BAB PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pada saat ini banyak orang yang tidak memperhatikan
kesehatannya. Baik ditinjau dari asupan
makanan ataupun aktivitas fisik orang tersebut. Pada umumnya masyarakat di perkotaan lebih sering
mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan cepat saji atau fast food. Mereka yang tinggal
di daerah perkotaan juga mengalami penurunan
aktivitas fisik seperti olahraga rutin dengan durasi lebih kurang 30 menit yang diakibatkan gaya hidup dan pekerjaan yang
menuntut banyak waktu dan tenaga.
Hal ini menyebabkan masyarakat mengalami
kenaikan berat badan dan akhirnya menjadi
obesitas.
Obesitas adalah penumpukan lemak yang
berlebihan ataupun abnormal yang dapat
mengganggu kesehatan (WHO, 2011). Seseorang yang dikatakan obesitas apabila terjadi pertambahan atau pembesaran
sel lemak tubuh mereka (Myers, 2004).
Menurut World Health Organization (WHO),
obesitas dapat terjadi karena dua hal yaitu
akibat peningkatan asupan makanan tinggi karbohidrat dan lemak tetapi rendah vitamin dan mineral dan juga penurunan
aktivitas fisik akibat kerja, transportasi yang semakin canggih dan peningkatan urbanisasi.
Berdasarkan data WHO, terdapat 1,6 milyar
orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih (overweight) dan 400 juta diantaranya mengalami obesitas (WHO, 2011).
Sedangkan di Indonesia, menurut data Riset
Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2007, prevalensi nasional obesitas umum pada penduduk berusia ≥ 15 tahun adalah
10,3% (laki-laki 13,9%, perempuan 23,8%)
(Depkes RI, 2009). Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah suatu baku
yang praktis dan sering digunakan untuk
menentukan apakah seseorang mengalami kenaikan berat badan berlebih atau obesitas (WHO, 2011). IMT dapat
dihitung dengan cara membagikan tinggi
badan dalam meter kuadrat dengan berat badan sekarang dalam kilogram.
Seseorang dikatakan overweight atau berat
badan berlebih apabila didapati IMT lebih dari atau sama dengan 25 dan dikatakan
obesitas apabila IMT lebih dari atau sama dengan
30 (WHO, 2011). Untuk mendapatkan berat ideal, seseorang diharuskan untuk melakukan aktivitas fisik lebih kurang
30 menit intensitas sedang (WHO, 2011). 1.2
Rumusan Masalah Bagaimana gambaran aktivitas olahraga mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2011 yang menderita obesitas? 1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Mengetahui gambaran aktivitas olahraga mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2011yang menderita obesitas.
1.3.2
Tujuan Khs 1. Untuk mengetahui
proporsi obesitas di kalangan mahasiwa angkatan 2011. 2. Untuk mengetahui jenis olahraga yang
terbanyak dilakukan oleh mahasiswa Fakultas
Kedokteran angkatan 2011 yang menderita obesitas.
3.
Untuk mengetahui frekuensi rutin olahraga mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2011 yang menderita obesitas.
4.
Untuk mengetahui durasi dalam
berolahraga pada mahasiswa Fakultas Kedokteran
angkatan 2011 yang menderita obesitas.
1.4
Manfaat Penelitian 1. Hasil
penelitian ini diharapkan dapat sebagai masukan untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran agar lebih memperhatikan kesehatan dengan rutin berolahraga sehingga terhindar
dari obesitas.
2. Hasil penelitian diharapkan dapat dipakai
sebagai data dasar untuk penelitian lebih
lanjut tentang obesitas di kalangan mahasiswa.
Contoh Skripsi Kedokteran:Gambaran Aktivitas Olahraga Pada Mahasiswa
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
