BAB I PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang Masalah Pemakaian
komputer dewasa ini semakin luas di segala bidang, baik di perkantoran
maupun di kehidupan pribadi seseorang. Namun, pemakaian komputer secara berlebihan akan meningkatkan
resiko gangguan kerja. Lamanya penggunaan komputerdianjurkan tidak lebih dari 4
jam sehari, apabila melebihi waktu
tersebut, mata cenderung mengalami kelelahan (Sari, 2002). Kelelahan mata meningkat apabila kualitas dan kuantitas
pecahayaan di ruang kerja tersebut kurang
baik.
PT. Central Proteina Prima Tbk
adalah perusahaan yang bergerak dalam pengolahan
produk makanan ternak, dimana sebagian besar proses produksi dijalankan oleh mesin. Proses produksi
tersebut diatur dan diawasi oleh 3 operator melalui komputer di dalam ruang kontrol,
setiap operator bekerja menggunakan 4 monitor
sebagai display. Dalam melakukan proses kontrol tersebut operator harus teliti dan berkonsentrasi penuh pada monitor
komputer selama 7 jam kerja.
Pada penelitian awal, peneliti
meneliti tingkat pencahayaan di ruang kontrol
PT. Central Proteina Prima Tbk bekisar
antara 21-65 lux.
Pencahayaan ruang ini tidak memenuhi standar Kepmenkes Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 dengan kategori
rekomendasi pencahayaan untuk ruang
kontrol adalah 300 lux. Beberapa keluhan kelelahan mata yang didapat dari wawancara dengan operator yaitu operator
merasakan keluhan penglihatan seperti
berkabut, mata perih dan mata sering berkedip. Keluhan kelelahan mata tersebut dapat menurunkan efisiensi ketajaman
penglihatan, sehingga dapat mengurangi
produktivitas kerja operator yang dapat berakibat fatal bagi hasil produksi.
Pencahayaan merupakan salah
satu faktor penting untuk mendapatkan keadaan lingkungan kerja yang aman, nyaman dan
terkait erat dengan produktivitas
manusia dalam pekerjaan. Faktor penting pencahayaan dalam lingkungan kerja dibuktikan dengan adanya
riset terdahulu yaitu “Pengaruh Intensitas
Penerangan terhadap Kelelahan Mata pada Tenaga Kerja di Bagian Pengepakan PT. Ikapharmindo Putramas Jakarta
Timur” (Fathoni Firmansyah, 2010). Riset
ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh intensitas penerangan terhadap kelelahan mata, dimana sebanyak 25
dari 40 orang pekerja mengalami kelelahan
mata.
Riset kedua menunjukkan kembali
pencahayaan merupakan faktor penting dalam
lingkungan kerja, dengan adanya riset
“Hubungan Pencahayaan dan Karakteristik
Pekerja dengan Keluhan Subyektif Kelelahan Mata pada Operator Komputer Tele Account Management di PT. Telkom
Regional 2 Surabaya” (Fery Firman
Santoso dan Noeroel Widajati, 2011).
Intensitas pencahayaan di ruang kerja
TAM PT. Telkom Regional 2 Surabaya baik pencahayaan umum maupun pencahayaan lokal tidak memenuhi standar, dimana pekerja di bagian TAM bekerja menatap komputer kurang lebih 8 jam
dalam sehari. Hasil riset membuktikan
bahwa sebagian besar responden mengalami keluhan kelelahan mata dan paling banyak mengalami keluhan
okular.
Oleh karena itu dilakukan penelitian pada
pencahayaan ruang kontrol produksi PT.
Central Proteina Prima , untuk melihat pengaruh pencahayaan terhadap kelelahan mata operator, agar
operator dapat bekerja dengan baik dan produktivitas
kerja meningkat.
1.2. Perumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
operator bekerja menggunakan komputer
secara berlebihan, dimana kondisi pencahayaan pada ruang kontrol PT. Central Proteina Prima Tbk tidak memenuhi standar Kepmenkes
Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002. Sehingga peneliti ingin menganalisa pengaruh tingkat pencahayaan
tersebut terhadap kelelahan mata operator.
1.3. Tujuan dan Sasaran Penelitian Tujuan dari
penelitian adalah untuk menganalisa pengaruh pencahayaan terhadap kelelahan mata pada pengguna komputer di ruang
kontrol produksi PT. Central Proteina
Prima.
Untuk mencapai tujuan penelitian
maka sasaran penelitian ini adalah: 1.
Mengukur tingkat pencahayaan pada ruang kontrol produksi PT. Central Proteina Prima.
2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap kelelahan mata operator
yang dilihat dari hasil perhitungan korelasi.
3. Merancang perbaikan tingkat pencahayaan
sesuai standar kebutuhan kerja.
1.4.
Asumsi dan Batasan Masalah Asumsi-
asumsi yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1.
Operator yang menjadi objek penelitian dalam keadaan sehat.
2. Ruang kontrol tidak mengalami perubahan
selama penelitian berlangsung.
3. Operator yang berada pada ruang kerja yang diamati dalam kondisi normal/wajar. Artinya operator dalam kondisi
stamina yang baik dan tidak berada dalam
tekanan.
Sedangkan batasan masalah dalam
penelitian ini adalah: 1. Penelitian
dilakukan pada operator komputer bagian kontrol produksi PT.
Central Proteina Prima.
2. Penelitian dilakukan pada shift I.
3. Penelitian hanya meneliti dari faktor
iluminasi, luminansi dan durasi penglihatan.
4. Penelitian ini tidak dipengaruhi pencahayaan
alami.
5. Faktor lingkungan kerja lainnya, yaitu termal
dan kebisingan tidak mempengaruhi hasil
penelitian yang dilakukan.
6. Pengukuran Luminansi hanya sebatas pada
monitor komputer.
7. Penelitian ini tidak membahas biaya.
1.5.
Manfaat Penelitian Manfaat yang diperoleh dari penelitian adalah sebagai
berikut: 1. Bagi mahasiaswa, adalah
sebagai sarana untuk menambah pengalaman dan keterampilan dalam memecahakan masalah khsnya
masalah pencahayaan dan mencari solusi
permasalahan berdasarkan pengalaman teoritis
yang diperoleh di perkuliahan.
2. Sebagai bahan koreksi dan masukan bagi
perusahaan dalam menciptakan lingkungan
fisik, khs terkait pencahayaan ruangan kerja yang efektif, aman, sehat, nyaman dan efisien (EASNE)
sehingga meningkatkan produktivitas
pekerja.
3. Menambah koleksi penelitian mahasiswa yang
dapat digunakan sebagai tambahan
literatur untuk referensi pada penelitian sejenis lainnya di Departemen Teknik Industri.
1.6. Sistematika Penulisan LaporanTugas Sarjana Adapun
sistematika penulisanlaporan Tugas Akhir adalah sebagai berikut: Dalam Bab I; Pendahuluan, diuraikan mengenai
latar belakang permasalahan, rumusan
permasalahan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan dan asumsi yang digunakan, serta sistematika penulisan
tugas akhir.
Skripsi Industrial Engineering:Analisa Pengaruh Pencahayaan Terhadap Kelelahan Mata Operator Di Ruang Kontrol PT. Central Proteina Prima
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI
Bab I
|
Download
| |
Bab II
|
Download
| |
Bab III - V
|
Download
| |
Daftar Pustaka
|
Download
| |
Lampiran
|
Download
|
