Contoh Skripsi Soil Science: Laju Emisi Gas Karbondioksida (CO2) Dan Kadar Air Di Lahan Padi Sawah Pada Fase Vegetatif Akibat Teknik Budidaya Serta Pemberian Jerami



BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Fenomena Pemanasan Global (global warming) yang terjadi blakangan ini  menurut beberapa ahli tidak lagi bisa dianggap remeh, karena dampak yang  ditimbulkan oleh fenomena ini sudah semakin serius dalam kehidupan manusia. Hal ini terjadi akibat peningkatan konsentrasi gas-gas pembentuk efek rumah kaca  dilapisan atmosfer, dimana gas-gas pembentuk efek rumah kaca tersebut antara  lain karbondioksida (CO  ), dinitrogen oksida (N  O), metan (CH4), nitrogen oksida  (NO), sulfur hexaflorida(SF6), chlore flour carbon (CFC), dan hydro flour carbon  (HFC) (Setyanto, 2004). Berkembangnya isu tentang pemanasan global dari sektor pertanian saat  ini mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah karena  kerusakan lingkungan  yang sudah mengkhawatirkan, dimana lahan sawah merupakan sumber dari  beberapa gas rumah kaca (GRK), yaitu CO  , CH4, N  O dan NO.
Pada umumnya  sebagian besar petani di Indonesia masih menggunakan budidaya padi dengan  metode  konvensional  yaitu dengan  menggenangi lahan secara terus menerus,  sehingga menyebabkan pemborosan air irigasi, namun belakangan ini muncul  System of Rice Intensification (SRI) merupakan metode budidaya tanaman padi  dengan menggunakan bahan organik dan pemakaian air irigasi secara efisien yaitu  dengan cara terputus (intermittent). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa budidaya padi dengan metode SRI ini dapat menghemat air hingga 36%  dan menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 37,5 %. Ditengah kondisi   terbatasnya sumber daya air, dengan metode Budidaya SRI hemat air sangat baik  diterapkan dalam skala yang lebih luas agar dapat mengurangi dampak pemanasan  global dan kelangkaan air (Supriahati, 2007).
Bahan organik jerami merupakan tanaman padi yang telah siap di panen,  yang mana dapat bermanfaat sebagai pupuk organik atau kompos pada lahan  sawah. Namun selain memiliki sisi positif, jerami juga memilik sisi negatif yaitu  dapat memicu peningkatan emisi CO2 akibat proses fermentasi oleh bakteri –  bakteri tanah yang menghasilkan gas CO2 antara lain bakteri saccharomyces  cereviseae. Dengan demikian apabila penggunaan jerami berlebihan maka akan  berpotensi mengakibatkan terjadinya emisi gas  CO2  yang kemudian akan  berdampak pada terjadinya pemanasan global. (Andoko, 2002) Intensifikasi padi sawah dengan sistem tergenang (anaerob) selain  meningkatkan emisi gas rumah kaca, juga menyebabkan tidak berfungsinya  kekuatan biologis tanah (soil biological power) dan menghambat perkembangan  sistem perakaran tanaman padi. Dalam kondisi anaerob, keanekaragaman hayati  (biodiversity)  tanah sangat terbatas. 


Contoh Skripsi Soil Science: Laju Emisi Gas Karbondioksida (CO2) Dan Kadar Air Di Lahan Padi Sawah Pada Fase Vegetatif Akibat Teknik Budidaya Serta Pemberian Jerami
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini 

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads 

Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.