  pertumbuhan dan persaingan pesat dengan masuknya perusahaan besar seperti  Alfa,  Indomaret,  Makro, Carrefour, Giant, Hypermarket dan lainnya.  Adanya  berbagai macam bentuk toko moderen ini  mengakibatkan  beragam penilaian pelanggan terhadap pelayanan dan fasilitas yang diberikan toko-toko ini.
Pelanggan dewasa ini sudah mulai cerdas dalam memberikan penilaian.
Keinginan  sebuah organisasi untuk mempunyai citra yang baik pada  publik sasaran berawal dari pengertian yang tepat mengenai citra sebagai stimulus  adanya pengelolaan upaya yang perlu dilaksanakan. Ketepatan pengertian citra  agar organisasi dapat menetapkan upaya dalam mewujudkannya pada obyek dan  mendorong prioritas pelaksanaan.  menurut Kasali ( 2003:28,  www.google.com /pengertian citra) yaitu “Kesan yang timbul karena pemahaman akan suatu  kenyataan”.

Teori-teori Kotler (2004,www.google.com/  customer value) yang  menyatakan penentu-penentu nilai yang diberikan ke pelanggan meliputi customer  value(nilai pelanggan) yang terdiri dari produk, pelayanan, karyawan, dan citra.
Sementara menurut Sweeney and Soutar (dalam Tjiptono, 2005:298), dimensi  nilai terdiri dari 4  (empat), yaitu :  emosional value, social value,  quality/performance value, price/value of money.
 Pakar pemasaran lain mengemukakan keberagaman penilaian pelanggan  secara literatur dapat diterangkan dalam  beberapa faktor, yaitu:  pelayanan,  kualitas produk, pilihan produk, suasana ritel, kenyamanan dan harga (Chodhury,  Reardon dan Srivasta dalam Istijanto,2009:202). Selain itu ditekankan bahwa citra pada toko adalah faktor penting dalam kesuksesan perdagangan eceran dan  kemampuan toko untuk bertahan. Selain itu pada era pasar moderen saat ini, citra terhadap sebuah toko dapat ditentukan langsung oleh nilai yang diperoleh  pelanggan terhadap produk dan jasa yang ditawarkan.
Menurut Woodruff (dalam Tjiptono,  2005:297), customer value adalah  preferensi perseptual dan evaluasi pelanggan terhadap atribut produk, kinerja  atribut, dan konsekuensi yang didapat dari pemakaian produk yang  memfasilitasikan pencapaian tujuan dan sasaran pelanggan dalam situasi  pemakaian. Pelanggan akan memberikan nilai yang positif apabila kinerja  produk/jasa yang ditawarkan berada diatas harapan. Nilai positif ini akan  cenderung menimbulkan kesenangan, terjadi kelekatan emosional terhadap merek,  dan juga preferensi rasional sehingga hasilnya adalah citra dari suatu perusahaan  menjadi meningkat dimata konsumennya sehingga  konsumen akan menjadi loyal.
Majalah Mix(Marketing Xtra) sebuah majalah pemasaran nasional pernah  melakukan penelitian tentang loyalitas terhadap dua Minimarket yaitu Indo maret dan Alfamart, dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa  Minimarket Indomaret tersebut tidak memiliki pelanggan yang loyal. Ketidak loyalan tersebut  karena banyak faktor seperti faktor switching yang mudah dikarenakan banyak  Minimarket dalam berbagai brand menjamur disetiap sudut kota sehingga banyak  pilihan untuk konsumen kemana mereka harus berbelanja. Selanjutnya hasil   penelitian majalah Mix tersebut dapat dijelaskan pada Table 1.1 dan Tabel 1.
berikut:  Tabel 1.1.
Persepsi Nilai Minimart (n=30) ATRIBUT  Tingkat  Kepentingan  (%) INDOMARET  ALFAMART Pefomance  Value  Perfomance  Value Harga murah yang  ditawarkan  26,8  6,93  1,86  6,47  1, Hadiah yang  ditawarkan  10  6,23  0,62  6,77  0, Keragaman produk  14,8  6,87  1,02  6,8  1, Lokasi  18,3  7  1,23  7,2  1, Kecepatan layanan  9,7  6,6  0,64  6,6  0, Suasana outlet  6,8  6,5  0,44  6,83  0, Merek outlet  3,7  6,4  0,24  6,2  0, Parkir gratis  4,3  5,33  0,23  5,37  0, Luas outlet  5,3  5,8  0,31  6,03  0, Keramahan  layanan  0,3  3,33  0,01  2,33  0, 100    6,6    6, Sumber: Majalah Mix, edisi: VI (Oktober 2009;41)  Tabel 1.2.
