Skripsi Industrial Engineering:Usulan Perbaikan Bangku Kerja Masinis Untuk Meningkatkan Kenyamanan Kerja Masinis di PT. KAI Divre I


BAB I PENDAHULUAN
 1.1.  Latar Belakang Masalah  Kereta api adalah sarana transportasi berupa kendaraan  dengan tenaga  gerak, baik berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lainnya, yang  akan ataupun sedang bergerak di rel. Kereta api merupakan  alat transportasi  massal yang umumnya terdiri dari lokomotif (kendaraan dengan tenaga gerak  yang berjalan sendiri) dan rangkaian kereta atau gerbong (dirangkaikan dengan  kendaraan lainnya). Rangkaian kereta atau gerbong tersebut berukuran relatif luas  sehingga mampu memuat penumpang maupun barang dalam skala besar. Karena  sifatnya sebagai angkutan massal efektif, beberapa negara berusaha  memanfaatkannya secara maksimal sebagai alat transportasi utama angkutan darat  baik di dalam kota, antarkota, maupun antarnegara.

PT. KAI merupakan perusahan BUMN yang memiliki keunggulan  di  bidang alat transportasi massal, yaitu kereta api. Pada PT. KAI Divre I melalukan upaya pergantian lokomotif, dari lokomotif yang biasa  digunakan yaitu lokomotif BB (lokomotif bergandar 2-2 jadi total penggeraknya  ada 4 as roda atau memiliki 8 roda) menjadi lokomotif CC (lokomotif bergandar  3-3 jadi total penggeraknya ada 6 as roda atau memiliki 12 roda) dengan daya  angkut yang jauh lebih banyak. Hal yang menjadi alasan pergantian lokomotif  adalah jalur kereta api yang ada di  sudah dilakukan pergantian  dan mampu dilalui oleh lokomotif CC.
 Permasalahan yang timbul dari pergantian Lokomotif BB ke CC adalah  penyesuaian masinis terhadap lokomotif CC terutama penyesuaian terhadap  bangku kerja masinis, temperatur udara, dan tingkat intensitas bunyi didalam  lokomotif. Hal yang paling bermasalah dalam penyesuaian tersebut adalah  rancangan bangku kerja masinis.
Rancangan  bangku kerja masinis  sangat penting untuk ditinjau,  dikarenakan bangku kerja yang ada saat ini tidak sesuai dengan dimensi  antropometri masinis di Divre I . Sehingga  masinis Divre I   merasa tidak nyaman pada saat mengemudikan kereta api.
 Bangku kerja masinis perlu disesuaikan dengan dimensi antropometri  masinis Divre I , agar dapat memberikan kenyamanan kerja pada  Menurut penelitian Agung Kristanto dan Dianasa Adhi Saputra  pada  jurnal sebelumnya, dengan tidak adanya fasilitas kerja yang sesuai dan sikap kerja  yang salah ini akan  menjadi penyebab turunnya produktivitas dan terjadinya  masalah-masalah pada tubuh pekerja. Dengan adanya  penelitian tersebut  diharapkan mampu menghasilkan desain kursi dan dapat memperbaiki posisi kerja  operator, serta mengurangi kelelahan sehingga produktivitas kerja akan tercapai  dan pekerja merasa Efektif, Nyaman, Aman, Sehat dan Efisien (ENASE) dalam  bekerja. Dengan penerapan antropometri ukuran tubuh manusia dalam merancang  fasilitas meja dan kursi pada stasiun kerja pemotongan ternyata dapat berpengaruh  dalam merubah posisi serta kenyamanan kerja operator.
  Agung Kristanto, Dianasa Adhi Saputra.2011.  Perancangan Meja dan Kursi  Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Kerja Pemotongan Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas. Jurnal  Ilmiah Teknik Industri  masinis.  Maka perlu dirancang bangku kerja yang ergonomis terhadap masinis  PT. KAI terutama pada Divre I .
1.2.  Perumusan Masalah Adapun masalah yang dihadapi adalah bangku kerja masinis yang tidak  sesuai dengan antropometri masinis Divre I  yang menyebabkan kerja masinis menjadi kurang nyaman.
Berkenaan dengan itu, maka perlu dilakukan perancanganbangku kerja  yang sesuai dengan dimensi tubuh masinis di Divre I .
1.3.  Tujuan dan Sasaran Penelitian 1.3.1.  Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan rancangan bangku kerja yang  sesuai dengan dimensi anthropometri masinis Divre I  untuk  meningkatkan kenyamanan masinis dalam bekerja.
