Contoh Skripsi Kedokteran:Perbedaan Indeks Massa Tubuh atau Lingkar Leher dengan Kejadian Mendengkur pada Guru dan Staf Yayasan Pendidikan Harapan 3


BAB 1  PENDAHULUAN
 1.1 LATAR BELAKANG Mendengkur  (snoring)  merupakan  suara  gaduh  dari  pernafasan  yang  terjadi  selama proses  tidur,  akibat getaran yang  dihasilkan oleh dinding  orofaring.
Walaupun terkesan sederhana, mendengkur dapat menjadi masalah sosial maupun  masalah kesehatan. Dimana mendengkur merupakan salah satu gejala klinis yang  khas  dari  gangguan  pernafasaan  saat  tidur  (Lapinsky  et  al.,  1997;  McNicholas,  2008).

Kelebihan  berat  badan  merupakan  salah  satu  prediktor  gangguan  pernafasan  saat  tidur  atau  lebih  dikenal  dengan  Sleep  Disordered  Breathing (SDB).  Pengatamatan  klinis  dan  studi  populasi  di  seluruh  populasi  Amerika Serikat,  Eropa,  Asia,  dan  Australia  secara  konsisten  menunjukkan  peningkatan  prevalensi  SDB  berhubungan  dengan  peningkatan  Indeks  Massa  Tubuh  (IMT) dan  lingkar  leher.  Studi  klinis  mengenai  berat  badan  dan  studi  populasi  longitudinal  memberikan  dukungan  yang  kuat  untuk  sebuah  hubungan  sebab  akibat. Kelebihan berat badan dan faktor risiko yang dapat dimodifikasi pada SDB  menimbulkan  banyak  pertanyaan  relevan  di  praktek  klinis  dan  kesehatan  masyarakat (Young et al., 2005).
Lingkar leher dapat menjadi metode pengukuran yang mudah dan murah  untuk skreening individu dengan obesitas.  Lingkar leher  ≥37 cm untuk laki-laki  dan  ≥34  cm  untuk  wanita  merupakan  cutt  of  point  yang  paling  tepat  untuk  mengidentifikasi individu dengan IMT ≥25 kg/m2 (Liubov et al., 2001).
Mendengkur  merupakan  fenomena  yang  biasa,  dengan  prevalensi  yang  dilaporkan  bervariasi  dari  15-60%  dari  populasi  orang  dewasa  (Lapinsky  et  al., 1997).  Pada tahun 2003 di Amerika Serikat, berdasarkan usia, jenis kelamin, dan  distribusi  IMT,  diperkirakan  sekitar  17%  orang  dewasa  usia  30-69  tahun  mengalami  SDB  yang  ringan  (apnea  or  hypopnea  index  ≥5).  Sekitar  41%  diantaranya  memiliki  Indeks  Massa  Tubuh  ≥25  kg/m  .  Dan  sekitar  5,7%  orang   dewasa  mengalami  SDB  sedang  (apnea  or  hypopnea  index  ≥15)  dengan  58%  diantaranya memiliki berat badan yang berlebihan (Young et al., 2005).
Mendengkur  merupakan  salah  satu  gejala  klinis  yang  dapat  membantu  menegakkan diagnosa Obsrtuctive Sleep Apnea(OSA). Dimana, masyarakat yang  memiliki  riwayat  mendengkur  mempunyai  risiko  komplikasi  OSA  lebih  tinggi  (Lapinsky  et  al.,  1997).  Sebuah  penelitian  di  Jakarta  terhadap  pengemudi  taksi  didapati  25%  dari  280  responden  berisiko  OSA.  Dimana  prevalensi  risiko  OSA  pada  pengemudi  taksi  tersebut  memiliki  kaitan  erat  dengan  adanya  riwayat  mendengkur dalam keluarga,  IMT  ≥ 25, lingkar leher ≥ 40 cm, usia ≥ 36 tahun  dan memiliki jadwal kerja yang padat (Wiadnyana et al., 2010).
Berdasarkan keterangan di atas, terlihat adanya perbedaan yang cukup erat  antara mendengkur dengan kejadian OSA. Oleh  sebab itu, peneliti merasa perlu  melakukan penelitian mengenai perbedaan antara IMT atau lingkar leher dengan  kejadian mendengkur, karena tidak sedikit dari tenaga kesehatan termasuk dokter  yang menyadari kondisi pasien yang memiliki risiko OSA ini dan pada akhirnya  banyak pasien yang menderita gangguan ini tidak terdiagnosis dan tidak diterapi.
Sehingga  selain  masalah  kesehatan,  juga  timbul  masalah-masalah  sosial  dan  menurunnya kualitas hidup penderita.
1.2 RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas penulis tertarik untuk mengetahui apakah  ada  perbedaan  Indeks  Massa  Tubuh  (IMT)  atau  lingkar  leher  dengan  kejadian  mendengkur?  1.3 TUJUAN PENELITIAN 1.3.1  Tujuan Umum  Untuk  mengetahui  adanya  perbedaan  Indeks  Massa  Tubuh  (IMT)  atau  lingkar leher dengan kejadian mendengkur.
 1.3.2  Tujuan Khs 1.  Untuk mengetahui risiko mendengkur berdasarkan usia.
2.  Untuk mengetahui risiko mendengkur berdasarkan jenis kelamin.



Contoh Skripsi Kedokteran:Perbedaan Indeks Massa Tubuh atau Lingkar Leher dengan Kejadian Mendengkur pada Guru dan Staf Yayasan Pendidikan Harapan 3
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads