Skripsi Chemical Engineering:Prarancangan Unit Pembuatan Sodium Palmitat Dari Asam Palmitat Dan Natrium Hidroksida Dengan Kapasitas 5000 TonTahun


 BAB I PENDAHULUAN
 1.1. Latar Belakang Ketersediaan dan produksi minyak dan lemak nabati seperti minyak kelapa sawit  diperkirakan akan meningkat terus sampai tahun 2010, demikian pula minyak inti  sawit. Hal ini dapat ditunjukkan pada tabel 1.1. Estimasi kenaikan ini menjadi  fakta yang sangat menunjang prospek industri oleokimia di tanah air.

Tabel 1.1. Estimasi Area Perkebunan dan Produksi Minyak Sawit dan Inti Sawit Tahun  Total Area  (ha)  Produksi (dalam ton) CPO  CPKO  2002  2003  2004  2005  2006  2007  2008  2009   3.152.
3.294.252  3.458.964  3.631.913  3.813.508  4.004.184  4.204.393  4.414.612  4.635.343  4.867.
6.935.
7.247.354  7.609.722  7.990.208  8.389.718  8.809.204  9.249.664  9.172.147  10.197.755  10.707.
2.156.
2.253.927  2.366.623  2.484.955  2.609.202  2.739.662  2.876.646  3.020.418  3.171.502  3.330.
(Sumber : Darlin, 2004) Estimasi kenaikan produksi kedua jenis minyak dan lemak nabati ini yaitu  minyak sawit dan minyak inti sawit secara otomatis menunjang kenaikan produkproduk oleokimia ke depan dan membuat daya saing industri oleokimia semakin  baik (Darlin, 2004).
Keragaman bahan baku alami nabati untuk industri oleokimia juga  berdampak pada keragaman produk oleokimia dan penggunaannya. Kondisi ini  menjadi salah satu pemicu potensi industri oleokimia di tanah air sehingga  semakin meningkat untuk mendukung ketersediaan dari segi kualitas. Keragaman   produk oleokimia ini tentu saja ditunjang oleh kebutuhan pasar dan teknologi  yang dipilih dan dipakai dalam proses produksi. Salah satu jenis produk oleokimia  ini adalah asam palmitat (palmitic acid) yang merupakan senyawa paling baik  sebagai bahan baku pembuatan sabun sodium palmitat (noodle soap).
Dalam kehidupan sehari-hari, noodle soap bukanlah barang yang asing  lagi. Penggunaannya sebagai bahan pembersih telah di kenal sejak zaman Mesir  kuno sampai sekarang. Penggunaan noodle soap sebagai kebutuhan sehari-hari  semakin meningkat dari tahun ke tahun, sehingga menyebabkan di usahakannya  pengembangan industri pembuatan noodle soap baik dari segi kualitas maupun  dari segi kuantitas.
Kebutuhan  sabun dalam bentuk noodle soap untuk ekspor dari tahun ke  tahun ditunjukkan pada tabel 1.2. sebagai berikut : Tabel 1.2. Kebutuhan Ekspor sabun dalam bentuk noodle soapIndonesia Tahun   Kebutuhan (ton/tahun) 2004  2.
2005  3.
2006  3.
2007  3.
2008  4.
(Sumber : bps, 2008) Kebutuhan ekspor sabun dalam bentuk noodle soap Indonesia dari tahun  ke tahun selalu mengalami peningkatan. Permintaan luar negeri terhadap sabun dalam bentuk noodle soap Indonesia yang besar akan memicu perkembangan  industri noodle soap di Indonesia. Oleh karena itu pabrik pembuatan noodle soap dari asam palmitat dan natrium hidroksida dengan proses netralisasi sudah layak  di dirikan untuk memenuhi kebutuhan noodle soap baik dalam negeri maupun  untuk kebutuhan ekspor.
 1.2. Tujuan Prarancangan Prarancangan pembuatan noodle soap  dari asam palmitat dan natrium  hidroksida dengan proses netralisasi untuk memberikan gambaran rancangan  pabrik pembuatan noodle soap (sodium palmitic) dari asam palmitat dan natrium  hidroksida dengan proses netralisasi yang layak untuk di dirikan sehingga  kebutuhan industri berbahanbaku noodle soap dapat terpenuhi.
1.3. Batasan Masalah Batasan masalah dalam prarancangan pabrik pembuatan noodle soap dari asam  palmitat dan natrium hidroksida dengan proses netralisasi adalah : 1.  Penghitungan neraca massa dan neraca energi.
2.  Penentuan spesifikasi peralatan yang diperlukan untuk proses produksi  maupun proses pendukung produksi.
3.  Penentuan instrumentasi dan keselamatan kerja yang dibutuhkan.
4.  Penentuan utilitas.
5.  Penentuan manajemen organisasi perusahaan yang diperlukan demi  kelancaran proses produksi.
6.  Penentuan estimasi ekonomi dan pembiayaan.
1.4. Manfaat Pra Rancangan Pabrik Pra rancangan pabrik noodle soap dapat bermanfaat untuk informasi awal  bagi para investor yang akan mendirikan pabrik tersebut. Karena dengan adanya  pabrik tersebut, dapat mengurangi tingkat impor Indonesia terhadap vinil asetat.
Disamping itu, juga untuk memanfaatkan sumber daya alam Indonesia dan  memberikan nilai tambah pada bahan baku. Manfaat lain yang ingin dicapai   dengan didirikannya pabrik ini adalah akan terbukanya lapangan kerja dan  memacu rakyat untuk meningkatkan produksi dalam negeri yang pada akhirnya  akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Skripsi Chemical Engineering:Prarancangan Unit Pembuatan Sodium Palmitat Dari Asam Palmitat Dan Natrium Hidroksida Dengan Kapasitas 5000 TonTahun
Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI

Bab I
Download 
 Bab II
 Download 
 Bab III - V
 Download 
Daftar Pustaka
 Download 
Lampiran
Download