Skripsi Civil Engineering:Studi Suplesi dari Sungai Ular ke Sungai Belumai untuk Kebutuhan Air Baku PDAM Limau Manis


 BAB I  PENDAHULUAN  1.1. Latar Belakang.
Kebutuhan  air  minum  di  kota-kota  besar  semakin  meningkat  sejalan  dengan  perkembangan ekonomi maupun  pertumbuhan  penduduk.  Demikian halnya terjadi di  Kota  Medan  yang  mengalami  peningkatan  kebutuhan  air  minum.  Saat  ini  PDAM  Tirtanadi  merupakan  penyedia  air  minum  di  Kota  Medan  yang  memanfaatkan  air  baku dari mata air Sibolangit, Sungai Belawan dan Sungai Belumai. Air baku ini lah  yang diolah sebagai air minum di Kota Medan.

Salah satu cara untuk menanggulangi kebutuhan air minum yaitu dengan cara  memanfaatkan air baku yang didapat dari sungai. Sungai merupakan sumber air baku  yang  potensial  bagi  industri  dan  masyarakat  perkotaan  pada  umumnya,  sehingga  banyak industri berdiri di sepanjang sungai agar dapat memperoleh air baku yang baik  dan murah. Air baku  adalah air beserta senyawa lain yang terlarut dan tersedia dalam  jumlah  besar.  Air  baku  sering  dipakai  sebagai  salah  satu  bahan  dasar   yang  dipergunakan  oleh  perusahaan  air  minum,  kemudian  diolah  sebagai  air  bersih  yang  layak.
Tetapi  debit  air  baku  di  setiap  sungai  berbeda-beda.  Sedikitnya   jumlah  air  baku di sungai dapat ditangangulangi dengan penambahan debit atau disebut  suplesi.
Penambahan debit yang dimungkinkan untuk menanggulangi peningkatan kebutuhan  air minum di Kota Medan adalah dari Sungai Belumai.
PDAM  Tirtanadi  di  daerah  Limau  Manis  (PDAM  IPA  Limau  Manis)  memperoleh  debit  dari  Sungai  Belumai  pada  saat  ini  sekitar  2  x  500  l/det,  untuk  mendapatkan tambahan debit tersebut perlu dikaji kembali kesetimbangan air (Water    Balance) Sungai Belumai tersebut dan melakukan studi jalur suplesi dari Sungai Ular  ke  Sungai  Belumai.  Pemilihan  Sungai  Ular  disebabkan  karena  ada  nya  kelebihan  debit  Sungai  Ular  sebesar  5000  l/det.  Dimana  Sungai  Ular  berada  didalam  satu  wilayah sungai strategis nasional yaitu Wilayah Sungai Belawan  –  Ular dan Padang (Hasil Studi Konsultan Nippon Koei).
Kebutuhan penggunaan air minum dari Sungai Belumai saat ini yaitu sebesar  2  x  500  l/detik  dan  direncanakan  akan  ditambah  sebesar  1000  l/detik  yang  akan  dimanfaatkan dari suplesi sungai Ular.
1.2. Pembatasan Masalah  Pemanfaatan air Sungai Belumai masih kurang untuk memenuhi kebutuhan air  di  PDAM  Tirtanadi  sehingga  perlu  diadakan  suplesi  dari  Sungai  Ular  ke  Sungai  Belumai. Suplesi yang dibicarakan disini adalah dengan pembuatan jalur suplesi dari  Sungai Ular ke Sungai Belumai.
Bangunan yang direncanakan adalah: a. Perencanaan Saluran Terbuka.
b. Perencanaan Pipa.
c. Reservoar.
d. Perencanaan Pompa.
1.3. Tujuan Penelitian.
Diperolehnya perencanaan  suplesi Sungai Ular ke Sungai Belumai   1.4. Manfaat Penelitian Penelitian ini akan memberikan perencanan suplesi dari Sungai Ular ke Sungai  Blumai sehingga dapat menambah pemenuhan kebutuhan air di Kota Medan sebesar  1000 ltr/dtk.
1.5. Sistematika Penulisan.
Bab I : Pendahuluan.
Bab  ini  menjelaskan  tentang  latar  belakang  masalah  penelitian,  identifikasi  masalah, tujuan dan manfaat penelitian, serta sistematika penulisan.
Bab II : Landasan Teori .
Bab  ini  memuat  tinjauan  teoritis  yang  menjadi  acuan  dalam  pembahasan  masalah. Teori-teori yang dimuat adalah teori suplesi.
Bab III : Metodologi Penelitian dan Depkripsi Lokasi Studi Bab ini menguraikan tentang metode yang akan digunakan dan rencana kerja  dari penelitian ini dan mendeskripsikan lokasi penelitian.
Bab IV: Perencanaan.
Bab ini membahas perencaan bangunan yang sesuai.
Bab V : Kesimpulan dan Saran.
Merupakan  kumpulan  dari  butir-butir  kesimpulan  hasil  analisa  dan  pembahasan  yang  telah  dilakukan.  Kesimpulan  juga  disertai  dengan  rekomendasi  yang  ditujukan  untuk  penelitian  selanjutnya  atau  untuk  penerapan hasil penelitian di lapangan.
