BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Tanah
adalah bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Kita ketahui rantai makanan
bermula dari tumbuhan . Manusia dan hewan
hidup dari tumbuhan dan sebagian besar makanan kita berasal dari permukaan tanah, walaupun memang ada tumbuhan
dan hewan yang hidup di laut.
Sebagaimana pencemaran air dan udara, pencemaran tanah pun merupakan akibat kegiatan manusia. Pencemaran tanah bisa
disebabkan limbah domestik, limbah
industri, limbah pertambangan dan limbah pertanian. Sebagian besar
lahan pertanian di Indonesia berubah menjadi lahan kritis akibat pengaruh penggunaan pupuk
anorganik/kimia dan pencemaran limbah pabrik/indusri
secara berlebihan dan waktu yang cukup lama sebagai dampaknya dapat menurunkan unsur hara esensial,
keracunan tanah dan tanaman, pencemaran lingkungan
dan mengurangi kesehatan makhluk hidup akibat mengkonsumsi hasil pertanian yang mengandung racun.
Penggunaan pupuk
secara berlebihan, tidak menguntungkan
bagi kelestarian lahan dan
lingkungan dikibatkan tingginya residu
pupuk di lahan. Pemupukan yang
terus menerus tidak saja menyebabkan tingginya residu pupuk di dalam tanah, tetapi juga meningkatkan
kandungan logam berat Pb (plumbun) dan
Cd (cadmium). (Widaningrum, Miskiyah dan Suismono, 2007). Kadmium
merupakan salah satu jenis logam berat yang berbahaya karena elemen ini beresiko tinggi terhadap pembuluh
darah. Kadmium berpengaruh terhadap
manusia dalam jangka waktu panjang dan dapat terakumulasi pada tubuh khsnya hati
dan ginjal. Kerusakan yang terjadi pada sistem ginjal dapat dideteksi dari tingkat jumlah atau jumlah
kandungan protein yang terdapat dalam urin.
Petunjuk kerusakan yaitu terjadinya asam amniouria dan glokosuria, dan tidak
normalnya kandungan asam urat
kalsium dan fosfor dalam urine (Pian,
2010).
Peningkatan Cd pada tanah terjadi melalui penggunaan
pupuk fosfat, pupuk kandang, dari
buangan industri yang menggunakan bahan bakar batu bara dan minyak. Pupuk fosfat adalah pupuk yang
sangat penting bagi pertumbuhan tanaman.
Jenis-jenis pupuk fosfat yang sering digunakan oleh petani yaitu TSP 46-48%, SP-36, dan batuan fosfat. Peningkatan Cd melalui penggunaan pupuk fosfat sangat bervariasi tergantung dari
jenis batuan fosfat (fosforit) sebagai bahan
industri Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek pupuk SP-36 terhadap kadar Cd tanah dan tanaman selain sifat kimia
tanah di pertumbuhan tanaman. Tujuan
Penelitian Untuk mengetahui kandungan logam berat Cd pada tanaman sawi akibat pemupukan fosfat. Hipotesis
Penelitian Peningkatan dosis pupuk P akan mengakibatkan peningkatan kandungan logam
berat Cd pada tanaman sawi (Brassica juncea L .)
Contoh Skripsi Soil Science: Kandungan Logam Berat Kadmium Pada Tanaman Sawi (Brassica Juncea L. ) Akibat Pemupukan Fosfat
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|
Artikel terkait skripsi diantaranya : contoh proposal penelitian kualitatif, contoh proposal penelitian kuantitatif,contoh judul skripsi, contoh skripsi,contoh proposal,download skripsi, proposal skripsi, Kumpulan Contoh skripsi, contoh artikel, contoh makalah,proposal penelitian, karya tulis, judul seminar akuntansi, proposal tentang, beasiswa disertasi, laporan ta, tugas ta, tesis akuntansi keuangan, tesis kesehatan, proposal tesis akuntansi, contoh-contoh tesis, tesis gratis, tesis contoh, contoh bab 1 tugas akhir, kumpulan tugas akhir akuntansi, proposal pengajuan tugas akhir, contoh laporan tugas akhir akuntansi, judul tugas akhir jurusan akuntansi.
