BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH Dalam
perkembangan perekonomian global,
pemasaran memegang peranan
sangat penting dalam
perusahaan, dimana orang
bebas untuk memproduksi barang dan membeli yang mereka
suka. Dengan demikian akan semakin terasa
bagaimana sulitnya usaha
dari pihak perusahaan
untuk memasarkan barang
atau jasa yang
dihasilkan agar dapat
mencapai keuntungan yang
maksimal. Karena Persaingan sudah sangat
kompetitif dan ketat, hal ini
akan menyebabkan tiap-tiap perusahaan harus bersaing agar tetap bertahan didunia bisnisnya. Persaingan yang
terjaditidak hanya dengan usaha sejenis, namun
dengan usaha-usaha yang
kompetensi pada berbagai
aspek.
Untuk itu
setiap perusahaan harus
dapat bersaing dengan
ketat demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
Suatu persaingan
bagi perusahaan dapat
menjadi peluang untuk mengembangkan usaha
perusahaan dan dapat
menjadi ancaman bagi perusahaan tersebut.
Oleh karena itu
manajemen perusahaan dituntut
untuk selalu bersikap
tanggap dalam menyesuaikan
diri terhadap perubahan lingkungan
yang terus menerus
terjadi dan memiliki
pengaruh terhadap keadaan
ekonomi perusahaan, karena
itu perusahaan dituntut
untuk menentukan suatu
strategi saluran distribusi
pemasaran. Langkah yang
tepat sebelum menentukan
pelaksanaan saluran distribusi
adalah harus memulai dengan
mengetahui kekuatan, kelemahan,
ancaman, dan peluang yang
ada.
Dengan demikian
kegiatan pemasaran perusahaan
dapat memperoleh keunggulan yang
kompetitif, sehingga kegiatan
pemasaran perusahaan dapat memberikan kepuasan
bagi pihak distributor
dan konsumen dalam
upaya mencapai keberhasilan
dipasar.
Salah satu dari kegiatan
pemasaran yang tidak kalahpentingnya adalah bidang
saluran distribusi, Menurut
Tjiptono (1997: 185)
secara garis besar pendistribusian dapat
diartikan sebagai kegiatan
pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian
barang danjasa dari produsen ke
konsumen, sehingga penggunaannya sesuai yang diperlukan (jenis, jumlah, harga,
tempat, dan waktu
yang dibutuhkan), Karena
setelah barang selesai dibuat
dan siap untuk
dipasarkan, tahap berikutnya dalam
proses pemasaran adalah menentukan
metode dan rute
yang akan dipakai untuk
menyalurkan barang tersebut
kepasar. Hal ini
menyangkut masalah penentuan strategi penyaluran,
termasuk pemilihan saluran
distribusi. Dalam pendistribusian produk
perusahaan, produsen sering
menggunakan perantara sebagai penyalurnya. Perantara agen (agent middleman)ini merupakan suatu kegiatan
usaha yang berdiri sendiri, berada
diantara produsen dan konsumen akhir atau pemakai industri. Mereka memberikan pelayanan
dalamhubunganya dengan pembelian dan
atau penjualan barang dari produsen ke konsumen. Penghasilan yang
mereka terima juga
secara langsung berasal
dari transaksi tersebut (Swastha, 1981: 190-191).
Apabila saluran
distribusi sudah melaksanakan
fungsinya secara maksimal,
berarti saluran distribusi
telah membantu perusahaan dalam mencapai
tujuan yang dikehendaki. Karena distribusimemiliki pengaruh yang kuat
terhadap jalannya pemasaran
perusahaan, keputusan pemilihan
saluran distribusi merupakan hal
yang paling pokok. Karena hal ini akan
menetapkan keberadaan produk di pasar
dan kemampuan para pembeli untuk memperoleh produk. Kesalahan dalam kebijakan pemilihan
salurandistribusi akan sangat mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan di
masa yang akan
datang.
Oleh kerena itu perusahaan selain
dituntut untuk bersaing dengan perusahaan lain sekaligus harus mampu memberikan
pelayanan yang terbaik kepada para konsumennya,
keinginan konsumen dalam mendapatkan suatu produk dengan mudah dan mendapatkan pelayanan yang memuaskan
menjadikan perusahaan harus mampu
melaksanakan kegiatan distribusi produknya dengan baik.
