PENDAHULUAN
Latar Belakang
Padi adalah
tanaman yang paling banyak dibudidayakan, meliputi sekitar 143,5 juta hektar, dan 90% lebih berada
dikawasan Asia. Luas areal padi di setiap negara sangat tergantung dari kebijaksanaan
masing – masing pemerintah. Padi dapat
tumbuh di hampir semua jenis tanah dari yang bertopografi datar sampai miring, dan sampai 1500 m di atas permukaan
laut (Noor, 1996).
Sebagai bahan
makanan, nasi dan beberapa bahan makanan pokok lainnya merupakan sumber untuk mendapatkan karbohidrat
dan lemak. Pencernaan karbohidrat di
dalam tubuh akan menghasilkan energi. Dibandingkan dengan bahan makan lainnya, beras merupakan bahan
makanan yang paling lengkap kandungan
gizinya dan sangat tinggi kandungan karbohidrat, lemak dan proteinnya (Sugeng, 2001).
Hal ini
menjadikan padi sebagai tanaman pangan yang terpenting di Indonesia dan menyebabkan kebutuhan terhadap
padi terus bertambah.Produksi padi tahun
2009 sebesar 64,33 juta ton gabah kering
giling, meningkatan sebanyak 4
juta ton (6,64%) dari tahun 2008. Produksi 2010 diperkirakan sebesar 64,9 juta ton gabah kering giling, yang
menunjukkan peningkatan sebanyak 568,37
ribu ton (0,88%) (www.bps.com,2010).
Untuk
meningkatkan produksi padi nasional, adalah dengan rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi baru, dan itu
meliputi intensifikasi pertanian, salah
satunya dengan budidaya padi system of rice intensification (SRI). Pada sistem SRI pemakaian air lebih hemat dan
pendapatan petani meningkat karena hemat
benih, biaya tanam lebih rendah dan produksi lebih tinggi. Meskipun benih yang ditanam hanya satu namun akarnya lebih
panjang dan anakan padi yang dihasilkan
lebih banyak. Pupuk yang dianjurkan pada metoda SRI adalah pupuk organik karena selain memperbaiki struktur
tanah, juga bisa mengikat air (www.pu.go.id,
2010).
Penggunaan pupuk
kimia yang terus menerus dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, penurunan produktivitas
lahan, terjadinya residu bahan kimia
sehingga membahayakan kesehatan. Pupuk organik merupakan solusi untuk memberdayakan pertanian yang berkelanjutan.
Penggunaan pupuk organik diharapkan
dapat menggantikan sebagian dari penggunaan pupuk kimia.
Contoh Skripsi Agronomy:Pertumbuhan Dan Produksi Tiga Varietas Padi Gogo (Oryza sativa L.) Terhadap Perbandingan Pemberian Kascing Dan Pupuk Kimia
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.