Skripsi Teknologi Informasi:Simulasi Algoritma Levenshtein Distance Untuk Fitur Autocomplete Pada Aplikasi Katalog Perpustakaan


BAB 1  PENDAHULUAN
 1.1. Latar Belakang  Kemajuan  teknologi  pada  masa  sekarang  sangat  membantu  serta  memberi  kemudahan  bagi  manusia  dalam  melakukan  berbagai  aktivitas  (Andhika,  2010),  khsnya  aktivitas  yang  berkaitan  dengan  informasi  seperti  mencari  informasi  buku,  mencari  bahan  kuliah,  mencari  informasi  seseorang,  dan  lain-lain.  Jika  informasi  yang  dicari  memiliki  jumlah  yang  masih  sedikit,  pencarian  dapat  dilakukan secara manual. Namun jika informasi yang dicari sudah memiliki jumlah  yang  banyak  dan  besar  maka  pengguna  akan  mengalami  kesulitan  dalam  mencari  informasi yang dicari (Chiquita, 2011). Untuk memperoleh informasi dengan cepat  dan  mudah  dari  banyaknya  kumpulan  informasi  maka  dapat  menggunakan  mesin  pencari.
Mesin  pencari  merupakan  program  komputer  yang  dirancang  agar  mampu  menemukan informasi yang dicari dari banyaknya kumpulan informasi yang tersedia  (Haryanto, 2011). Dengan adanya mesin pencari setiap orang dapat dengan mudah  memperoleh informasi yang diinginkan. Dengan mengetikkan kata yang ingin dicari  pada mesin pencari maka seluruh informasi yang diinginkan akan ditampilkan.