1.3.2.  Sasaran Penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka sasaran  penelitian ini adalah  merancang bangku kerja untuk meningkatkan kenyamanan kerja masinis di Divre  I .
1.4.  Batasan dan Asumsi Penelitian Batasan yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini antara lain :   1.  Penelitian hanya dilakukan pada kereta api Divre I .
2.  Pengukuran dimensi antropometri dilakukan pada masinis kereta api Divre I  .
3.  Pengukuran dilakukan dengan menggunakan antropometri statis  Sedangkan Asumsi yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini antara  lain: 1.  Kegiatan masinis berjalan lancar dimana semua fasilitas tidak mengalami  kerusakan/gangguan.
2.  Kondisi kerja yang diamati tidak berubah selama penelitian.
3.  Tingkat kepercayaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 95% dan  tingkat ketelitiannya adalah 5%.
1.5.  Manfaat Penelitian Manfaat yang diperoleh perusahaan dari penelitian Tugas Akhir ini adalah:  1.  Memberikan masukan bagi perusahaan jasa perkereta apian dalam perbaikan  bangku kerja yang ergonomis pada ruang kerja masinis kereta api sehingga  dapat meningkatkan kenyamanan kerja masinis.
2.  Menjadi sarana bagi penulis dalam latihan untuk menerapkan dan  mengembangkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan dan  membandingkan antara teori yang diperoleh dengan permasalahan pada  perusahaan Kereta Api Indonesia khsnya Divre I .
3.  Sebagai masukan bagi penelitian selanjutnya dalam mengembangkan  penelitian ini.
 1.6.  Sistematika Laporan Penelitian  Dalam penulisan penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap yang  terbagi menjadi 7 bab dimana pada masing-masing bab akan dijelaskan secara  garis besar untuk memudahkan pembaca mengerti penelitian ini, diantaranya  adalah sebagai berikut :  BAB I Pendahuluan. Pada bab ini dijelaskan latar belakang permasalahan dari  penelitian ini adalah tidak sesuainya desain bangku kerja masinis dengan  anthropometri masinis Indonesia, rumusan masalah adalah bangku kerja masinis  yang tidak sesuai dengan anthropometri yang menyebabkan kerja masinis kurang  efektif, tujuan penelitian untuk mendapatkan rancangan bangku kerja yang sesuai  anthropometri Indonesia, manfaat penelitian  untuk memberikan masukan bagi  PT.KAI dalam perbaikan bangku kerja masinis,  dan sistematika  laporan  penelitian.
BAB II Gambaran Umum Perusahaan. Bab ini berisi sejarah dan gambaran umum  perusahaan, struktur organisasi dan manajemen perusahaan serta proses produksi  yang berlangsung.
BAB III Landasan Teori. Bab ini berisi kumpulan teori yang digunakan untuk  dapat mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada secara garis besar yang  berhubungan dengan,  aktivitas masinis,  display  dan  control,  keluhan  musculoskeletal, REBA (Rapid Entire Body Assessment), antropometri, tingkat  intensitas bunyi/kebisingan, temperatur udara dan teknik pengambilan sampel.
BAB IV Metodologi Penelitian. Bab ini berisi tahapan-tahapan penelitian mulai  dari persiapan hingga penynan laporan tugas akhir.
 BAB V Pengumpulan dan Pengolahan data.  Bab ini berisi data yang telah  dikumpulkan pada saat dilakukan penelitian, yang dapat menunjang penelitian ini.
Diantaranya gambaran umum PT. Kereta Api  (Persero) Divre ,  pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan pihak PT. KAI,  pengumpulan data melalui pengukuran dimensi tubuh, pengukuran temperatur dan  tingkat intensitas bunyi.
BAB VI Analisis dan Pemecahan Masalah.  Pada bab ini berisi penjelasan  mengenai data hasil pengolahan dan juga dilakukan analisis lan perbaikan  bangku kerja masinis.
BAB VII Kesimpulan dan Saran. Pada bab yang terakhir ini berisi kesimpulan  yang didapatkan dari penelitian ini dan saran yang dapat digunakan untuk  penelitan selanjutnya dan perbaikan.


Skripsi Industrial Engineering:Usulan Perbaikan Bangku Kerja Masinis Untuk Meningkatkan Kenyamanan Kerja Masinis di PT. KAI Divre I 
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download