Profil singkat Indomaret dan Alfamart ITEM  MEREK Indomaret  Alfamart Tahun Launching Pertama 1988   Pertumbuhan Penjualan  Tahun 2008 Omset  mencapai Rp 8 triliun Tidak ada data tentang  omset. Hanya per juni  2008 penghasilan  mencapai Rp 3,606  triliun Varian (Panjang Dan  Kedalaman Lini Merek) Mencapai kurang lebih  6.000 item + private  label sekitar 100 item Mencapai 5000 item +  4% private label dari  total stock keeping unit Market Share   50% (MARS)  -Percieved Quality  -  -Pembeda Paling  Menonjol Lebih kepada inovasi  produk Pelayanannya lebih baik Tingkat Kepuasan  -  -Tingkat Loyalitas  -  -Target Market  Target Demografi: ibuibu dan anak-anak kelas  B & C Target Geografis: area  perumahan, fasilitas  publik & perkantoran Target Demografi: ibuibu dan anak-anak kelas  B & C BELANJA IKLAN  Rp 1.941 miliar  Rp 1.959 miliar BINTANG IKLAN  -  -TAGLINE  Indomaret Mudah &  Hemat Alfamart Belanja puas,  harga pas Jumlah Gerai  3.625 gerai  2.779 gerai ORIENTASI  MANAGEMENT Ingin menjadi one stop  shopping & services Memperluas daerah  distributor (jumlah gerai) Sumber: Majalah Mix, edisi: VI (Oktober 2009;41) Penelitian yang dilakukan oleh majalah Mix tersebut  mengambil 30  responden dimana terdapat dua lokasi Minimarket seperti Indomaret dan Alfamart berdekatan. Responden yang di pilih adalah konsumen yang pernah berbelanja di  Minimarket  dan berada dikelas B ke atas. Wawancara dilakukan dengan telepon  dengan pemilihan responden menggunakan petunjuk buku telepon.
 Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa meski menjadi atribut  terpenting, namun harga murah (26,8%) bukan segala-galanya bagi konsumen.
Ada faktor lain seperti lokasi (18,3%), keragaman produk (14,8%), dan  sebagainya yang menjadi pertimbangan konsumen berbelanja di Minimarket  (lihat Tabel 1.1). Bagian yang menarik adalah dalam layanan, kecepatan layanan  jauh lebih penting daripada keramahan.
Pertimbangan dari  data diatas dapat dijadikan bahan acuan dan  pertimbangan oleh peneliti  untuk melakukan penelitian tentang pengaruh  customer value terhadap citra sebuah Minimarket, dimana pada kesempatan ini  peneliti mengambil studi kasus pada beberapa Minimarket Indomaret yang ada  dikota . Indomaret dipilih karena peneliti beranggapan Indomaret adalah  Minimarket yang mengalami perkembangan yang cukup pesat terutama diKota  . Data terakhir di tahun 2009 menunjukkan ada 75 (tujuh puluh lima) gerai  Indomaret diKota  dan terus bertambah (www.indomaret.co.id). Hal ini  dapat dilihat dari munculnya gerai-gerai baru yang mudah sekali dijumpai di  hampir setiap sudut/tempat diKota .
Berhubungan dengan penelitian yang telah dilakukan  majalah Mix yang  hasil penelitiannya menyatakan  sebagian besar pelanggan Minimarket  seperti Indo maret adalah tidak loyal, maka peneliti tidak menggunakan indikator/faktorfaktor customer value yang dikemukakan oleh Kotler yaitu produk, pelayanan,  karyawan dan citra melainkan  menggunakan faktor-faktor nilai pelanggan  (customer value) yang dikemukakan oleh Chodhury, Reardon dan Srivasta(dalam  Istijanto 2009:202) yaitu: pelayanan, kualitas produk, pilihan produk, suasana  ritel, kenyamanan dan harga.  Peneliti  tidak menggunakan  pendapat Kotler   dikarenakan peneliti  beranggapan tidaklah sesuai dengan judul yang diajukan  peneliti  yaitu pengaruh customer value  terhadap citra  Minimarket  pada PT  Indomarco Prismatama (Indomaret) diKota .  Peneliti  menilai bahwa  customer value yang dikemukakan Kotler yaitu produk, pelayanan, karyawan dan  citra adalahdigunakan untuk mengetahui atau meneliti tentang tingkat loyalitas  bukanlah untuk meneliti citra dari suatu perusahaan.


Skripsi Manajemen:Pengaruh Customer Value Terhadap Citra Minimarket Pada PT indomarco Prismatama
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download