Kemacetan dalam
mendistribusikan
barang-barang akan banyak menimbulkan
kesulitan baik dipihak konsumen
maupun produsen. Kesulitan yang
akan terjadi di
pihak produsen meliputi
terganggunya penerimaan penjualan
sehingga target penjualan
yang telah di
tentukan tidak dapat terpenuhi.
Hal ini akan menyebabkan arus pendapatanyang dibutuhkan oleh perusahaan
untuk melangsungkan kontinuitasnya tidak dapat
diharapkan.
Dengan adanya
suatu sarana pemasaran
yang baik dan
memadai diharapkan penyaluran
barang dari produsen
ke konsumen dapat
tersalurkan dengan lancar, sehingga pemasaran hasil produksi dari
perusahaan dapat ditingkatkan dan dapat
diketahui bahwa perusahaan
bukan semata-mata untuk memproduksi saja,
akan tetapi juga
mempertimbangkan penyaluran hasil
produksinya ke
pasar. Karena itu
perusahaan harus berusaha
mengatasi pelaksanaan saluran
distribusi yang telah
ada sebaik mungkin,
agar barang yang
dibutuhkan konsumen dapat
selalu diperoleh dengan
mudah oleh para konsumennya
.
Dalam hal ini perusahaan media
massa yang perkembangannya cukup pesat dan telah mampu
menembus daerah-daerah di
semua kota Indonesia, salah
satu daerah yang
paling menonjol dengan
media massnya yaitu kota Malang.
Selain dikenal dengan sebutan kota dingin, kota apel, kota pendidikan ternyata
didalamnya banyak sekali
hal-hal yang dapat
kita pelajarai, antara lain
yaitu tentang perkembangan
media mass dikota
Malang itu sendiri.
Di Malang sendiri
terdapat tiga macam
media mass cetak,
yaitu media cetak nasional,
media cetak regional dan media cetak daerah yang juga disebut pers lokal,.
Semua media mass
cetak tersebut saling
bersaing dipasar yang kompetitif yaitu
untuk pangsa pasar
sejenis terutama media
cetak daerah, dengan
menampilkan berita yang
aktual dan yang
terbaik untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen akan sebuah
informasi dan pengetahuan.
(Hughes, 2001).
Salah satu perusahaan media cetak
daerah atau pers lokal yang ada di malang adalah PT. Malang Pos, media cetak ini
masihmerupakan salah satu anak perusahaan
Jawa Pos Group
yang beralamatkan di Jl.
Sriwijaya 1-9 Malang
yang bergerak dibidang
produksi dan distribusi media cetak daerah.
Dipilihnya PT. Malang Pos sebagai
objek penelitian dikarenakan Harian Pagi Malang Pos ini merupakan salah satu media
cetak daerah yang pertama kali berdiri
di wilayah Malang, karena media cetak ini 70% memuat berita lokal dan 30% memuat berita nasional. (Hughes, 2001).
Dikarenakan PT.
Malang Pos merupakan
salah satu media
cetak daerah dan yang pertama
kali berdiri diwilayah Malang, dengan adanya media cetak daerah yang lain diharapkan PT. Malang
Pos mampu bersaing dengan media cetak
lainnya dengan menampilkan
berita yang aktual
dan terpercaya agar tetap eksis dalam menyalurkan media
cetaknya.
Berdasarkan uraian
diatas dan melihat
betapa pentingnya sebuah saluran
distribusi, peneliti tertarik
untuk mengadakan penelitian
lebih lanjut mengenai. ”Efektifitas Penerapan Saluran
Distribusi Harian Pagi Malang Post di
Malang Raya”.
B. RUMUSAN MASALAH.
Dari latar
belakang yang telah
diuraikan sebelumnya dapat
ditarik adanya beberapa
permasalahan yang akan
dibahas dan diteliti
lebih lanjut.
Masalah-masalah tersebut antara
lain.
1. Bagaimana
saluran distribusi yang
efektif yang di
terapkan pada perusahaan harian pagi Malang Post dalam
mendistribusikan korannya? 2. Bagaimana
saluran distribusi yang
efektif yang dapat
menambah agen sehingga keberlangsungan armada pendistribusian
lancar?
C. TUJUAN PENELITIAN.
Berdasarkan rumusan masalah di
atas, tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk
mengetahui Bagaimana saluran
distribusi yang efektif
yang di terapkan
pada perusahaan harian
pagi Malang Post
dalam mendistribusikan korannya 2.
Untuk mengetahui Bagaimana
saluran distribusi yang
efektif yang dapat menambah
agen sehingga keberlangsungan armada pendistribusian lancar.
Download lengkap Versi PDF