Namun  sejumlah  penelitian  terhadap  mesin  pencari  menyimpulkan  bahwa  rata-rata kesalahan dalam pengetikan kata yang dicari yang dilakukan oleh pengguna  cukup  tinggi  (Benisius,  2010),  kesalahan  dalam  pengetikan  kata  yang  dicari  oleh  pengguna dapat menyebabkan informasi yang dicari tidak dapat ditemukan.Untuk itu  dibutuhkan  penambahan  fitur  yang  dapat  membantu  pengguna  ketika  mengetik,  dimana  fitur  tersebut  dapat  menampilkan  prediksi  kata  seperti  autocomplete yang    dapat  membantu  pengguna  untuk  mengetikkan kata  pada  mesin  pencari.
Autocompletemerupakan fitur atau layanan  yang dapat menampilkan prediksi kata  jika kata yang diketikkan belum lengkap (Kma, 2012).
Beberapa  penelitian  yang  berkaitan  dengan  masalah  ini  diantaranya  yaitu  penelitian yang pernah dilakukan oleh Chiquita (2011), pada penelitiannya Chiquita  menerapkan algoritma Boyer-Mooreuntuk layanan  autocompletedan menggunakan  algoritma  Dynamic Programminguntuk layanan  autocorrectuntuk mencari kata di  dalam  paragraf.  Kemudian  selanjutnya  penelitian  yang  pernah  dilakukan  oleh  Kma  (2012),  pada  penelitiannya  Kma  melakukan  pencocokan  string untuk  fitur autocompletionpada text editoratau integrated development environment(IDE)  menggunakan algoritma  Brute Forcedan  KMP. Selanjutnya penelitian yang pernah  dilakukan oleh Pradhana (2012), pada penelitiannya Pradhana menerapkan algoritma  string  matching seperti  Brute  Force,  Knuth-Morris  Pratt dan  Boyer-Moore untuk  fitur autocorrect dan fitur autotext pada smart phones.
Pada  penelitian  ini,  penulis  akan  mensimulasikan algoritma  Levenshtein  Distance untuk  menghasilkan  fitur  autocomplete.  Pada  simulasinya  fitur  autocomplete digunakan  untuk  membantu  pengetikan  judul  buku  pada  aplikasi  katalog  perpustakaan.  Algoritma  Levenshtein  Distance merupakan  salah  satu  algoritma  Approximate  String  Matching yang  digunakan  dalam  pencarian  string berdasarkan  pendekatan  perkiraan  (Adiwidya,  2009).  Pada  penelitian  sebelumnya  algoritma  string  matching seperti  Brute  Force,  Boyer-Moore,  dan Knuth-Morris  Prattmelakukan pencocokan secara bertahap pada seluruh rangkaian stringsehingga  memiliki  proses  yang  cenderung  panjang  dan  rumit  (Pradhana,  2012).  Sedangkan  algoritma  Levenshtein  Distance melakukan  modifikasi  dengan  mengubah  suatu  string  menjadi  string  yang  lain  sehingga  prosesnya  lebih  sederhana  (Ardiyanto,  2008).
Algoritma  Levenshtein  Distance terbukti  dapat  menyelesaikan  beberapa  permasalahan  dalam  penelitian  ilmiah,  beberapa  penelitian  yang  pernah  dilakukan  yang berkaitan dengan algoritmaLevenshtein Distance, diantaranya  yaitu Adriyani  (2012)  menggunakan  algoritma  Levenstein  Distance dan  metode  empiris  untuk  menampilkan saran perbaikan kesalahan pengetikan dokumen berbahasa Indonesia,  Andhika  (2010)  di  dalam  penelitiannya  menggunakan  algoritma  Levenshtein  Distance untuk  menampilkan  string  suggestion pada  aplikasi  seperti  spell  checker   dan  kamus. Selanjutnya  Benisius  (2010)  menggunakan  algoritma  Levenshtein  Distance untuk  sistem  pengoreksian  kata  kunci,  dimana  di  dalam  penelitiannya  Benisius melakukan studi kasus terhadap  websiteUniversitas Halmahera. Di dalam  penelitiannya  juga,  Benisius  menggunakan  proses  crawling dan  indexing  untuk  mengumpulkan  informasi  dari  website Universitas  Halmahera  untuk  dicocokkan  dengan kata kunci sebagai hasil koreksi kata kunci.
1.2. Rumusan Masalah  Kesalahan  dalam  pengetikan  judul  buku  pada  aplikasi  katalog  perpustakaan  dapat  menyebabkan informasi mengenai buku yang dicari tidak ditemukan, oleh karena itu  dibutuhkan  suatu  pendekatan  yang  dapat  memberikan  alternatif  judul  buku  yang  pengguna tuliskan.
1.3. Batasan Masalah  Adapun batasan masalah yang diberikan pada penelitian ini adalah sebagai berikut :  1.  Data koleksi perpustakaan  yang akan digunakan di dalam penelitian hanya data  buku  saja  seperti  judul  buku,  pengarang,  penerbit,  tahun  terbit,  edisi,  jenis,  deskripsi, subjek, bahasa dan jumlah eksemplar, sedangkan jurnal dan kumpulan  dokumen pendidikan yang lain tidak diikutsertakan.
2.  Buku-buku  yang  digunakan  di  dalam  penelitian  hanya  buku-buku  yang  berhubungan dengan komputer.
3.  Pencarian informasi buku dilakukan hanya berdasarkan judul buku.
1.4. Tujuan Penelitian  Adapun  tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  membuat  autocomplete pada  aplikasi  katalog  perpustakaan  dengan  mensimulasikan  algoritma  Levenshtein  Distance agar  dapat membantu pengguna ketika menuliskan judul buku yang ingin dicari.
  1.5.  Manfaat Penelitian  Manfaat yang diharapkan penulis dari penelitian ini yaitu :  1.  Dapat membantu pengguna untuk pengetikan judul buku.
2.  Memberikan  sumbangan  pengetahuan  kepada  masyarakat  mengenai  algoritma  Levenshtein Distance.
1.6.  Metode Penelitian  Adapun metode penelitian yang akan digunakan adalah:  1.  Studi Literatur  Pada  tahap  ini  dilakukan  dengan  membaca  dan  mempelajari  lebih  dalam  bukubuku referensi, jurnal atau sumber-sumber penelitian lain yang berkaitan dengan  autocomplete serta teori algoritma Levenshtein Distance.
2.  Analisis dan Perancangan Desain Sistem  Pada tahap ini akan dilakukan analisis terhadap penerapan algoritma  Levenshtein  Distancepada autocomplete, serta perancangan aplikasi, antara lain: menggambar  flowchart, use case, DFD dan perancangan antarmuka atau interface.
3.  Implementasi Sistem  Pada tahap ini akan dilakukan pengkodean dan menerapkan perancangan aplikasi  tersebut ke dalam bahasa pemrograman PHP dan MYSQL.
4.  Pengujian Sistem  Pada  tahap  ini  akan  dilakukan  pengujian  terhadap  aplikasi  apakah  telah  memenuhi kriteria atau tidak.
5.  Dokumentasi Sistem  Pada tahap ini akan dilakukan penulisan laporan mengenai aplikasi tersebut yang  bertujuan untuk menunjukkan hasil penelitian ini.


Skripsi Teknologi Informasi:Simulasi Algoritma Levenshtein Distance Untuk Fitur Autocomplete Pada Aplikasi Katalog Perpustakaan
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads