BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Menurut Tandelilin (2001: 25) pasar modal secara umum
dapat diartikan sebagai Pasar yang
menjual belikan produk berupa dana yang bersifat abstrak.
Sedangkan dalam bentuk
kongkritnya, produk yang menjual belikan
di pasar modal berupa lembar surat-surat
berharga di bursa efek. Bursa efek dalam arti sebenarnya
adalah suatu Sistem
yang terorganisir dengan
mekanisme resmi untuk
mempertemukan penjual dan
pembeli sekuritas (saham)
secara langsung atau melalui
wakil-wakilnya.
Dengan pasar
modal diharapkan aktivitas
perekonomian menjadi meningkat
dan menampakkan perannya
dalam menumbuh kembangkan perekonomian
nasional, sehingga harga sekuritas akan menjadi lebih fair
dan menarik, serta meningkatkan
professionalisme dan kinerjanya (Rusdin 2006; 56).
Tujuan utama
Laporan Keuangan adalah
menyediakan informasi yang relevan bagi
investor, kreditor, dan
pengguna lainnya. Laba
dalam Laporan Keuangan merupakan salah satu parameter
kinerja perusahaan yang mendapat perhatian
utama dari investor. Investor juga menggunakan informasi laporan arus kas sebagai ukuran kinerja perusahaan.
Kedua ukuran kinerja, yaitu laba dan
informasi arus kas, harus dapat meyakinkan investor serta menjadi fokus perhatian
investor dalam mengambil
keputusan. Ukuran kinerja
perusahaan yang menjadi fokus perhatian investor
adalah yang mampu menggambarkan kondisi ekonomi dengan baik serta menyediakan
sebuah dasar bagi peramalan aliran kas
masa depan suatu saham biasa.
Sehingga informasi arus kas akan sangat
berguna bagi investor
dan kreditor untuk
mengetahui kemampuan entitas
untuk menghasilkan arus
kas dimasa depan
dan membandingkannya dengan
kewajiban-kewajiban jangka panjang
dan pendek, termasuk kemungkinan pembayaran deviden dimasa yang
akan datang.
Hasil penelitian sebelumnya yang
berhubungan dengan arus kas dan laba terhadap
harga saham yang Go public adalah oleh Ari (2005) menyimpulkan bahwa semua variabel bebas yang terdiri dari
perubahan laba bersih dan total arus kas
secara bersama-sama (simultan)
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap
variabel terikat return
saham. Secara parsial
perubahan total arus
kas mempunyai pengaruh
yang berbeda terhadap
variabel terikat return
saham untuk variabel
bebas tidak mempunyai
pengaruh yang tidak signifikan
terhadap variabel terikat return saham.
Dalam penelitian
ini mengambil Saham
Perusahaan jasa Transportasi yang Go
public di BEI, yaitu: PT.
Centris Multi Persada P (CMPP) Tbk, PT.
Rig Tenders
(RIGS) Tbk, PT.
Samudra Indonesia (SMDR)
Tbk, PT.
Pelayaran Tempuran Emas
(TMAS) Tbk. Perusahaan
tersebut dipilih untuk diteliti kerena
pertama Perusahaan transportasi
adalah salah satu
pelaksana dalam pembangunan
ekonomi sebuah Negara,
kedua pengaruh industri transportasi dapat menciptakan pasar tenaga
kerja (www.news.com).
Berdasarkan uraian
diatas, peneliti ingin
memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh informasi arus kas dan laba
terhadap harga saham, serta pengaruh perubahan
informasi arus kas
dan perubahan laba
terhadap harga saham. Judul yang dipilih dalam penelitian ini
adalah ” Pengaruh Arus Kas, dan
Laba terhadap Harga
Saham (Studi Pada
Saham Perusahaan jasa Transportasi
Yang Go Public Di BEI Tahun 2004 -2007)”.
1.2. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian
di atas, maka
permasalahan yang akan
diteliti dalam penelitian ini adalah: 1. Apakah
ada pengaruh yang
signifikan arus kas
dan laba secara simultan
terhadap harga saham
pada perusahaan jasa
Transportasi Yang Go Public Di
BEI Tahun 2004-2007? 2. Apakah ada
pengaruh yang signifikan arus kas dan laba
secara parsial terhadap
harga saham pada
perusahaan jasa Transportasi
Yang Go Public Di BEI Tahun 2004-2007? 3. Dari
variabel arus kas
dan laba, mana
yang berpengaruh dominan terhadap
harga saham pada
perusahaan jasa Transportasi
Yang Go Public Di BEI Tahun 2004-2007? 1.3. TUJUAN
PENELITIAN 1.3.1. Adapun tujuan yang
diharapkan dalam penelitian ini adalah: 1.
