BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Perairan laut
Belawan dinyatakan telah tercemar oleh logam berat. PT.
Pelabuhan Indonesia I melaporkan bahwa logam
Pb, Cd, dan Hg yang merupakan logam
berat yang toksik dalam perairan Belawan telah melewati ambang batas (Laporan Pemantau Pelindo I, 2004). Pada air
laut di lautan lepas kontaminasi logam
biasanya terjadi secara langsung dari atmosfer atau karena tumpahan minyak dari kapal tanker yang melewatinya,
juga berasal dari pertambangan, peleburan
logam, dan jenis industri lainnya (Darmono, 2001).
Cumi-cumi yang termasuk dalam kelas Cephalopoda
merupakan kelompok yang tertinggi
tingkat evolusinya di antara mollusca. Tubuh simetri bilateral, dengan sebuah kaki yang terbagi
menjadi lengan-lengan yang dilengkapi alat
penghisap dan sistem saraf yang berkembang baik terpusatkan di kepala.
Cumi-cumi mempunyai pandangan mata yang sangat
bagus, berenang dengan cepat, dan dapat
merayap di dasar atau berenang di dekat dasar (Romimohtarto, 2001).
Berdasarkan pola hidupnya tersebut, yaitu habitat maupun faktor makanannya, cumi-cumi dapat dijadikan sebagai
salah satu bioindikator yang digunakan
untuk mengetahui besarnya pencemaran yang terjadi dalam lingkungan habitatnya.
Penelitian sebelumya telah menyatakan bahwa
cumi-cumi sebagai salah satu biota laut
yang berasal dari perairan laut Belawan telah tercemar logam plumbum (Pb) (Mariadi, 2007). Padahal kita
ketahui bawa cumi-cumi merupakan salah
satu bahan makanan yang banyak digemari masyarakat yang diperdagangkan di banyak pasar di Indonesia
dan mempunyai nilai ekonomi (Romimohtarto,2001).
Logam Pb merupakan salah satu logam yang
banyak dimanfaatkan dalam kehidupan
manusia dibanding logam toksik
lainnya dikarenakan logam ini memiliki sifat-sifat yang khs, seperti
sifatnya yang lunak, tahan terhadap korosi,
titik lebur rendah, serta bahan isolator yang baik (Palar, 2008). Di antaranya digunakan pada industri baterai,
kabel, penyepuhan, pestisida, antiletup pada
bensin, zat penyn solder, dan sebagai formulasi penyambung pipa (Widowati,2008). Akibatnya buangan (limbah)
dari industri tersebut akan jatuh pada
jalur-jalur perairan seperti anak-anak sungai, kemudian akan dibawa terus menuju lautan, sehingga akan merusak serta
mencemari lingkungan perairan yang dimasukinya
(Palar, 2008).
Contoh Skripsi Farmasi:Studi Perbandingan Pemanfaatan Jeruk Nipis, Asam Cuka, dan Asam Jawa dalam Pengikatan Plumbum (Pb) pada Cumi-Cumi di Perairan Belawan
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.
