BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Dunia
usaha dan dunia industri saat ini sedang mengalami perkembangan yang kian pesat, terbukti dengan banyaknya para
pengusaha baik mikro maupun makro dengan
beragam usaha mereka yang menarik, dan sudah pasti akan menghasilkan laba untuk meningkatkan tarif hidup para
pengusaha dan karyawannya.
UKM (Usaha Kecil Menengah)
mempunyai peranan penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi, Negara berkembang maupun
Negara maju. Pada saat krisis ekonomi
berlangsung di Indonesia, UKM merupakan sektor ekonomi yang memiliki ketahanan paling baik. Kemampuan UKM perlu
diberdayakan dan dikembangkan secara
terus menerus dengan berusaha mereduksi kendala yang dialami UKM, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih
maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan
masyarakat. ( Sutaryo,2004 ) Setiap tahunnya Indonesia melahirkan lebih dari
700.000 sarjana yang menganggur.
Belasan juta penduduk Indonesia
adalah pengangguran terbuka.Sementara itu jumlah wirausahawan hanya 0.18% dari total penduduk
Indonesia, masih jauh tertinggal dibandingkan
dengan Cina yang memiliki angka 2% atau bahkan Singapura dengan rasio 6-7% adalah wirausahawan.
Kurangnya
jumlah perusahaan formal adalah salah satu
titik lemah ekonomi Indonesia. Untuk itu kemandirian adalah kata kunci untuk kemajuan
bangsa Indonesia ini, dan melalui wirausaha mental kemandirian Indonesia dapat terbentuk dan terasah.
(http://heruexa.blogspot.com/2009/10/pengertianwirausaha.html) Banyaknya
perusahaan yang tumbuh diawali model UKM
(usaha kecil menengah) atau small
medium enterprise yang dimotori
oleh semangat kewirausahaan (entrepreneur spirit) yang
tangguh sebagai penggerak aktivitas perekonomian dapat menciptakan lapangan kerja.
Keberlanjutan pertumbuhan jumlah perusahaan
memerlukan jumlah pengusaha yang juga terus tumbuh. Resiko roda perekonomian yang hanya mengandalkan sejumlah kecil pengusaha tampak
jelas pada krisis Asia Timur tahun 1997-1998. Pada saat krisis itu,
ekonomi rakyat diselamatkan oleh usaha
mikro kecil dan menengah yang bertahan. Berdasarkan hal diatas dapatlah kita lihat hubungan yang
sangat erat antara entrepreneurship dan UKM/small bissiness, karena tanpa
adanya entrepreneurship maka tidak akan ada UKM. Kewirausahaan (entrepreneurship)
berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi bangsa.
Singapura misalnya, menjadi negara yang maju
karena prinsip-prinsip entrepreneurship.
Menyadari akan minimnya sumber daya alam, pemerintah bersama dunia usaha sangat bergantung pada kemampuan
berkreasi dan berinovasi dalam menghasilkan
produk dan jasa yang berkualitas.
Adapun jenis UKM yang sedang
marak saat ini adalah usaha di sektor makanan ringan dan faktanya dapat kita lihat di
sepanjang jalan besar kota Medan banyak outlet yang menjual makanan ringan dengan
berbagai jenis. Perkembangan ini disebabkan mulai dari tingginya kebutuhan
masyarakat akan makanan ringan (kegemaran
ngemil), keinginan masyarakat untuk menikmati cita rasa yang berbedabeda yang
ditawarkan para produsen makanan tentunya dengan penampilan, warna yang menarik, dan harga yang terjangkau oleh masyarakat, jadi
dari penjelasan tersebut suatu keputusan
yang tepat untuk turut meramaikan dunia industri makanan ringan. (
http://www.scribd.com/doc/32240387/pengertian-entrepreneurship/) Dengan
demikian, melihat peluang yang sangat besar di sektor UKM, penulis memilih judul Perencanaan Binis Tahu Jaipong.
Usaha yang akan dijalankan ini merupakan
pengolahan tahu ( khususnya tahu goreng ). Tahu adalah panganan yang mengandung protein tinggi karena tahu terbuat
dari kacang kedelai kuning yang kayak
akan protein nabati. Protein merupakan salah satu zat yang sangat baik bagi tubuh manusia segala usia, terutama untuk
anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Pada tahu terdapat berbagai macam kandungan gizi, seperti protein, lemak, karbohidrat, kalori dan mineral,
fosfor, vitamin B-kompleks seperti thiamin, riboflavin,
vitamin E, vitamin B12, kalium dan kalsium (yang bermanfaat mendukung terbentuknya kerangka tulang). Dan
paling penting, dengan kandungan sekitar
80% asam lemak tak jenuh tahu tidak banyak mengandung kolesterol, sehingga sangat aman bagi kesehatan jantung.
Bahkan karena kandungan hidrat arang dan
kalorinya yang rendah, tahu merupakan salah satu menu diet rendah kalori.
Jajanan sehat dan enak merupakan
jajanan yang diminati masyarakat, jajanan berbahan dasar tahu merupakan jajanan sehat
karena kandungan protein yang terdapat dalam
tahu. (http://tautauenak.wordpress.com/kandungan-gizi-dan-manfaat-tahu/) B. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari
dilaksanakannya perencanaan bisnis ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara merealisasikan
sebuah perencanaan bisnis dengan baik dan
dapat diterima pasar.
C. Manfaat Penulisan a) Bagi
penulis, untuk memperoleh pengetahuan tentang bagaimana membuat perencanaan bisnis dengan baik dan benar untuk
dijadikan pedoman bagi penulis dalam
upaya merealisasikan perencanaan bisnisnya.
b) Bagi pembaca dan penulis
lainnya, dapat digunakan sebagai pembanding untuk melakukan penelitian pada waktu yang akan
datang.
c) Dengan melaksanakan
perencanaan bisnis ini bisa menjadi tabungan di masa depan.
D. Sistematika Penelitian Secara garis besar pembahasan yang dilakukan
dibagai atas tiga bab, dimana setiap
babnya dibagai atas beberapa sub bab sesuai dengan pembahasannya.
Download lengkap Versi PDF
