BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Stroke adalah
sindrom yang terdiri dari tanda dan/atau gejala hilangnya fungsi system saraf pusat fokal (global) yang berkembang cepat
(dalam detik atau menit).
Gejala
ini berlangsung lebih
dari 24 jam
atau menyebabkan kematian
(Ginsberg, 2007).
Stroke
dapat terjadi karena
seseorang individu yang
sehat memiliki faktor risiko
stroke. Faktor risiko
stroke ada yang
dapat dikendalikan dan
ada pula yang tidak dapat
dikendalikan.Faktor risiko stroke
yang tidak dapat
dikendalikan adalah usia, jenis kelamin, ras, riwayat keluarga,
dan riwayat stroke sebelumnya. Kelompok usia
lanjut dan laki-laki lebih mudah terkena stroke, demikian pula seseorang dengan
riwayat
keluarga stroke. Faktor
risiko stroke yang
dapat dikendalikan adalah hipertensi,
diabetes, merokok, kolesterol
darah yang tinggi,
trigliserida darah yang tinggi,
obesitas.
Stroke
dapat dibagi menjadi
dua kategori utama
yaitu, stroke hemoragik
dan stroke iskemik.
Dua katerori ini
merupakan suatu kondisi
yang berlawanan. Pada stroke hemoragik
cranium yang tertutup
mengandung darah yang
terlalu banyak, sedangkan
pada stroke iskemik
terjadinya gangguan ketersediaan
darah pada suatu area
di otak dengan kebutuhan oksigen dan nutrisi area tersebut. Setiap kategori
dari stroke dapat
dibagi menjadi beberapa
subtipe, yang masing-masing
mempunyai strategi penanganan
yang berbeda (Gofir, 2009) Di Indonesia
penyakit ini menduduki posisi ketiga setelah jantung dan kanker.
Sebanyak
28,5 persen penderita
stroke meninggal dunia.
Sisanya menderita kelumpuhan sebagian maupun total. Hanya 15
persen saja yang dapat sembuh total dari
serangan stroke atau
kecacatan. Yayasan stroke
Indonesia (yastroki) menyebutkan bahwa 63,52 per 100.000 penduduk
Indonesia berumur di atas 65 tahun ditaksir
terjangkit stroke. Setengah juta penduduk di sini akan terjangkit penyakit itu.
Sedangkan jumlah orang yang meninggal dunia
diperkirakan 125.000 jiwa pertahun (Sutrisno,2007).
Lipid
plasma yaitu, kolesterol,
trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak
bebas, berasal dari makanan
(eksogen) dan dari sintesia lemak (endogen). Lipid tidak larut dalam plasma, sehingga lipid terikat pada
protein sebagai mekanisma transpor dalam serum.
Ikatan ini menghasilkan
empat kelas utama
lipoprotein: kilomikron, lipoprotein densitas sangat rendah (VLDL), lipoprotein densitas rendah (LDL),
dan lipoprotein densitas
tinggi (HDL) (Price,
2005). Profil lipid
yang sering diperiksa antara lain, trigliserida, kolesterol, LDL,
dan HDL. Kolesterol adalah suatu zat
lemak yang beredar di dalam darah,
diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh, tetapi kolesterol berlebih akan menimbulkan
masalah terutama pada pembuluh darah jantung dan
otak. Darah mengandung
80% kolesterol yang
diproduksi oleh tubuh sendiri
dan 20 % berasal dari makanan. Kolesterol yang diproduksi terdiri atas 2 jenis yaitu kolesterol HDL dan kolesterol LDL. Bila
kolesterol LDL jumlahnya berlebih di dalam
darah akan diendapkan pada dinding pembuluh darah dan membentuk bekuan yang
dapat menyumbat pembuluh
darah, sedangkan kolesterol
HDL, mempunyai fungsi
membersihkan pembuluh darah
dari kolesterol LDL
yang berlebihan. Selain itu ada trigliserida
yang terbentuk sebagai
hasil dari metabolism
makanan yang berbentuk
lemak dan juga
berbentuk karbohidrat dan
protein yang berlebihan (Siswono, 2006).
Oleh
karena itu, menurut
teori diatas, peneliti
merasa perlu melakukan penelitian
untuk mengetahui bagaimana
gambaran Lipid Profile
terhadap pasien stroke iskemik yang dirawat di bagian
neurologi RSUP H.Adam Malik.
1.2 Rumusan Masalah a. Bagaimanakah gambaran Lipid Profile pada
penderita stroke iskemik? b. Apakah ada hubungan antara Lipid Profilepada
pasien stroke iskemik dengan angka
kejadian? 1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1
Tujuan Umum Untuk mengetahui
Gambaran Lipid Profile pada penderita stroke iskemik di RSUP H.Adam Malik.
1.3.2
Tujuan Khs Mengetahui apakah ada
terjadi peningkatan Lipid
Profile pada pasien stroke iskemik.
1.4 Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat
memberikan manfaat untuk: 1. Bagi petugas kesehatan Memberikan informasi
sebagai bahan referensi
untuk melakukan penyuluhan, dan pencegahan, untuk penyakit
stroke iskemik.
Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Lipid profile pada Penderita Stroke
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
