Contoh Skripsi Farmasi:Pemeriksaan Kadar Pirazinamida Dalam Plasma Darah Pasien Tb Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Dengan Fase Gerak Buffer Fosfat Ph 7,4 Metanol Dan Baku Dalam Nikotinamid



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Insidensi tuberkulosis (TB) dilaporkan meningkat secara drastis pada  dekade terakhir ini di seluruh dunia. Demikian pula di Indonesia, tuberkulosis/TB  merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (mortalitas), angka  kejadian penyakit (morbiditas),  maupun diagnosis dan terapinya. Hasil survei  Kesehatan Rumah Tangga Depkes RI tahun 1992, menunjukkan bahwa  tuberkulosis/TB merupakan penyakit kedua penyebab kematian (Anonim  , 2008).
Kasus TB ini meningkat disebabkan tingginya angka resistensi terhadap  obat TB. Resistensi ini disebabkan antara lain karena pemakaian obat anti  tuberkulosis (OAT) tunggal, kombinasi OAT yang tidak memadai, dan pemakaian  yang tidak teratur. Penyebab utama terjadinya kegagalan pengobatan tuberkulosis  adalah penderita tidak mematuhi ketentuan dan lamanya pengobatan secara teratur  untuk mencapai kesembuhan, terutama pemakaian obat secara teratur pada 2  bulan fase awal (Chuluq, dkk., 2004).

Penggunaan Obat Anti TB yang dipakai dalam pengobatan TB adalah  antibotik dan anti infeksi sintetis untuk membunuh kuman Mycobacterium.
Aktifitas obat TB didasarkan atas tiga mekanisme, yaitu aktifitas membunuh  bakteri, aktifitas sterilisasi, dan mencegah resistensi. Obat yang umum dipakai  adalah  isoniazid,  etambutol, rifampisin, pirazinamida, dan streptomisin.
Kelompok obat ini disebut sebagai obat primer (Crofton, dkk., 2002). Isoniazid  dan rifampisin adalah dua obat yang paling aktif. Suatu kombinasi isoniazid rifampisin yang diberikan selama 9 bulan akan menyembuhkan 95-98% kasus  tuberkulosis yang disebabkan oleh strain yang peka (yang rentan). Tambahan  pirazinamida pada kombinasi ini untuk 2 bulan pertama akan mempersingkat lama  terapi sampai menjadi 6 bulan tanpa kehilangan efikasinya (Chamber, H.F., 2004).
Pirazinamida merupakan obat bakterisidal yang kuat. Terutama efektif  untuk membunuh TB yang berada di dalam sel-sel. Sangat berguna untuk  pengobatan jangka pendek (Crofton, dkk., 2002). Pirazinamida digunakan dalam  fase pengobatan awal untuk aktivitas bakterisidnya yaitu mencegah secara  perlahan metabolisme basilnya yang menyebabkan penurunan tingkat  kekambuhan setelah pengobatan kemoterapi (Becker,et.all., 2007). Pirazinamida  merupakan suatu obat garis depan yaitu sebagai agen “sterilisator” aktif untuk  melawan sisa-sisa organisme intraseluler yang dapat mengakibatkan kekambuhan  (Chamber, H.F., 2004).


Contoh Skripsi Farmasi:Pemeriksaan Kadar Pirazinamida Dalam Plasma Darah Pasien Tb Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Dengan Fase Gerak Buffer Fosfat Ph 7,4  Metanol Dan Baku Dalam Nikotinamid
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini 

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads 

Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.