BAB PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Peptic Ulcer
Disease (PUD) adalah
salah satu penyakit
yang paling umum yang mempengaruhi
saluran gastrointestinal (GI).
Hal ini menyebabkan
cedera inflamasi di mukosa
lambung atau duodenum,
dengan ekstensi luar
submukosa ke dalam mukosa
muskularis. Etiologi kondisi
ini adalah multifaktorial dan
jarang berhubungan hanya untuk
sekresi asam berlebihan.
Meskipun tukak gaster
adalah penyakit yang umum,
diagnosis bisa sulit
karena memiliki spektrum
yang luas dari presentasi klinis,
mulai dari asimptomatik
ke nyeri epigastrium
samar-samar, mual, dan
anemia kekurangan zat
besi yang dapat
mengakibatkan perdarahan akut
yang mengancam jiwa (Shrestha,
2009).
Tukak gaster tersebar di seluruh
dunia dengan prevalensi berbeda tergantung pada sosial ekonomi, demografi, dan dijumpai
lebih banyak pada pria usia lanjut dan kelompok sosial
ekonomi rendah pada
dekade keenam. Insidensi
dan kekambuhan saat
ini menurun sejak
ditemukan kuman Helicobacter
pylori (H. pylori)
sebagai penyebab tukak
gaster, disamping NSAID,
dan penyebab yang
jarang adalah Sindroma Zollinger Ellison (Tarigan, 2001).
Di Denmark, prevalensi tukak
gaster adalah 1,2% untuk pria dan 0,6% untuk perempuan.
Kejadian tahunan tukak
gaster bervariasi dari
sekitar 1 kasus
per 1000 penduduk di Jepang menjadi 1,5 kasus per 1000
penduduk di Norwegia menjadi 2,7 kasus per
1000 penduduk di Skotlandia (Shrestha, 2009).
Di Amerika
Serikat, angka kematian
adalah sekitar 1
kasus per 1000.000 orang
berdasarkan estimasi tahun
1979. Angka kematian
lebih tinggi pada
pasien yang lebih
tua dari 75
tahun, yang dapat
disebabkan oleh tingginya
tingkat penggunaan NSAID
dalam kelompok usia
ini. Kelompok berisiko
tinggi lainnya termasuk
orang dengan insufisiensi
ginjal kronis dan
diabetes. Tukak gaster
juga terkait dengan morbiditas cukup
berhubungan dengan nyeri epigastrium kronis, mual, muntah, dan anemia (Shrestha, 2009).
Tukak gaster ditemukan setelah
pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan rasa
sakit seperti terbakar,
muntah, dan penurunan
berat badan. dan
diagnosis ditegakkan dengan
melakukan endoskopi (Mayo Clinic Stuff, 2011).
Studi seroepidemiologik populasi
umum di Indonesia
menunjukkan bahwa prevalensi tukak gaster yang disebabkan oleh
H. pylori pada anak-anak berumur 0-14 tahun sekitar 7,2-28%, sedangkan pada umur
diatas 15 tahun antara 36.54,3%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin meningkatnya umur,
maka prevalensinya pun semakin tinggi.
Sebuah survei di Jakarta menunjukkan bahwa penderita tukak gaster karena H.
pylori lebih
banyak ditemukan pada
etnik Batak dan
Cina dari etnik
lainnya (Silitonga, 2007).
1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar
belakang di atas,
dapat dirumuskan suatu
masalah dalam penulisan penelitian ini, yaitu: “Bagaimanakah karakteristik
dan proporsi penderita
Tukak Gaster di Rumah
Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik pada
tahun 2010?” 1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1.
Tujuan Umum Tujuan penelitian ini
secara umum adalah
untuk mengetahui proporsi penderita tukak gaster di Rumah
Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, tahun 2010.
1.3.2. Tujuan Khs Tujuan penelitian
ini secara khs
adalah untuk mengetahui
karakteristik penderita tukak
gaster pada tahun
2010 di Rumah
Sakit Umum Pusat
Haji Adam Malik, .
1.4 Manfaat Penelitian 1. Bagi masyarakat Meningkatkan pengetahuan para
pembaca Karya Tulis Ilmiah ini tentang penyakit Tukak
Gaster dan meningkatkan
pengetahuan para pembaca tentang distribusi dan frekuensi penderita
Tukak Gaster di RSUP H. Adam Malik tahun
2010 sesuai umur,
jenis kelamin, penyakit
penyata, keluhan utama yang
dialami penderita dan penatalaksanaan.
2. Bagi peneliti Sebagai pengalaman
berharga bagi peneliti
dalam menerapkan ilmu metode
penelitian.
Contoh Skripsi Kedokteran:Karakteristik dan Proporsi Penderita Tukak Gaster
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
