Contoh Skripsi Kedokteran:Hubungan Dioptri Lensa Kacamata Dengan Jarak Dan Lama Membaca Pada Pelajar FK


BAB  PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang Miopia  merupakan  salah  satu  gangguan  mata  yang  mempunyai  prevalensi  yang  tinggi. Kejadian  miopia semakin  lama  semakin meningkat  dan diestimasikan  bahwa  separuhdari  penduduk  dunia  menderita  miopia  pada  tahun  2020  (WHO, 2008).  Prevalensi  miopia  di  Amerika  Serikat  dan  Eropa  adalah  kira-kira  30-40%  daripada  jumlah  penduduk  dan  penderita  miopia  di  Asia  mencapai  kira-kira  70%  daripada jumlah  penduduk  (Walling,  2002).  Di  Sumatera,  prevalensi  miopia  mencapai 26,1%(Saw,  2002).
Dalam  satu  penelitian  di  Cina,  83.1%  anak-anak  dengan  rerata  umur  14.6  tahun mempunyai  miopia  -0.5  D  atau  kurang  (lebih  miopia)  (Bei  dkk,2001).  Di  Swedia,  satupenelitian  menunjukkan anak-anak 12-13  tahun  menderita miopia  dan  23.3%  daripopulasi  tersebut  membutuhkan  kacamata  (Gerando  dkk,  2000).

Dari  satu  penelitiandilakukan di  sebuah sekolah di  Jakarta, enam puluh  anak  (47%) menderita  miopia  dan  sisanya (22%) mengalami  kelainan refraksi  nonmiopia  maupun  kelainan  organikyang  memang  tidak  dinilai  pada  penelitian  ini (Ferry dkk,  2006).
Anak-anak  dengan  miopia  menggunakan  waktu  yang lebih  lama  untuk  belajar  dan membaca  dan  kurang  waktu  untuk  olahraga  daripada  anak-anak  normal  (Donalddkk,  2002).  Sekitar 23.7%  anak-anak dengan  kedua  orang  tua  menderita  miopiadan  membaca lebih  dari  dua  buku  dalam satu  minggu  mempunyai  matadengan  panjang  aksial  0.7  mm  (miopia  berat)  berbanding  2.5%  anak-anak tanpa  keduaorang tua menderita miopia dan membaca  dua atau kurang  buku  dalam  satu  minggu  (Sawdkk,  2002).  Selain  itu,  anak-anak yang  banyak  menghabiskan waktu dengan  aktivitas  luarmempunyai  risiko  yang rendah  terkena  miopia  (Donald  dkk,2009).  Prevalensi  miopiameningkat  sesuai  dengan  peningkatan  umur  (10.52%  pada  anak  umur  12  tahundan  ke  bawah,  54.4%  pada  anak-anak umur 12 tahun keatas) (Lam dkk, 2002).
  Terdapat  satu  teori  berkenaan  berkaitan  dengan  membaca  dan  miopia  serta  mata. Teori ini dipanggil Teori Hemlhotz. Telah banyak penelitian dilakukan  untuk  mengujiberkenaan  dengan  teori  ini.  Teori  ini  mengatakan untuk  melihat  sesuatu objek  denganjelas,  mata  perlu  berakomodasi.  Akomodasi  berlaku apabila  kita  melihat  objek  dalam  jarak  jauh  atau  terlalu  dekat.  Menurut  Dr.  Hemlholtz,  otot  siliari  mata  melakukanakomodasi mata.  Teori  Helmholtz  mengatakan  akomodasi  adalah  akibat  daripadaekspansi dan  kontraksi lensa, hasil  daripada  kontraksi otot siliari. Teori  Helmholtzmerupakan  teori yang sekarang sering  digunakan oleh dokter. (Dave,  2005) Miopia  yang  merupakan kelainan  rekfraksi dapat menyebabkan kebutaan  jika tidak  dilakukan  tindakan  dengan  segera.  World  Health  Organization  (WHO),  memperkirakan terdapat 45 juta penderita  kebutaan di dunia, di mana sepertiganya  berada  di  Asia Tenggara. Diperkirakan  12 orang  menjadi  buta tiap menit di dunia,  dan  4  orang  diantaranya berasal dari Asia Tenggara, sedangkan di  Indonesia  diperkirakan  setiap  menitada satu  orang menjadi  buta.  Sebagian  besar  orang buta  (tunanetra)  di  Indonesia berada  di  daerah  miskin  dengan  kondisi  sosial  ekonomi  lemah.
Survei Kesehatan Indera Penglihatan dan Pendengaran tahun  1993-1996  menunjukkan  angka kebutaan 1,5%. Penyebab utama kebutaan adalah katarak  (0,78%), glaukoma  (0,20%),  kelainan  refraksi  (0,14%)  dan  penyakit-penyakit  lain  yang berhubungandengan lanjut usia (0,38 %).
Jadi  dapat  dikatakan  bahwa  pemakaian  kacamata  akibat  miopia  pada  anak-  anak bisa  disebabkan  oleh penjagaan  mata  yang kurang.  Apabila  anak-anak  dapat  dicegah menderita  miopia  yang  membutuhkan  kacamata,  maka  tingkat  kebutaan  di Indonesia  bisa dikurangkan.
  1.2. Rumusan  Masalah Bagaimana  hubungan  antara  dioptri  lensa  kacamata  dengan  jarak  dan  lama  membaca pada pelajar yang miopia? 1.3. Tujuan  Penelitian 1.3.1.Tujuan Umum Mengetahui  hubungan  antara  dioptri  lensa kacamata  dengan  jarak  dan  lama  membaca yang nyaman pada pelajar yang miopia.


Contoh Skripsi Kedokteran:Hubungan Dioptri Lensa Kacamata Dengan Jarak Dan Lama Membaca Pada Pelajar FK
Downloads  Versi PDF >>>>>>>Klik Disini

Bab I
Downloads
Bab II
 Downloads 
 Bab  III - V
 Downloads 
Daftar Pustaka
 Downloads 
Lampiran
Downloads