BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Di era pembangunan
yang semakin berkembang, pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia telah banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Hal
ini dapat dilihat dari semakin banyaknya
produsen yang terlibat dalam pemenuhan dan keinginan konsumen sehingga menyebabkan setiap perusahaan harus
menempatkan orientasi pada konsumen
sebagai tujuan utama. Perusahaan harus dapat memberikan kepada pelanggan barang atau jasa yang mempunyai
nilai lebih tinggi, dengan mutu lebih baik,
harga lebih murah, dan pelayanan yang lebih baik dari pada pesaingnya.
Hubungan baik dapat tercipta
apabila usaha bisnis mampu memberi kepuasan
kepada konsumen melalui produk yang dipasarkan, sehingga pelanggan akan tetap setia untuk membeli produk dan
membuat usaha tersebut semakin tumbuh
dan berkembang. Usaha bisnis harus mampu menciptakan dan memelihara hubungan baik dengan lingku ngan, khsnya
dengan konsumen. Konsumen dalam
melakukan rencana pembelian dihadapkan pada berbagai alternatif pilihan produk, lokasi, dan harga. Keputusan konsumen
dalam membeli dan menggunakan produk
bukan sekedar karena nilai fungsi awalnya namun juga karena nilai sosial dan emosionalnya. Dalam memutuskan rencana
pembelian konsumen dipengaruhi oleh
berbagai macam faktor yang pada dirinya sendiri ataupun lingkungannya, dan faktor-faktor tersebut cenderung akan
berinteraksi satu sama lain (Lamb,dkk 2001: 68). Rangsangannya dari dalam dirinya dapat
berupa kebutuhan, keinginan, dan karakteristik
konsumen (Budaya, sosial, pribadi, dan psikologis), sedangkan rangsangan dari luar adalah bagaimana konsumen
dapat terpengaruh dengan faktorfaktor kualitas produk, harga, merek, pelayanan
tempat dan usaha-usaha pemasaran lainnya
(Kotler, 2005: 87).
Konsumen bebas memilih produk
yang dibutuhkan atau yang diinginkan, memutuskan
tempat pembelian, bagaimana caranya, jumlah pembelian, kapan membeli dan mengapa konsumen membeli. Pemasar
sebagai pihak yang menawarkan berbagai
produk harus dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian dengan
merancang strategi pemasaran yang sesuai
dengan keinginan konsumen.
Kebutuhan-kebutuhan akan
penampilan sudah dianggap sangat penting sehingga kebutuhan yang tidak terlalu mendesak
ini sudah menjadi keharusan dan wajib
dipenuhi. Kebutuhan akan penampilan dilihat dari pakaian dan atribut yang digunakan oleh si pemakai. Kenyataan ini dapat
dilihat pada setiap kalangan termasuk
kaum tua dan muda. Khsnya kaum muda pada umumnya sangat memperhatikan penampilannya, ini dapat dilihat
dari pakaian, sepatu, dan aksesoris-aksesoris
pendukung lainnya yang biasa dikenakan oleh kaum muda.
Tauko Medan merupakan salah satu
dari sekian banyak toko pakaian yang ada
di kota Medan. Tauko Medan menyediakan berbagai jenis kebutuhan untuk anak remaja, seperti baju, jaket, sandal, pin,
stiker. Usaha ini dilakukan dengan menawarkan
produk yang berkualitas dan mengikuti keinginan konsumen dan disertai dengan penetapan harga yang standar.
Peneliti merasa sangat tertarik untuk meneliti
usaha ini karena selain pengunjung yang datang cukup ramai, usaha juga menawarkan produk yang berkualitas, harga
yang spesial, desain yang unik.
Berikut ini ditampilkan jumlah
pelanggan Tauko Medan, yang jumlah pelanggannya
terus meningkat setiap bulannya yakni : Tabel 1.
Data Pelanggan Tauko Medan Keterangan 2007
2008 Januari
170 175 Februari 95
168 Maret
98 177 April 122
174 Mei
130 176 Juni 145
179 Juli
161 173 Agustus 190
170 September
160 172 Oktober 165
180 November
142 177 Desember 222
179 Total
1800 Orang 2100 Orang 2300 Orang Sumber : Tauko Medan (Tahun 2010) Tabel
1.1 menunjukkan peningkatan jumlah pelanggan di Tauko Medan pada tiga tahun terakhir. Dapat dilihat
peningkatan dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 mengalami peningkatan yang
disebabkan semakin tingginya selera konsumen
untuk datang ke Tauko Medan. Berdasarkan latar belakang maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian lebih
lanjut dalam bentuk skripsi dengan judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Keputusan Membeli Konsumen Pada usaha
pakaian Tauko Medan.”.
B.
Perumusan Masalah Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah
faktor kualitas, merek, harga,
fasilitas, berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli konsumen pada Tauko Medan.?”.
C. Kerangka Konseptual Keputusan
untuk membeli dipengaruhi beberapa faktor yaitu kualitas produk, merek, harga dan fasilitas yang saling
berinteraksi dan menjadi pertimbangan
bagi konsumen terhadap suatu rencana pembelian (Lamb,dkk 2001 : 109). Untuk menarik keputusan membeli konsumen
perusahaan harus mampu melihat yang
menjadi kebutuhan dan keinginan atau selera konsumen.
Keempat variabel yang
mempengaruhi keputusan membeli konsumen, dapat digambarkan sebagai berikut: Gambar
1.1 : Kerangka Konseptual.
Sumber : Lamb,dkk (data diolah oleh penulis ) Variabel
Kualitas (X1) Variabel Merek (X2) Keputusan Membeli Konsumen Variabel Fasilitas (X4) Variabel Harga (X3) D. Hipotesis Hipotesis di dalam penelitian ini adalah
”Faktor kualitas, merek, harga, dan fasilitas
merupakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan membeli konsumen pada usaha pakaian Tauko Medan”.
E. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Tujuan didalam penelitian ini adalah “Untuk
mengetahui dan menganalisis pengaruh
faktor kualitas, merek, harga, dan fasilitas terhadap keputusan membeli konsumen pada usaha pakaian Tauko
Medan”.
2. Manfaat Penelitian Manfaat di dalam
penelitian ini adalah : a. Bagi
Perusahaan Untuk memberikan saran dan masukan yang mungkin bermanfaat bagi usaha dalam melaksanakan kebijakan yang dapat
bermanfaat bagi usaha ini sendiri.
b. Bagi Penulis Untuk menambah pengetahuan dan
sebagai sarana aplikasi terhadap ilmu
yang didapat bangku perkuliahan khsnya yang berkaitan dengan keputusan membeli konsumen.
c. Bagi
Peneliti Selanjutnya.
Sebagai bahan referensi yang
dapat menjadi bahan perbandingan dalam melakukan
penelitian di masa mendatang, khsnya mengenai keputusan membeli konsumen.
F. Metodologi Penelitian 1. Batasan Operasional Variabel Agar penelitian
ini lebih terarah maka peneliti melakukan batasan atau membatasi penelitian untuk melihat perilaku
konsumen, yaitu faktor-faktor yang
mempengaruhi keputusan membeli pada konsumen Tauko Medan.
2. Definisi Operasional Variabel Definisi operasional didalam penelitian ini
adalah a. Kualitas (X1), merupakan
derajat atau tingkat karakteristik yang melekat pada produk yang mencukupi persyaratan atau
keinginan (Setiadi, 2003 : 45).
Skripsi Manajemen:Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Membeli Konsumen Pada Usaha Pakaian
Download lengkap Versi PDF