Untuk menguji pengaruh variabel
arus kas dan laba terhadap harga saham pada
perusahaan jasa transportasi
yang Go Public
di BEI tahun 2004-2007 secara simultan.
2. Untuk menguji
pengaruh variabel arus kas dan laba terhadap harga saham
pada perusahaan jasa
transportasi yang Go
Public di BEI tahun
2004-2007 secara parsial.
3. Untuk
menganalisa Variabel arus
kas dan laba
yang berpengaruh dominan terhadap harga saham.
1.3.2. Dari
hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberi manfaat bagi berbagai pihak, yaitu: 1.
Manfaat bagi peneliti
yaitu untuk melatih
berfikir secara ilmiah dan kreatif dengan mencoba menganalisa data
yang diperoleh guna memecahkan masalah
yang berkaitan dengan faktor-faktor fundamentalis
dan harga saham
yang nantinya berguna
apabila diperlukan dalam
pekerjaan di bidang akuntansi.
2. Bagi
investor, sebagai bahan
pertimbangan dalam menetapkan pilihan
investasi yang tepat
sehingga dapat mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko atas
investasi dananya. Dan juga dapat
memberikan gambaran tentang
saham-saham dalam pengambilan keputusan investasi saham di Bursa
efek jakarta.
3. Bagi Akademis, penelitian ini diharapkan akan
menjadi tambahan pengetahuan dan acuan
bagi penelitian berikutnya.
1.4. BATASAN MASALAH Penelitian ini
dilakukan sebatas pada
Saham Perusahaan Jasa Transportasi yang
Go Public di BEI Berturut-turut mengeluarkan
laporan keuangan selama periode
2004 sampai 2007, yaitu: Centris Multi Persada P (CMPP) Tbk,
Rig Tenders (RIGS)
Tbk, Samudra Indonesia
(SMDR) Tbk, Pelayaran
Tempuran Emas (TMAS)
Tbk, agar lebih
terarah dan tidak melebar.
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Kajian
Empiris Hasil-hasil Penelitian Terdahulu.
Ari kusumawati (2005), dalam penelitiannya
mengenai pengaruh laporan arus kas
terhadap return saham (studi pada perusahaan
go public di Jakarta Islamic index tahun 2002 - 2004).
Berdasarkan pengujian hipotesis
melalui uji F-hitung dapat disimpulkan bahwa
semua variabel bebas yang terdiri dari
perubahan laba bersih dan total arus kas
secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat return saham. Hal tersebut
dapat di ketahui dari nilai F-hitung yang lebih
besar dari F-tabel
dan dari nilai
signifikansi yang jauh
dibawah alpha 0,05.
Perubahan total
arus kas secara
parsial mempunyai pengaruh
yang berbeda terhadap
variabel terikat return
saham. Untuk variabel
bebas perubahan arus kas tidak
mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap variabel
terikat return saham,
hal tersebut diketahui
dari nilai signifikansi yang jauh diatas nilai alpha 0,05. Selain itu
dapat diketahui dari nilai T-hitung yang
berbeda dalam daerah penerimaan Ho. Sedangkan untuk variabel bebas perubahan laba bersih mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap variabel terikat
return saham, hal tersebut diketahui dari nilai signifikansi yang jauh di bawah 0,05 dan nilai T-hitung yang berbeda di
daerah penolakan Ho.
Wahyudi Setiawan
(2006), dalam penelitiannya
mengenai Pengaruh informasi laba, arus kas dan komponen arus kas
terhadap harga saham.
Dari R sebesar 0,226
pada model regresi
pertama, dan 0,244
pada variable ke-2.
Hasil tersebut menghasilkan
bahwa proporsi variabel independen
dalam menjelaskan variasi
perubahan variabel dependen
adalah sebesar 22,6%
pada model regresi
pertama, dan 24,4%
pada model regresi kedua,
sedangkan sisanya dijelaskan
oleh variabel lain
diluar variabel yang diteliti
Download lengkap Versi PDF