Un� m l �މ P�� alisa dan mempermudah penyelesaian tugas akhir tanpa  mengurangi bobot penelitian sehingga pada akhirnya dapat dicapai suatu tujuan yang  diharapkan,  maka  dalam  studi  ini  diberikan  batasan-batasan.  Batasan  masalah  ini  dilakukan  agar  pembahasan  tidak  melebar  pada  persoalan-persoalan  lain.  Secara  lebih rinci batasan permasalahannya adalah sebagai berikut:  a.  Lokasi  yang  digunakan  untuk  penulisan  ini  dibatasi  pada  daerah  Pantai  Bunga Batubara. b.  Perhitungan  refraksi  gelombang  akan  digunakan  sebagai  data  sekunder  yang tidak dikaji dengan luas. c.  Faktor yang mempengaruhi  sedimentasi yang  akan  ditinjau adalah yang  diakibatkan oleh gelombang. d.  Pengambilan  data  primer  terbatas  hanya  pada  satu  waktu  pengambilan  sampel  saja.  Sehingga  perubahan-perubahan  terhadap  kondisi  seperti:   arah angin, pasang dan surut air laut, dan perubahan kondisi lainnya yang  terjadi pada waktu yang berbeda tidak dibahas lebih lanjut. e.  Tujuan  yang  ingin  dicapai  hanya  dibatasi  pada  analisa  dan  mengetahui  jumlah angkutan sedimen. Mengenai sedimen budget atau sedimen yang  masuk dan keluar pada lokasi yang ditinjau tidak dikaji. 1.5  Metodologi Penelitian  Adapun metode penelitian yang dilakukan dalam penyelesaian tugas akhir ini  dapat dijabarkan sebagai berikut:  1.  Studi pustaka / literatur  Studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan data – data dan informasi dari  buku, serta jurnal – jurnal yang mempunyai relevansi dengan bahasan dalam  tugas akhir ini serta masukan-masukan dari dosen pembimbing. 2.  Studi lapangan  a.  Pengambilan data sekunder  Dilakukan  pengumpulan  data  –  data  sekunder  yang  diperoleh  dari  surveyor  CV.  Biramos.  Data  sekunder  yang  diambil  yakni:  gelombang,  arus, dan bathimetri. b.  Pengambilan data primer  Data  primer  yang  diambil  yakni  sedimen  suspensi.  Data  ini  diperoleh  dengan mengadakan survey dilapangan. 3.  Pengolahan Data  Data yang diperoleh dari lapangan dan kepustakaan yang bersesuaian dengan  pokok  bahasan,  disn  secara  sistematis  dan  logis  dan  dilakukan  korelasi   sehingga  diperoleh  suatu  gambaran  umum  yang  akan  dibahas  dalam  tugas  akhir ini. 4.  Analisa Data  Dari hasil pengolahan data akan didapat jumlah angkutan sedimen sepanjang  garis pantai di kawasan pantai Bunga. Dalam  pengolahan  data  yang  menghasilkan  nilai  angkutan  sedimen  di  sepanjang  garis  pantai akan  menggunakan  dua metode  yaitu  metode  Energi  Fluks  yang  digunakan  untuk  perhitungan  di  daerah  surfzone dan  metode  Integral yang digunakan untuk pehitungan di daerah  offshore  hingga daerah  gelombang pecah. 5.  Penulisan laporan tugas akhir  Seluruh data dan hasil pengolahannya akan disajikan dalam satu laporan yang  telah disn sedemikian rupa hingga berbentuk sebuah laporan tugas akhir. Bahasan  yang  digunakan  dalam  penulisan  tugas  akhir  ini  adalah  perhitungan  hidraulis dan kajian literatur serta masukan-masukan dari dosen pembimbing. 1.6  Sistematika Penulisan  Sistem  penulisan  yang  akan  digunakan  dalam  penynan  tugas  akhir  ini  adalah sebagai berikut:  Bab I  : Pendahuluan  Bab  pembuka  akan  menjelaskan  latar  belakang  yang  mendukung  penulis  untuk  melakukan penelitian mengenai tema yang diangkat dalam tugas akhir. Bab ini juga   menjelaskan  perumusan  masalah  yang  ada  dan  tujuan  yang  akan  dicapai.  Untuk  membatasi  permasalahan  agar  tidak  terlalu  meluas,  akan  diberikan  suatu  batasan  masalah.  Selanjutnya,  agar  penynan  tugas  akhir  ini  sistematis,  maka  disertakan  pula sistematika penulisan tugas akhir. Bab II  : Tinjauan Pustaka  Bab  ini  berisikan  tinjauan  pustaka  yang  berkenaan  dengan  tema  masalah  yang  diangkat  dan  berpedoman  pada  buku-buku,  paper,  artikel,  hasil-hasil  penelitian  sebelumnya  dan  berbagai  sumber  lainnya  yang  berhubungan  dengan  pencapaian  tujuan penulisan. Bab III : Metodologi Penelitian  Bab ini akan menjelaskan mengenai metodologi yang digunakan penulis yang akan  menampilkan bagaimana kerangka pemikiran dari keseluruhan penelitian ini dengan  membahas semua tahapan secara umum yang dilakukan dari awal penelitian sampai  dengan penarikan kesimpulan.   Bab IV : Analisa Data dan Pembahasan  Bab ini berisi spesifikasi data yang akan digunakan dalam penelitian yaitu mencakup  data gelombang, data sedimen, dan data-data lingkungan lainnya yang mendukung. Selanjutnya dianalisa angkutan sedimen yang terjadi disepanjang pantai. Dari analisa  di dapat jumlah angkutan sedimen sepanjang pantai persatuan waktu.  Bab V  : Kesimpulan dan Saran  Bab  ini  menjelaskan  mengenai  hasil  dan  kesimpulan  yang  dapat  ditarik  setelah  dilakukan  penelitian  sehubungan  dengan  masalah  yang  telah  ditentukan  pada  bab  sebelumnya.  Selain  itu  juga  akan  diberikan  beberapa  saran  untuk  penelitian  selanjutnya atau untuk pengembangan lokasi penelitian di masa mendatang.   


Skripsi Civil Engineering:Studi Suplesi dari Sungai Ular ke Sungai Belumai untuk Kebutuhan Air Baku PDAM Limau Manis
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download