Contoh Skripsi Public Administration:Strategi Pemasaran Telkom Speedy di PT. Telkom Medan


 BAB  PENDAHULUAN
 1.1.Latar Belakang Masalah  Dewasa ini perubahan terjadi dengan cepat diberbagai bidang seperti  teknologi, industri, dan komunikasi membuat kita juga harus berpacu dengan  waktu untuk dapat mengikuti serta menyesuaikan diri dengan segala perubahan  yang terjadi. KhContoh makalahsnya bagi organisasiatau perusahaan yang bergerak didunia  bisnis yang menghasilkan barang dan jasa.
 Pelayanan adalah suatu aktivitas atauserangkaian aktivitas yang bersifat  tidak kasat mata yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antar konsumen  dengan karyawan atau hal- hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi  pelayanan yang dimaksudkan untuk memecahkan permasalahan konsumen atau  pelanggan. Pelayanan bertujuan untuk memuaskan keinginan masyarakat pada  umumnya.
Untuk mencapai kepuasan pelanggan maka harus ada kualitas  pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat atau  pelanggan  Banyak perusahaan pada awalnya menjalankan usahanya hanya bertujuan  untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atasjasa perusahaan yang diberikan,  namun seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan sekarang lebih sering  meningkatkan tujuan ke arah yang lebih baik yakni bagaiman cara menumbuhkan  konsumen yang puas kearah konsumen yangloyal, karena jelas sekali bagi  perusahaan bahwa sebenarnya pelanggan yang loyal lebih bernilai dibandingkan  Contoh makalah   dengan pelanggan yang hanya sekedar ingin tahu terhadap jasa mereka, karena  sumber pendapatan perusahaan yang bisa diandalkan adalah berasal dari  pelanggan yang membeli produk jasa perusahaan secara terus menerus.
 PT. Telkom Medan, sebagai Badan Usaha Milik Negara selaku  penyelenggara telekomunikasi di Indonesia memiliki dua buah fungsi yakni  sebagai agen pembangunan dan juga sebagai pencetak laba. Sesuai dengan  keadaan dunia sekarang yang semakin mengglobal, PT. Telkom Medan  dihadapkan pada suatu era yang semakin terbuka persaingannya, yang berbeda  dengan era monopoli yang pernah dinikmati beberapa dekade sebelumnya.
 Karena terjadi perubahan pada kebutuhan dan tuntutan masyarakat atau  pelanggan untuk memperoleh pelayanan yang berkualitas. Disini kita akan  membicarakan bagaimana pelayanan yang telah diberikan oleh PT. Telkom  Medan kepada seluruh pelanggannya, yaknimasyarakat yang menggunakan jasa  dari PT. Telkom.
 Salah satu produk Telkom yang saatini sedang unggul yakni Telkom  Speedy. Telkom  Speedyadalah produk PT. Telkom yang merupakan layanan  akses internet dengan kecepatan tinggi berbasis teknologi ADSL (Asymetric  Digital Subscriber Line)yang memiliki kemampuan akses untuk kecepatan  upstream sebesar 96 kbps, sedangkan downstream sebesar 3 Mbps, serta dapat  melakukan percakapan telepon secara bersamaan saat melakukan akses internet.
 Berdasarkan uraian di ataspenulis merasa tertarik untuk melakukan  penelitian dengan judul : “Strategi Pemasaran Telkom Speedydi PT. Telkom  Medan” Contoh makalah   1.2.Perumusan Masalah  Dari uraian yang telah disebutkan pada latar belakang, maka perumusan  masalah dalam penelitian ini yaitu “Bagaimana strategi pemasaran Telkom Speedy di PT. Telkom Medan?”  1.3.Tujuan Penelitian  Setiap penelitian yang dilakukan tentunya memiliki tujuan yang hendak  dicapai. Adapun tujuan yang hendak dicapaipenulis dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran Telkom Speedydi PT. Telkom  Medan.
 1.4. Manfaat Penelitian  Selain dari tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, ada juga manfaat  yang diharapkan yakni :  1. Bagi penulis, bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan menulis karya  ilmiah dan juga menjadi masukan pengetahuan bagi penulis tentang strategi  pemasaran Telkom Speedydi PT. Telkom Medan.
 2. Bagi instansi, penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan  ataupun informasi tentang strategi pemasaran Telkom Speedydi PT. Telkom  Medan.
 Contoh makalah   3. Bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, penelitian ini sebagai bahan  masukan bagi Fakultas dan menjadi referensi tambahan bagi mahasiswa/i  dimasa mendatang.
 1.5.Kerangka Teori  1.5.1.  Kebijakan Bisnis 1.5.1.1.Pengertian Kebijakan  Kata policysecara etimologis berasal dari kata polis dalam bahasa Yunani  (Greek), yang berarti negara-kota. Dalam bahasa latin kata ini menjadi politia, artinya negara. Masuk kedalam bahasa Inggris lama  (Middle English),kata  tersebut menjadi policie.
 Kajian tentang kebijakan dalam arti yang luas sebagai usaha pengadaan  informasi yang diperlukan untuk menunjang proses pengambilan kebijakan telah  ada sejak manusia mengenal organisasidan tahu arti keputusan. Kajian ini  dilakukan mulai dari cara yang paling sederhana dan irasional sampai dengan  cara-cara yang bersifat kombinasi kuantitatif dan kualitatif sekarang ini.
 Kebijakan adalah suatu upaya atau tindakan untuk mempengaruhi sistem  pencapaian tujuan yang diinginkan, upaya dan tindakan dimaksud bersifat  strategis yaitu berjangka panjang dan menyeluruh (Aminullah dalam  Muhammadi, 2001: 371 – 372)  Contoh makalah   Kata kebijakan berasal dari terjemahan kata policy, yang mempunyai arti  sebagai pilihan terbaik dalam batas-batas kompetensi aktor dan lembaga yang  bersangkutan dan secara formal mengikat. (Ndraha 2003: 492-499)  Selanjutnya tercatat tiga model yang diContoh makalahlkan Thomas R. Dye, yaitu:  model pengamatan terpadu, model demokratis, dan model strategis. Terkait  dengan organisasi, kebijakan menurut George R. Terry dalam bukunya Principles  of Managementadalah suatu pedoman yang menyeluruh, baik tulisan maupun  lisan yang memberikan suatu batas umumdan arah sasaran tindakan yang akan  dilakukan pemimpin (Terry, 1964:278).
 Kebijakan secara umum menurut SaidZainal Abidin (Said Zainal  Abidin,2004:31-33) dapat dibedakan dalam tiga tingkatan:  1.  Kebijakan umum, yaitu kebijakan yang menjadi pedoman atau petunjuk  pelaksanaan baik yang bersifat positif ataupun yang bersifat negatif yang  meliputi keseluruhan wilayah atau instansi yang bersangkutan.
 2.  Kebijakan pelaksanaan adalah kebijakan yang menjabarkan kebijakan umum.
 Untuk tingkat pusat, peraturan pemerintah tentang pelaksanaan suatu undangundang.
 3.  Kebijakan teknis, kebijakan operasional yang berada di bawah kebijakan  pelaksanaan.
 Namun demikian berdasarkan perspektifsejarah, maka aktivitas kebijakan  dalam tataran ilmiah yang disebut analisis kebijakan, memang berupaya  mensinkronkan antara pengetahuan dan tindakan. (William N. Dunn, 2003: 89) Contoh makalah   Analisis Kebijakan (Policy Analysis)dalam arti historis yang paling luas  merupakan suatu pendekatan terhadap pemecahan masalah sosial dimulai pada  satu tonggak sejarah ketika pengetahuan secara sadar digali untuk dimungkinkan  dilakukannya pengujian secara eksplisit dan reflektif kemungkinan  menghubungkan pengetahuan dan tindakan. Kebijakan menurut Lasswell dan  Kaplan yang dikutip oleh Said Zainal Abidin (Abidin, 2004: 21) adalah sarana  untuk mencapai tujuan, menyebutkan  kebijakan sebagai program yang  diproyeksikan berkenaan dengan tujuan, nilai, dan praktik.
 William Dunn (2003 :93) mengaitkanpengertian kebijakan dengan  analisis kebijakan yang merupakan sisi baru dari perkembangan ilmu sosial untuk  pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab itu dia mendefinisikan  analisis kebijakan sebagai”ilmu sosial terapan yang menggunakan berbagai  metode untuk menghasilkan dan mentransformasikan informasi yang relevan yang  dipakai dalam memecah persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
 1.5.1.2.Pengertian Bisnis Huat, T Chwee (1990) bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang  menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa  dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi  barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat  Griffin dan Ebert (1996) dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang  menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen.
 Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum,  perusahaan yang memiliki badan usaha,maupun perorangan yang tidak memilki  Contoh makalah   badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak  memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Perdagangan  (SIUP) serta usaha informal lainnya.
 Allan Afuah (2004) maksudnya bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu  yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna  mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam  industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung  resiko dalam menjalankan kegiatanbisnis disebut Entrepreneur.
 Musselman dan Jackson (1992) bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan  yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan  dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan  mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
 Brown dan Petrello (1976)artinya bisnis ialah suatu lembaga yang  menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila  kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula  perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba Griffin dan Ebert (1996) sejarah dengan defenisi tersebut, aktifitas bisnis  melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit atau  (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan  pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs)  pada periode yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan  kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala  usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.
 Contoh makalah   Allan Affuah (2004) bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang  dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan  mentranformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang  diinginkan konsumen.
 Musselman dan Jackson (1992) suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan  dan ekonomis masyarakat dan perusahaandiorganisasikan untuk terlibat dalam  aktifitas tersebut.
 Secara etimologi, bisnis berarti  keadaan dimana seseorang atau  sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
 Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya - penggunaan  singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis  (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.
 1.5.1.3.Pengertian Kebijakan Bisnis Keberhasilan dan kesinambungan bisnisdiperlukan agar manfaatnya dapat  optimal bagi para stakeholder seperti pemilik, pekerja, konsumen, pemerintah  maupun masyarakat. Kebijakan berasal dari kata bijak, yang berarti punya  pandangan luas dan jauh ke depan. Sehinga dapat didefinisikan sebagai langkah  dan tindakan untuk mencapai keinginan masa depan, yang dituangkan dalam  bentuk ketetapan atau keputusan sebagai pedoman dari kegiatan yang  dilaksanakan.
 Contoh makalah   Kebijakan bisnis dapat didefinisikan dengan ketetapan atau keputusan  manajemen untuk mencapai tujuan masadepan perusahaan yang merupakan  pedoman dalam melakukan aktivitas bisnis.


Contoh Skripsi Public Administration:Strategi Pemasaran Telkom Speedy di PT. Telkom Medan
Downloads PDF Version>>>>>>>Click Here

Chapter I
Downloads
Chapter II
 Downloads 
 Chapter  III - V
 Downloads 
Reference
 Downloads 
Appendix
Downloads