Contoh Skripsi Kedokteran:Prevalensi Pterygium pada Populasi Penarik Beca Mesin


BAB  PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang  Pterygium adalah suatu struktur patologis berbentuk sayap (Tradjustrisno,  2009) yang tumbuh pada mata, dimulai dari konjungtiva bagian perlimbal ke  permukaan kornea (Detorakis, 2000). Jika tidak dicegah progresinya dan tidak  diterapi pada stadium dini, pterygium dapat menyebabkan gangguan penglihatan  seperti astigmatisme dan kebutaan (Tan, 2002). Oleh karena itu pengetahuan  terhadap faktor resiko dan penyebab dari pterygium sangat diperlukan untuk  strategi pencegahan dan terapetik.
Meskipun belum ada mekanisme yang pasti, pterygium diperkirkan terjadi  akibat mikrotrauma oleh partikel debu dan didukung oleh cuaca yang kering dan  panas. Kondisi ini terutama didapat pada negara-negara tropis, sehingga meskipun  kejadian pterygium terdistribusi di berbagai negara, terdapat bahwa prevalensi  pada daerah khatulistiwa sekitar 22% lebih tinggi dari negera lain (Laszuarni,  2009), dengan insidensi paling tinggi pada area dengan lattitude 37 derajat utara  dan tenggara dari garis khatulistiwa (Choi, 1977).

Di Indonesia yang letaknya tepat pada garis khatulistiwa, telah dilakukan  penelitian tentang prevalensi pterygium pada tahun 2002 oleh Chia, S.E et al dan  didapatkan hasil sebesar 10%. Pada penetilian lain, terdapat bahwa kejadian  pterygium berhubungan dengan umur dan pekerjaan di luar rumah (G. Gazzard et  al, 2002) dan frekuensi pretygium 9 kali lebih tinggi daripada pasien dengan  riwayat tanpa memakai pelindung mata (Laszuarni, 2009). Kejadian pterygium  juga lebih sering ditemukan pada populasi pria (Taylor et al, 1999).
Karena pria yang beraktivitas diluar merupakan salah satu populasi highrisk, maka telah dilakukan penelitian tentang prevalensi pterygium pada populasi  pengemudi roda dua sebelumnya, oleh Ukponmwan pada tahun 2007. Jika  digunakan sebagai metode pencarian nafkah, maka pengemudi kendaraan roda  dua komersial seperti penarik beca mesin atau ojek akan terpapar terhadap sinar    matahari, debu dan angin untuk durasi yang lama setiap harinya. Paparan terhadap  kondisi seperti ini merupakan faktor risiko untuk berbagai kelainan pada mata,  salah satunya adalah penyakit yang disebut pterygium (Ukponmwan, 2007).
Oleh karena pengetahuan diatas, maka penelitian ini akan mencoba untuk  mencari prevalensi pterygium pada salah satu populasi yang berisiko untuk  mendapatnya, yaitu populasi penarik beca mesin.
1.2.  Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diurai diatas, maka peneliti  memutuskan untuk merumuskan masalah dalam penulisan karya ilmiah ini  sebagai: ”Berapakah prevalensi penyakit pterygium pada populasi penarik beca mesin di  area sekitar ?” 1.3.    Tujuan penelitian  1.3.1.  Tujuan umum Mengetahui prevalensi pterygium pada populasi penarik becak di area  sekitar  1.3.2.  Tujuan khs -  Mengetahui tingkat/derajat keparahan dari pterygium.
-  Mengetahui jumlah prevalensi setiap derajat pterygium pada  populasi.
-  Mengetahui lokasi dari pterygium.
1.4.  Manfaat Penelitian 1.4.1.  Di bidang akademik/ilmiah  Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan di bidang opthalmologi,  khsnya tentang hubungan faktor risiko paparan terhadap cahaya  Ultraviolet-B, asap, angin dan debu pada prevalensi pterygium di  populasi penarik beca mesin.
  1.4.2.  Di masyarakat umum  Memberikan informasi kepada masyarakat luas, khsnya pada populasi  penarik beca mesin serta populasi berisiko lainnya (pengemudi sepeda  motor, pekerja bangunan) tentang ptergyium serta tindakan preventif  yang dapat dilakukan.
1.4.3.  Di bidang pelayanan masyarakat  Meningkatkan upaya dalam edukasi dan meningkatkan tingkat kesadaran  masyarakat tentang kepentingan melindungi mata ketika sedang  beraktivitas, terutama keuntungan dari penggunaan helm dan visor.
1.4.4.  Di bidang pengembangan penelitian  Memberikan data bagi peneliti lain di  bidang opthalmologi tentang  hubungan antara faktor risiko paparan terhadap cahaya Ultraviolet-B,  debu, asap dan angin dengan prevalensi pterygium pada populasi yang  berisiko.


Contoh Skripsi Kedokteran:Prevalensi Pterygium pada Populasi Penarik Beca Mesin
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads